Bagian 2
Happy Reading
***
Aileen telah siap dengan seragamnya, berjalan keluar dari rumahnya memakai kaos kaki dan sepatunya. Disampingnya sudah ada bekal serta hal yang dibutuhkan untuk nanti..
Gadis itu berjalan menuju motornya. mengendarainya dengan santai menuju sekolah barunya.
Hari ini Aileen harus berangkat sendirian karena Crus tidak bisa menjemputku, Ia ada urusan disekolah.. membuatnya berangkat pagi sekali darinya.
Aileen memarkirkan motornya, menaruh helmnya serta mengambil barangnya.
" Sandy..." teriaknya kepada pria yang berada disana. sayangnya ia hanya menoleh sekilas saja tanpa mau menghampirinya.
Sekarang Aileen merasa kurang nyaman dilihat banyak orang, tak terkecuali segerombolan anak osis itu.
" Aishh bodoh sih " menepuk jidatnya
****
Semua calon siswa baru berdiri dilapangan tidak terkecuali Aileen, setelah tadi menaruh tasnya.
Acara pembukaan dimulai, Pandangannya jatuh kearah cowok disana.
"Ngapain tuh cowok disitu?" lirihnya.
"Maksud kamu ?"
"Itu" tunjukknya.
" Kak Sandy maksud kamu ?"
Aileen mengangguk.
" Diakan... "
" Dek diem, "Seru seseorang dibelakang keduannya. keduannya mengangguk.
Sambutan telah usai..
" Selamat siang semuanya. Perkenalkan nama saya Rerika Talitha Pangestu. Kalian bisa panggil saya kak Rika. Nah, berhubung sambutan telah usai, mari kita perkenalkan anggota osis yang sudah berdiri didepan kalian, gimana setuju ?"
" Setuju kak"
" Nggak usah"
Teriakan kedua kata itu saling bersambungan bahkan ada yang berkata panas, lelah, haus dan sebagainya.
" Oke deh, mari kita sambut Ketua osis dan kedua wakil ketua osis kita.."
Aileen yang masih setia menatap kedepan terkaget melihat orang yang disana.
Ngapain tuh didepan ?batinnya..
Kan udah dipersilahkan tadi, mereka itu ketua osis dan wakil. lo tuli. saut peri hitam disampingnya.
Lemot banget. kata peri putih.
Aileen menggelengkan kepalanya, jangan sampai deh, dia jadi bullyan karena dekat dengan....
" Crusandy Samuel Illyas. Ketua osis SMAN Cempaka."
Aileen membulatkan matanya, bahkan mulutnya sekarang tidak bisa dikondisikan dengan mengangga.
Seseorang disampingnya menyenggolnya membuatnya menutup mulutnya.
Ia mengangkat alisnya dan dibalas gelengan oleh Aileen.
Sumpah gue nggak nyangka, pantes aja tadi banyak yang melototin gue. batinnya menatap cowok yang didepan sana.
Setelah upacara tadi..
Seluruh siswa diperbolehkan ke kelas. Aileen masih sempat menatap cowok yang berada disana. menatap sekilas lalu kembali.
***
Tiga hari acara perkenalan lingkungan sekolah selesai, pensi telah dilakukan kemarin. sekarang Aileen sedang berada di taman rumahnya.
"Doorr"
" astaga ayam mati"
"Hahah... Muka lo Ai.."
Menatap Sandy dengan melotot.
" Biasa aja dong, sensi banget mbak"
balasnya duduk di sampingku
" Kagak tuh, Ngapain kesini ? kagak sibuk ?" tanyaku pasalnya beberapa hari ini, ia sangat sibuk mengurusi hal yang ada di sekolahan.
Dan lihatlah dia sekarang, duduk dengan tampangnya yang membuay orang kesal.
" Ada ya orang kayak gini, orang ditanya juga"
" Kalau gue sibuk kagak kesini Ai "
" Ya juga sih"
" Yuk ikut" menarik tanganku, membuatku berdiri dari tempatku duduk dan berjalan mengikuti langkahnya..
*****
Bersambung