๐๐ฆ๐ต๐ช๐ฌ๐ข ๐ด๐ฆ๐จ๐ข๐ญ๐ข ๐ด๐ฆ๐ด๐ถ๐ข๐ต๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ข๐ฉ๐ช๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ช๐ด. ๐๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐๐ช๐ฏ๐ต๐ข. ๐๐ฌ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ช๐ฌ๐ช๐ณ ๐ฅ๐ช๐ข ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ถ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข. ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ญ๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข. ๐๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ! ๐๐ช๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ด๐ถ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ๐ฉ ๐ข๐ต๐ข๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ด๐ช๐ฉ๐ช๐ณ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฎ๐ข ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข๐ช๐ฌ๐ถ.
_๐๐ฏ๐จ๐ฆ๐ญ_
๊งโคโขTak Bisa Bedakanโขโค๊ง
๐๐๐ฉ๐๐๐ช๐ฃ ๐ฉ๐๐ก๐๐ ๐๐๐ง๐ก๐๐ก๐ช ....
Setelah pertemuan terakhir malam itu. Pria bernama Demon itu hadir kembali, dan merubah sikapnya. Terutama malam ini. Dia membawa keluar Angel dari bencana yang tak pernah dia terka.
Terbaring di atas ranjang besar, Angel terlihat jatuh dalam pelukan Demon. Didekap dalam kehangatan setelah banyak hal yang mengerikan telah dia lalui sepanjang hari. Hampir saja dia telah di rampokโdi bakar oleh sejumlah tas uang yang dia bawa.
Demon menghela napasnya. Mengeratkan tangan besar melingkar itu dari perut wanitanya. Dia telah lama menunggu wanita itu untuk bangun. Tidak lama kemudian, wanita itu bergeliat dalam pelukannya, dan membuka matanya perlahan. Sepasang matanya terlihat membola terkejut. Seakan tidak akan pernah percaya, jika waktu mempertemukan mereka kembali.
"Ehem!" dehem Demon dan melonggarkan tangannya. Membiarkan ketegangan Angel surut dan mengurangi kewaspadaan wanita itu pula.
Angel turun dari ranjang. Kaki telanjangnya menapaki ubin keramik yang dingin. Dia ingin segera berlari dan menjauh dari sosok pria berhati iblis di depannya. Namun, kamar yang terkunci adalah ruang batas yang menjebak dirinya, tidak mampu menghindari pria itu sejauh mungkin.
"Kau menjebakku! Kau membuatku terpaku!"
Sepasang mata Demon terlihat berkaca. Kebencian yang tersirat dalam mata Angel, membuat dirinya ragu melangkah untuk sesaat. Namun, cinta yang telah lama menyelinap dan bersembunyi di dalam dadanya, bagai langit mendung yang tidak mampu menahan kuasa hujan.
Demon berjalan, hanya menyisakan satu langkah antara dirinya dan Angel, dan dia pun duduk berlutut, dengan tangan yang menggenggam tangan wanita itu, "Aku tidak akan menyakitimu ataupun menghukummu!"
Angel mengerutkan keningnya dalam. Seakan kesombongan pria itu hilang dan lenyap. Seakan dia menemukan kejadian yang sangat langka, pria itu menjatuhkan lututnya, dan sepasang mata pria itu terlihat berkaca memohon maaf.
"Aku minta maaf! Aku akan menggantikan yang duka menjadi suka. Air mata menjadi tawa."
Angel menatap heran. Tidak tersentuh sedikitpun atas perkataan yang menyentuh itu. Bahkan air mata pria itu terlihat bodoh untuknya.
๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ ๐ฅ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ฐ๐ฅ๐ฐ๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ข๐ช๐ณ ๐ฎ๐ข๐ต๐ข? ๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ฆ๐ด๐ฐ๐ฎ๐ฃ๐ฐ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ช ๐ณ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฉ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฎ๐ข ๐ข๐ต๐ข๐ด ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ช๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฏ๐บ๐ข. ๐๐ช๐ฉ๐ช๐ณ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฎ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ฃ๐ข๐ฉ ๐ฉ๐ข๐ต๐ช๐ฏ๐บ๐ข.
Demon mencium punggung tangan Angel. Dalam. Air matanya bahkan jatuh menempel. Isaknya pun terdengar penuh sesal.
"Aku sudah memaafkan. Mengapa kau menangis?"
"Karena cinta ini terlampau membuat mataku perih di saat kau jauh satu langkah saja."
Angel terkekeh.
๐๐ช๐ฉ๐ช๐ณ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฎ๐ข ๐ช๐ต๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข.
Demon segera berdiri, dan memeluk tubuh kurus yang terlihat renta setelah banyak hari kesusahan di luar sana.
"Menjauhlah!"
Demon menggelengkan kepala.
"Aku tidak akan menjauh!"
Angel diam. Hening dalam waktu yang lama. Namun, hangat dalam dekapan pria yang berubah manis itu.
"Aku akan membantumu mandi, membersihkan dirimu. Anggap saja, ini sebagai baktiku yang telah sering melukaimu, padahal kau tidak pernah melukaiku sedikitpun."
Angel menitikkan air matanya. Memeluk lebih erat, dan tersenyum sarkas di dalam dada pria itu.
๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ช๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ด๐ช๐ฉ๐ช๐ณ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฎ๐ข? ๐ข๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ด๐ช๐ฌ๐ข๐ฑ ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ช๐ด๐ฏ๐บ๐ข ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ฌ๐ฉ๐ช๐ณ ? ๐ฌ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ช๐ต๐ถ? ๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฎ๐ถ๐ด๐ต๐ข๐ฉ๐ช๐ญ ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข ๐ด๐ฆ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ฃ๐ญ๐ช๐ด ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฏ๐ซ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ข๐ด๐ข. ๐๐ถ๐ด๐ต๐ข๐ฉ๐ช๐ญ.
Tanpa menunggu persetujuan Angel. Demon pun membopong tubuh yang telah mengecil kurus itu masuk ke kamar mandi, membaringkannya di atas bak mandi, melepas satu potong demi potong pakaia milik wanita itu.
Air keran menyala mengisi penuh dengan busa sabun yang bercampur dengan aroma mawar yang menyegarkan kulit.
Demon duduk berjongkok di belakang kepala bak mandi, dengan tangan yang menggenggam batang shower, dia pun dengan teliti, menyiram rambut Angel, dan mencucinya dengan shampo. Mengeramasi rambut hitam yang lurus dan indah tersebut. Diapun memijat lembut dan hati-hati agar setiap busa shampo tidak jatuh mengenai mata wanitanya.
Angel tertunduk malu. Sedangkan tangannya berpura-pura memecahkan sabun, dan kala siraman air datang kembali membasahi kepalaโ wajahโ tubuhnya. Dia terpejam dan merasakan pijatan lembut dan bilasan tangan pria itu, menyentuh kulit kepalanya, dan tangan yang menyusup ke dalam setiap anak rambutnya.
"Mengapa kau begitu baik? Aneh sekali!"
"Aku mencintaimu!"
Angel menaikkan ujung bibirnya. Satu katapun dari pria ini, tidak akan pernah dia percaya lagi. Pria ini adalah penindas. Bagaimana bisa berubah drastis.
๐๐ข๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ. ๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข? ๐๐ต๐ข๐ถ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ด๐ช๐ฉ๐ช๐ณ. ๐๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ. ๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ช๐ฑ๐ถ๐ฌ๐ถ?
Angel menggelengkan kepala, dan tersenyum aneh, seakan dia meragukan cinta Demon adalah murni dari hati.
"Apakah kau mempercayainya?"
"Belum."
"Mengapa?"
"Aku bingung. Apakah kau serius atau hanya bermain lagi?"
Demon beralih ke sisi pinggir bak. Kini, mereka saling bertukar pandang.
"Kau bisa melihat kesungguhanku."
"Kalau begitu tumpuklah setinggi gunung. Agar aku yakin kau bukanlah penipu!"
Angel keluar dari bak mandi. Mengambil handuk membalut tubuhnya, dan setelah mengenakan seluruh pakaiannya. Dia menemukan kunci kamar, dan pergi meninggalkan kamar itu.
๐๐ฆ๐ฃ๐ช๐ฉ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ฏ๐จ. ๐๐ช๐ด๐ข ๐ด๐ข๐ซ๐ข ๐ด๐ช๐ฉ๐ช๐ณ ๐ช๐ต๐ถ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช๐ณ๐ฏ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฅ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข๐ช ๐ญ๐ข๐จ๐ช.
Angel melambaikan tangan kemudian. Menyisakan Demon berdiri di garis pintu menatap punggung yang makin menjauh dan hilang kemudian.
๐๐ข๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ. ๐๐ฌ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ถ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ ๐ธ๐ข๐ฌ๐ต๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ฑ๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ญ๐ถ๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ข๐ญ๐ช, ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ๐ช๐ฌ๐ฎ๐ถ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ซ๐ถ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ข๐จ๐ถ๐ข๐ฏ.
๊งโคเผTamatเผโค๊ง
Jangan lupa komentarnya ๐น
Angel itu malaikat.
Demon itu iblis.
Semoga dari karakter namanya kalian bisa meraba karakter tokoh yang bertolak belakang.