QOIS ada lah nama anak itu.
nama yang di berikan orangtuanya pada hari kelima belas kelahiran nya.
di hari ke 14 kelahiran nya.
bayi itu telah menyerupahkan bulan purnama dengan segala ke elokan nya.
memancarkan cahaya keseluruh permukaan bumi.
dan memancarkan pesona bagi semua yang memandang nya.
QAIS ada lah lelaki itu.
ketika usia nya beranjak remaja.
ayah nya menyerah kan pendidikan nya kepada guru yang sangat masyhur akan ketingian ilmu.
QOIS ada lah seorang murit yang tekun dan memiliki semangat belajar yang sangat tinggi.
QOIS sangat unggul dalam membaca dan menulis.
ketika ia bicara,
lidah nya akan menyebar kan,mutiara mutiara ke arifan.
betapa menyenang kan bila mendengarkan nya bicara.
namun kemudian.
sesuatu yang tidak perna didugapun terjadi.
suatuhari sangguru menerima seorang murit baru.
seorang gadis yang sangat cantik.
nama gadis itu ada lah LAILA.
berasal dari kata arab "LAII"
yang arti nya malam.
karna di bawah bayangan rambut nya.
wajah nya bersinar bagaikan bulan purnama,yang memancarkan ke indahan cahaya.
mata nya hitam,dalam dan bersinar sinar bagai kan mata seekor rusa.
dan dalam satu kedipan dilentik bulu mata nya.
ia mampu merubah seluruh dunia menjadi puing puing.
mulut nya yang mungil terbuka,hanya untuk mengucapkan hal hal yang indah.
apa bila ada yang menggoda nya.
baik dengan kata kata maupun dengan senyuman.
maka pipi nya akan memerah.
seola mawar mawar merah yang merekah pada pipi yang seputi susu.
hati yang sekeras apa pun akan segera mencair,begitu memandang keajaiban ciptaan ini.
namun diantara semua teman nya.
Qais lah yang memiliki hasrat terhadap lailla.
ia telah tenggelam di dalam lautan cinta.
bahkan sebelum ia mengerti makna cinta itu sendiri.
perasaan lailapun tidak jauh berbeda.
lailla telah jatuh cinta kepada Qais.
api telah menyalah di antara mereka,
dan cahaya yang saling memantul di antara mereka.
lantas apa yang bisa mereka lakukan,untuk bisa menjinakan nyalanya.
tidak ada.
mereka masi remaja.
dan remaja menirima apa pun yang terjadi pada diri mereka tanpa banyak pertanyaan.
cinta bagaikan bejana anggur yang telah mengisi penuh cangkir mereka.
dan mereka meminum apa pun yang di tuangkan nya.
lalu mereka menjadi mabuk karna tidak menyadari kekuatan sanganggur.
mabuk pertama kali adalah mabuk yang paling memusingkan.
jatuh pertama kali adalah jatuh yang paling menyakitkan.
luka pertama slalu menjadi yang terperih.
dan keadaan ini terus berlanjud.
mereka telah hanyut begitu jauh hingga sulit untuk kembali.
mereka terpesona oleh kekutan gaib yang sumber nya tidak mereka kenali.
yang pengaruh sihir nya terlalu kuat untuk mereka lawan.
mereka minum lebih banyak lagi dari cankir cinta.
siang dan malam.
semakin banyak mereka meminum.
mata mereka menjadi buta dan telinga mereka menjadi tuli,terhadap dunia di sekeliling mereka.
Qais dan lailla telah kehilangan diri mereka.
Dansaling menemukan satu samalain.
Orang-orang berkata,bahwa cinta yangpertama adalah yang terindah.
Dan kenangan kebahagiannya tidak akan pernah mati.
Bagi Qais dan lailla,haltersebut benarlah ada nya.
Bagi Qais"
Lailla bagaikan sang matahari,yangterbit kedalam cakrawalanya.
Dengan keindahan dan kemilau yangtiada bandingnya.
Semakin hari ia bersinar semakin terang,
Menyinari tidakhanya kehidupan Qais.
Tapijuga kehidupan semua orang,yang beruntung bertemu gadis cantik itu.
Namun,bukankah semua begitu keadaannya?.
Tak ada satupun yang abadi".
Semuahal didunia yang fana ini,ditakdirkan akan binasa suatu hari nanti".
Sementara".
sepasang kekasih ini,berjemur didalam kemilau cahaya mereka masing-masing.
Meneguk anggur yangmemabukkan.
Tanpa mereka sadari,semua mata dunia menyaksikan mereka.
Apakah orang lain tahu,yang tengah terjadi antara Qais dan lailla?.
Tidakkah orang-orang melihat curi-curi pandang,
Dan tatapan sembunyi-sembunyi,yang berlangsung diantara mereka berdua?.
Mampuhkah orang-orang membaca isyarat tersembunyi, dari cinta rahasia,yang mengikat hati mereka berdua?.
Siapakah yang tahu tentang cinta mereka berdua?.
Seberapa banyakkah mereka tahu?.
Tidak ada yang dapat menjawabnya".
Sampai suatuhari"
Dipasar sebuah bisikan terdengar.
Qais dan lailla sedang jatuh cinta".
Sebuah kabar burung"
Orang bilang dapat menyebabkan sebuah kerajaan runtuh.
Dansegera,desas desus tersebar keseluruh kota.
Perlahan-lahan,sepasang kekasih ini mulai menyadari".
Betapa buta nya mereka selama ini.
Orang-orang telah melihat mereka berdua".
Mendengar mereka bercakap-cakap.
Melihat mereka tertawa-tawa.
Dan mereka".
Didalam kepompong cinta mereka, sama sekali tidak menyadari hal itu.
Tirai telah terkoyak".
Dinding telah runtuh".
Dan kinilah saatnya untuk berbuat sesuatu.
Untuk menyelamatkan diri.
Dan melindungi cinta mereka.
Qais dan lailla,berusaha untuk tidak lagi memandang satu sama lain.
Dan menguncirapat bibir mereka.
Namun cinta yang terlepas kealam bebas".
Tidak dapat disembunyikan lagi.
Kehati-hatian tidak dapat membungkam,sebuah hati yang terbelenggu,oleh keindahan sang kekasi.
Apa yang dapat di lakukan Qais?.
Jiwanya adalah sebuah cermin,bagi kemilau cahaya lailla.
Bagai mana mungkin ia dapat menyembunyikan kemilau itu.
Lailla bersinar didalam diri nya,bagaikan matahari siang dilangit yang cerah.
Bagai mana mungkin,cahaya benderang seperti itu,dapat disembunyikan.
Bagai mana mungkin ia dapat berpaling",
Bahkan untuk sedikit pun.
Dari satu-satunya hal,yang memberi arti dalam hidup nya.
Hati Qais,sudah tidak dapat dikendalikan.
Sekuat apapun ia mencoba,untuk menyembunyikan cintanya terhadap lailla.
Ia akan gagal dengan menyedihkan.
Bersama lailla,ia akan merasakan sakitnya anak panah gunjingan orang-orang.
Jauh dari lailla".
Pedihnya perpisahannya,menusuknya bagaikan sebuah belati.