" ayah, putri mau keluar ya?..."
" keluar kemana?..."
" putri ada tugas kelompok di rumah temen." jawabku sambil pergi meninggalkan ayahku yang sedang memperbaiki televisi. jika ditanya benarkah aku pergi karena ada tugas kelompok, jawabannya adalah tidak, aku pergi karena aku merasa sesak dirumah, dan ingin menghilangkan beban di hati.
Aku putri anak SMA kelas 2 di SMA Nusa bangsa 3, aku mempunyai 2 adik, satu adik perempuan dan satu adik laki-laki. Aku tidak punya banyak teman karena dari dulu aku susah untuk bisa keluar rumah, jika aku keluar rumah 30 menit saja pasti akan ditelfon sampai aku pulang.
Aku kali ini pergi kesawah, sawah kali ini belum tumbuh jagung dan padi yang tinggi-tinggi, aku duduk di gubuk sawah sambil melihat pemandangan sawah dan mengingat keluh kesahku.
FLASHBACK ON
" Hutang lagi hutang lagi kamu ini selalu !! .."
" Mas aku hutang karena kita kekurangan bahan makan, apa kamu bisa dapat uang sekarang?.."
" Kalo hutang terus kapan kita bisa hidup enak?.."
" Kamu lupa ya kemarin- kemarin yang nyuruh aku hutang siapa? kamu, kamu juga setiap ada proyek dan kamu butuh modal kamu pasti nyuruh aku buat cari hutangan. "
" Terserah kamu. " sambil pergi meninggalkan rumah.
Aku hanya memandangi orangtuaku bertengkar, dalam seminggu pasti ada kejadian seperti ini, hal ini seperti makanan untukku.
Aku anak pertama perempuan, aku harus lebih kuat, terlihat seperti baja, aku yang harus mendukung keluargaku walau aslinya diriku gampang rapuh seperti wafer.