menita mencintai seorang pria yang bernama rio. menita menunggu pria tersebut yang sudah membuat janji untuk mengajak menita pergi berjalan jalan, tapi pria tersebut tidak kunjung datang. ternyata pria tersebut malah sedang asik ngobrol bersama temen cewenya, menita tidak mengetahuin bawa prianya sedang bersama temen cewenya, tapi menita mempunyai sahabat yang sering menemani menita dalam ke adaan apapun, di saat menita sedang sedih sabahat tersebutpun sering membuat menita tersenyum kembali, sahabat menita pun bernama meri. meri pun bertemen dengan pria menita yang sedang asik ngobrol sambil becanda dengan wanita tersebut, mereka seperti dekat sekali kata meri tersebut, setelah itu meri menghubungi menita usay meri kepada menita. hallo menita, iya meri kenapa km menelepon ku apa ada hal yg penting untuk km sampaikan meri, menita tememani aku di cafe, aku tidak ada temen untuk mengobrol, menita menjawab tapi aku sedang menunggu rio, meri maafkan aku. di sini ada rio, menita datang lah ke cafe ini, apa itu betul meri, iya aku sungguh, tempat tidak jauh dari rumah km menita usay meri. aku akan segera ke sana meri tunggu aku. menita pun bergegas ke cafe tersebut. akhirnya menitapun sampai di cafe tersebut. hai meri kata km, km melihat rio, liat lah sebelah sana menita, apa itu rio ku meri, iya betul itu aku sudah bilang sama km menita kalo rio tidak hanya mempunyai km saja tapi rio mempunyai wanita lain di sisinya dan itu pun temen wanita sendiri, hayo ikut aku, meri mengajak menita pergi untuk melihat rio dan wanita itu. heh kau rio siapa wanita itu rio terdiam tidak menjawab meri karena rio melihat menita bersama meri, wanita tersebut menjawab aku temen rio sekaligus pacar rio, kami sudah pacaran selama 4 bulan, lalu km ini siapa kenapa datang kemari dengan marah marah seperti ini, heh jalang km merusak hubungan sabahat ku, kau masih berani bertanya siapa saya, liat jalang ini pacar rio yang sengguhnya, mereka sudah menjalankan hubungan selama 4 tahun seenaknya km hadir dalam hidup rio, siapa hah yang jalang di sini kalian yang jalang bukan aku dengan nada sombong wanita tersebut menjawab semua ucapan dari meri. menita pun akhir berkata rio siapa wanita ini, jawablah aku dengan jujur rio, bukan kah wanita itu teman km yang aku tau, rio pun menjawab iya menita dia temen aku namanya snta. meripun berkata bukanya sudah jelas apa kata si jalang itu bawa dia pacar bawa si rio, kenapa km tidak berkata jujur rio bawa km sudah menghianati menita dari 4 bulan ini, kalian berdua memang jalang yang suka menyakiti orang lain, kalia berdua memang ga punya berperasaan, kau juga wanita jalang, kau ini wanita kenapa km menyakitin wanita lain dasar jalang murahan yang gatau malu, sudah aku bilang, aku bukan jalang, kalia berdua yang jalang. rio pun berteriak diam kalian semua sudah cukup berkalinya di sini cafe kenapa kalian ribut ribut jika kita nanti di usir sama yang punya cafe ini, kita bakalan malu. menita pun berkata siapa yang akan malu dengan sikap kotor yang kalian lakukan selama ini aku setia aku percaya sama km rio dan aku selalu menjaga perasaan km tapi km balas cinta ku dengan penghianatan seperti ini, menyesal rasanya aku pernah mengenal mu dan menjalankan hubungan ini selama 4 tahun, sudahlah meri kita pergi dari sini, aku jijik melihat pasangan serti itu du hadapan ku, iya menita kita pergi. menita dan meri pun akhir pergi dari cafe itu tanpa jawabab rio, dan ria hanya terdiam dan tanpa mengobrol satu katapun. menita pun menangis di bahu meri dan berkata kenapa meri aku harus mencintai dia dengan begitu setia dan akhir dia membalas cinta ku dengan pernghianatan, sudah lh menita jangan km tangisin pria seperti rio yang berensek itu, sudah aku bilang dia itu pria yang jahat dia cuma suka menyakitin wanita.
nantinya selanjutnya, terimakasi semuanya maaf, kalo aga berantakan karena aku baru belajar. mohon juga bantunya