“Ha ha ha ....Maukah kamu menghiburku? aku bosan, aku lelah, a..aku kecewa” Teriakan seseorang dari gelapnya hutan.
🤡
Disebuah hutan yang lebat. Terdapat jalan raya yang membentang membelah hutan. Jalan itu adalah jalan penghubung dari Kota Angin ke Desa Daun.
Akan tetapi, akhir-akhir ini jalan itu jarang dilewati oleh pengguna jalan. Jika ada yang lewat itu pun harus berombongan.
Apakah ada cerita dibalik jalan itu? apakah ada hantu bus yang melintas.
Diceritakan seorang pemuda yang bernama Kikul.
Dia adalah seorang yang ramah dan ceria. Dia suka membuat lawak lucu atau suka menghibur.
Maka dari itu dia berkerja menjadi Badut. Awal dia berkerja di kota Angin ditengah kota. Tapi sepi tak ada yang menghiraukannya.
Jadi dia berkerja dipinggir jalan kota. Tepatnya dijalan yang menghubungkan Desa Daun dan Kota Angin.
Hari berlalu, banyak orang yang menonton. Hasilnya dia yang dia dapatkan juga lumayan.
Tapi tak lama bahagia dia menghilang. 1 Minggu setelah hari awal disana. Semua berubah, yang tadi banyak orang yang menonton sekarang sepi.
Tiba-tiba datanglah sekelompok orang. Dia mengira Meraka akan melihat pertunjukannya. Malah sebaliknya, orang itu ternyata menghina mencaci maki, dan isi melempari sayur rusak.
Dia diam dan dia berkata, “kenapa kalian melempari ku sayur?”.
“Kau cuma badut, diam saja kau. Kau pura-pura lucu saja!” ucap keras salah satu dari 5 orang itu.
“Salahku apa ?” ucap Kikul.
“Alah banyak omong kau!” Balas orang yang lain.
Mereka bersamaan merusuh alat dari Kikul. Tak ada rasa kasihan, menghancurkan semuanya, dan isi mendorong Kikul.
Tempat sepi membuat kelompok orang itu menjadi leluasa. Setelah beberapa waktu, kata rata masih bagus. Tapi itu sudah lenyap semuanya.
Setelah kelompok itu pergi. Si Kikul habis dipukul dan memar dibeberapa tubuhnya.
Dia masih mengingat orang" itu. Mereka pergi menuju hutan.
Semua hal bisa berubah walau itu cuma sebuah perasaan. Rasa yang tadi tak ada dendam malah bangkit sekarang.
Rasa marah akan kejadian itu, sudah membuatnya menjadi pendiam. Rasa benci mulai mengalir dihari dan membutakan pengelihatannya.
Mulai saat itu dia pergi mencari kelompok itu menuju hutan.
Dari saat itu dia mulai tak terlihat di kota atau pun desa.
Banyak yang bilang Badut yang menjaga dijalan raya ditengah hutan. Banyak kabar yang aneh terjadi didalam hutan, saat malam maupun siang hari.
Bagi pengendara yang sendiri akan tau rasanya. Badut pendiam ditengah hutan yang sedang menunggu orang yang memukulinya.
Tak melihat siapa dia, yang ada hanya kata hancurkan.
Tak ada yang tau dimana badut itu tinggal atau pun mandi.
Habis.