Pernahkah kau merasa dada mu begitu sesak? Seakan sulit bernafas, meskipun kau tampak baik-baik saja saat itu, tapi kau sebenarnya sedang rapuh.
Rapuh dengan hidup yang seakan mempermainkan mu setiap harinya. Aku tahu kau sangat lelah dengan hidup ini. Aku tahu betapa putus asa nya dirimu saat ini. Aku tahu banyak hal yang mengecewakanmu didunia ini. Dan aku tahu, sebesar apa usaha mu untuk bertahan.
Tidak apa...
Aku tahu lelah mu, aku tahu kesedihanmu. Percayalah, semua orang pernah berada di titik itu. Bahkan mereka juga seorang aktor sepertimu, yang selalu memerankan peran untuk terlihat bahagia, dengan realita hidup yang terkadang penuh dengan sandiwara.
Kau tahu, aku bahkan menemui mu dengan topeng hari ini. Aku bisa tersenyum bahagia dengan topeng itu. Kau tahu apa artinya? Aku hidup tidak dengan wajah asliku setiap harinya. Hanya saat aku sendiri, aku bisa menjadi diriku sendiri.
Melelahkan?
Ya sangat ! Hidup dengan kepalsuan. Apa yang lebih buruk dari itu.
Apa aku tidak memiliki rasa syukur? Kau mungkin juga bertanya hal yang sama pada dirimu.
Kau mau tahu jawabanku? Terkadang ya, rasa itu seperti tidak ada dalam diriku. Kau tahu ! Aku berdoa hampir setiap hari, meninta hidup yang lebih baik dari hari ini. Lalu kemudian hari kembali datang, tapi tidak ada yang berubah...
Aku merasa tidak ada jawaban apapun untuk segala aduan ku... Aku mengatakan ini, namun Tuhan mengabaikan ku.
Semalaman aku tidak bisa tidur, aku bilang... Tuhan aku takut, aku takut dengan hari esok ku. Aku menangis sepanjang malam... Kukatakan pada Nya semua yang kurasakan. Everything ...
Mataku masih terbuka hingga sekarang ! Kau tahu apa yang kupikirkan lagi? Ternyata tanpa kusadari aku selalu mengakhiri hari buruk itu sampai selesai, meskipun esok, hari itu datang lagi, aku tetap melaluinya lagi.
Apakah aku pemenang? Aku tidak tahu....