Sebuah keluarga yang tinggal di pedesaan, keluarga yang serba kekurangan, ia berprofesi sebagai petani, untuk menghidupi keluarganya agar tetap bisa bertahan hidup.
Suatu Ketika, Ali dan istrinya Dewi ke sawah untuk melihat penyebab tanaman padi yang ia tanam, kenapa bisa menjadi gagal panen
Dewi: Ayah kira kira apa yaa yang menjadi penyebab padi kita ini mati.
Ali: entahlah Bu, apa penyebabnya, saya juga masih heran kenapa tanaman kita ini bisa mati.
Dewi: Ayah bagaimana kalau kita beralih menanam tanaman lain seperti jagung atau tanam yang menguntungkan buat keluarga kita, sebab kalau kita tetap bertahan untuk menanam padi, anak kita yang sudah tidak lama lagi saya lahirkan ini butuh biaya untuk bersalin.
Ali: iya nanti saya pikir pikir tanaman apa yang bagus kita tanami.
Selang 9 hari kemudian Dewi melahirkan anak pertamanya seorang lelaki di rumahnya dan di bantu oleh dukun, dan anak yang ia lahirkan diberi nama Andika yang di lambangkan pembawa kebaikan, Sepang 6 tahun kemudian putra anak dari pasangan Ali dan Dewi, mulai besar, dan cerdas serta nakal, rasa keingin tahuannya membuat warga desa sekitar memuji Ali, namun orang tua Andika merasa tidak enak karena selalu membuat onar di desannya. Andika yang usia enam tahun baru menduduki bangku sekolah Dasar terus menanyakan pertanyaan ke guruhnya, guru yang mengajar Andika adalah guru sejarah,
Andika: Bu apakah sejarah bisa membuat orang sadar.?
Guru Andika sempat terdiam, dan bertanya dalam hati " kenapa ada anak seusia Andika bisa bertanya seperti itu" sempat sejenak berpikir lalu guru Andika menjawab pertanyaan sang murid.
Guru Andika: Andika kenapa kamu bertannya seperti itu.?
Andika: saya bertanya Buu karena saya melihat warga didesa ini sudah lamah menderita, untuk mencukupi kebutuhannya sehari hari sangat sulit, kenapa kita tidak belajar dari sejarah, kalau sejara mengajarkan kita masalalu kenapa kita belajar sejarah tidak ada perubahan.
Guru Andika: Andika rezeki Jodoh dan maut susah ada yang atur.
Karena Andika tidak cukup pemahaman sehingga ia mengiyakan guruhnya dan memendam dalam hati ketika pulang akan di tanyai oleh orang tuannya, usai pulang dari sekolah Andika menanyai ibunya, Buu kenapa sejarah di dunia tidak membuat didesa kita sejahtera, padahal kita tau sejarah mengajarkan kita untuk mengenang masa lalu dan membuat kita sejahtera dimasa sekarang.. Dewi, ibu Andika mendengar pertanyaan sang anak yang baru berusia 6 tahuh, langsung kaget dan berfikir darimana anak saya bisa berfikir seperti ini, ibu adndika langsung mengarahkan Andika untuk pertanyaan yang di ajukan ke dirinya ditanyai langsung oleh sang ayah. Nak pertanyaan mu langsung kamu tanyakan saja ke ayahmu.
Bersambung...