Bagai mana rasanya mendapatkan kiriman bunga misterius setiap hari,,,,?!
itulah hal yang syerli alami akhir-akhir ini,mendapat kiriman bunga misterius yang menyebut dirinya penggemar rahasia.
seseorang yang tak pernah menampakkan diri nya itu hampir setiap hari mengirim bunga lewat kurir,bukanya membuat syerli bahagia memiliki penggemar rahasia tapi malah membuatnya jengah dan terkadang was-was.
hati kecilnya seolah menolak pemberian bunga-bunga tersebut.
ikuti kisahnya:
Syerli winata seorang gadis mandiri yang berprofesi sebagai dokter spesialis di salah satu rumah sakit ternama di kota B.
3 tahun sudah ia tinggal sendiri di rumah miliknya,jauh dari keluarga dan kota kelahiran.syerli memutuskan hidup mandiri setelah menerima tawaran pekerjaan dari teman semasa kuliah nya Rian.karena rumah sakit sedang membutuhkan seorang dokter spesialis dan ternyata cocok untuk keahlian seorang dokter spesialis seperti syerli.
Beberapa bulan ini syerli selalu mendapat kiriman bunga dari orang misterius,hampir setiap pagi sebelum berangkat kerja syerli mendapat kiriman bunga dari kurir yang berbeda-beda,saat ditanya siapa pengirimnya maka bang kurir selalu menjawab dengan gelengan tanda tidak tau.
awalnya syerli merasa biasa saja dan tidak ambil pusing,namun semakin kesini syerli merasa risih dan tidak nyaman.pasalnya ia tidak mengetahui siapa pengirimnya,dan makin hari perasaan nya semakin tidak karuan.hati kecilnya seolah menolak setiap kiriman bunga yang tertuju padanya.
disuatu pagi seorang kurir mengirim paket.
tok,,,tok,,,tok,,,
"iya,,,," syerli membuka pintu
"permisi,,,dengan mbak syerli winata?!,,,"
"iya betul,,,,"
"ini ada kiriman bunga mbak,,,silahkan diterima,,," ucap bang kurir ramah.
"terimakasih,,," syerli tersenyum ramah,setelah bang kurir pergi syerli melangkah menuju tong sampah di samping luar gerbang,membuang bunga tersebut lalu masuk kembali kedalam rumah.
disebrang jalan dibalik pohon rimbun ada sepasang mata menatap tajam kearah syerli kemudian berlalu pergi.
di dalam kamar di lantai atas syerli tengah bersiap untuk segera pergi ke rumah sakit menjalankan tugas nya sebagai seorang dokter spesialis.
tuk,,,tuk,,,tuk,,,pantukan sepatu dengan hils pendek milik syerli beradu dengan tangga menuju ke lantai bawah,syerli mengunci pintu lalu memasuki mobil Alphard kesayangan miliknya.mobil itu ia dapatkan dari kedua orangtuanya sebagai hadiah kelulusan dengan menyandang predikat mahasiswa berprestasi.
pagi ini jalanan cukup lengang tidak seperti biasanya,bila saat jalanan padat syerli menempuh perjalanan selama 30 menit kini ia dapat menempuh nya hanya dengan waktu 20 menit.
mobil syerli tiba dihalaman rumah sakit,ia memarkirkan mobilnya lalu meraih tas slempang dan membuka pintu hendak keluar mobil.
sesampainya didepan pintu ruang kerjanya syerli hendak membuka pintu dan ia sedikit terkejut mendapati kiriman bunga mawar tergeletak dimeja nya.syerli pun mengambil bunga tersebut hendak menanyakan pada suster yang bertugas dibagian administrasi untuk menanyakan mengenai bunga tersebut.
berjalan sedikit tergesa "sus,,,ini bunga dari siapa ya,,,?!" tanya syerli ramah.
"oh kurang tau dok,,,,tadi dapat dari pak toto..." ucap ramah suster indri.
pak toto adalah satpam penjaga di rumah sakit tempat syerli bekerja,syerli pun melangkah keluar hendak mencari pak toto di pos jaga,sesampainya disana syerli tak menemukan keberadaan pak toto lalu memutuskan untuk kembali keruang kerjanya.
"cie,,,,cie,,,,,yang dapet kiriman bunga pagi-pagi,,,dari siapa tu,,,,,h?!" goda fitri saat bertemu syerli di lorong rumah sakit hendak memeriksa pasien.
fitri merupakan satu-satunya teman wanita terdekat syerli,mereka mulai berteman sejak awal masuk nya syerli ke rumah sakit ini.fitri yang memang humble dan mudah berteman dengan siapapun membuat syerli nyaman dekat dengan fitri karena biar fitri punya banyak teman,dia lebih dekat dengan syerli.entahlah persahabatan mereka terjalin begitu saja.
"gak tau,,,tadi nanya ke suster katanya pak toto yang anter,,,pas gue cari pak toto buat nanya siapa yang ngasih eh,,,pak toto nya ga ada,,," ucap syerli agak malas.
"gue buang aja kali ya,,,,"
"eh jangan,,,jangan,,,mungkin itu dari seseorang yang lo suka,,,jangan dibuang dulu,,," fitri mencoba mencegah syerli,membuat syerli kembali berfikir dan memilih menyimpan bunga itu di meja kerjanya.
ada beberapa pasien vip yang harus syerli periksa,ia pun bergegas menuju pasien pertama dengan ditemani seorang suster yang menenteng rekam medis milik pasien.
pasien pertama dan seterusnya sudah selesai diperiksa,dengan sabar dan telaten syerli menanyakan mengenai keadaan pasien dan keluhan yang ada.
tanpa terasa sebentar lagi waktu pulang tiba.
_______________________________
pukul 15.00 menunjukan waktu pulang,setelah seharian kesana kemari menangani para pasien dengan penyakit jantung koroner,membuat syerli merasa lelah belum lagi dia mendapat protes dari salah satu pasien yang menganggap pelayanan rumah sakit ini kurang bagus.
alhasil syerli berusaha menenangkan pasien agar tidak terlalu marah-marah mengingat kondisi nya yang tidak boleh terlalu emosi dan kecapean.syerli harus ektra sabar menghadapi pasien rewel yang tak jarang membuatnya menggelengkan kepala dan menarik nafas dalam-dalam.
saat hendak keluar dari rumah sakit menuju parkiran syerli berpapasan dengan seorang pria yang mengenakan sweater hitam,celana panjang dan topi.syerli terhenti sejenak merasa mengenali aroma dari si pria,merasa ragu akhirnya syerli memilih melangkahkan kakinya menuju mobil kesayangan lalu melaju membelah jalanan padat kendaraan dengan kecepatan normal.
"siapa,,,,yah,,,kok bau nya kayak kenal,,," syerli bermonolog dengan telunjuk di ketukan ke stang mobil.mencoba mengingat sesuatu yang terasa tidak asing.
tanpa terasa syerli sudah sampai dirumah,diapun segera menghentikan laju mobilnya di halaman rumah,bergegas masuk untuk beristirahat.
syerli duduk santai diruang tv tanpa berganti pakaian terlebih dahulu lalu menonton tv.karena lelah syerli pun ketiduran di kursi.
saat sedang asyik mengarungi mimpi di tengah lelap nya tidur,tiba-tiba terdengar sebuah jeritan yang membuat syerli terbangun.
(aaaaaaaaa,,,,)
syerli melihat kearah tv,ternyata suara tv yang membangunkan syerli secara tiba-tiba,saat melihat jam tangan nya waktu menujukan pukul 19.19.
"ternyata aku cukup lama tertidur,,,," gumamnya,syerli pun beranjak bangun dari kursi menuju kamar hendak membersihkan diri.
syerli memasuki kamar mandi dengan mengenakan pakaian dalam sambil menenteng handuk,tanpa dia sadari ada sepasang mata memandang dikejauhan dengan mengenakan lensa kamera tingkat tinggi yang dapat memotret objek dari jarak cukup jauh.orang tersebut tersenyum penuh arti yang dapat disebut sebagai seringai ke arah yang dituju.
"malam ini ayo kita senang-senang,,,"
di kamar mandi syerli menanggalkan pakaian dalam yang melekat ditubuhnya lalu menyimpan handuk dan mulai berendam di air hangat yang sudah di campur sabun aroma terapi yang dapat menenangkan nya.
ditemani penerangan lilin yang temaram menambah kesan tenang dan hening dikamar mandi membuat syerli semakin terbuai.
setengah jam sudah syerli habiskan waktu d kamar mandi,setelah selesai membersihkan sisa-sisa sabun yang menempel menggunakan sower syerli mengenakan handuk membalut tubuh mulusnya dan melilitkan handuk kecil kerambut basahnya lalu melangkah menuju stop kontak di samping pintu kamar mandi untuk menyalakan lampu.
ctak,,,,ctok,,,ctak,,,ctok...ternyata lampu nya padam syerli pun berjalan perlahan meraba kesana kemari menuju kasur berharap menemukan ponsel nya namun nihil.ia mencoba mengingat-ingat dimana terakhir kali ia meletakan ponsel,setelah merasa yakin ia pun keluar kamar dengan tangan yang digunakan untuk meraba-raba takut terpantuk sesuatu didepanya.
saat sampai di pegangan tangga syerli berjalan perlahan meniti setiap anak tangga dengan hati-hati.syerli berusaha menajamkan penglihatan di gelapnya ruangan beruntung ada sedikit cahaya rembulan masuk melalui tirai jendela yang transparan dapat sedikit membantunya melihat kearah sofa tempatnya menonton tv tadi.
sesampainya disofa syerli melihat tas slempangnya lalu merogoh isi tas mencari-cari benda pipih tersebut.
"ketemu,,," gumam syerli senang,dengan cepat mentoel layar hp nya membuka pin sandi ponsel.
saat akan mengetikan sandi keponselnya ujung netra syerli menangkap objek seperti bayangan melintas di luar.
dengan cepat ia menoleh namun tidak ada apapun,kemudian syerli menatap kembali ponselnya hendak mengetikan kata sandi dan krie,,,,t suara pintu terbuka.
"siapa itu,,,?!!!" syerli nampak agak panik dengan cepat mengetikan sandi lalu menoel ujung layar atas menghidupkan senter.
"woy,,,siapa lo,,,maling ya,,," senter hp syerli arahkan kesana kemari mencari sosok yang telah membuat jantung nya berpacu dengan cepat.mencoba menguasai diri syerli berjalan perlahan menyorotkan senter menyisir setiap sudut ruangan.
tangan kiri memegang handuk dibagian dada dan tangan kanan sibuk menyorotkan senter syerli terus melangkah menuju arah suara tadi.
tek,,,tek,,,,tek,,,bunyi denting jam terdengar begitu nyaring ditelinga syerli menambah rasa was-was di barengi suara air clak,,,,clak,,,clak,,,.
bayangkan bila kamu di posisi syerli,berjalan dirumah gelap gulita yang ditemani suara-suara itu menambah kesan seram membuat siapapun yang berada diposisi syerli akan merasa takut dan kalut begitupun syerli saat ini.
pikiran aneh mulai bermunculan namun berusaha untuk ditepis,mengumpulkan keberanian menuju pintu belakang.keringat sebesar biji jagung mulai meluncur dahi dahi syerli,tubuh yang terasa segar sehabis mandi tak lagi terasa,kini hawa panas mulai menjalari seluruh tubuh dibarengi rasa was-was dan takut.
waktu terasa melambat,arah yang dituju terasa lebih jauh.mungkin bila keadaan syerli tidak tegang seperti saat ini hanya dengan 10-15 langkah sudah sampai.
setelah pintu terlihat syerli melangkah sedikit lebih cepat,benar,,,pintu itu yang terbuka syerli pun melongok kearah luar mencari-cari sosok bayangan tadi dan betapa terkejutnya syerli,ternyata rumah yang bersebrangan dengan rumahnya tidak mati lampu.ia pun berniat keluar menuju saklar listrik namun ia urungkan mengingat tubuhnya hanya dibalut handuk saat ini.
rumah di daerah tempat tinggal syerli masih agak jarang,di daerah tempatnya tinggal memang ada beberapa rumah tapi sedikit berjarak hanya rumah yang ia tempati kini yang bersebrangan dengan rumah orang lain.ia membeli rumah ini atas rekomendasi fitri sahabatnya,karena memang syerli tidak terlalu menyukai lingkungan yang padat penduduk.jadi dia langsung setuju begitu mendapat tawaran dari fitri.tanpa syerli sadari ada bahaya yang mengintai disekitarnya.
pintu ditutup perlahan,saat hendak berbalik syerli merasa ada seseorang dibelakangnya.dengan nyali yang semakin menciut syerli berbalik perlahan.
"tidak ada siapapun,,," gumam syerli pelan sambil menyorotkan senter ketiap sudut dapur namun nihil.
ia pun bergegas melangkah hendak menuju kamar untuk mengenakan pakaian,(aku harus segera menyalakan listrik dirumahku,,,mungkin ini ulah orang-orang jail,,,atau mungkin,,,maling?!!!!) pikiran syerli berkecamuk menumbuhkan rasa takut yang semakin menjadi.
syerli melangkah segera menuju kompor hendak mengambil apa saja yang bisa dijadikan senjata,namun sial handuknya hampir melorot membuatnya harus menyimpan ponsel untuk membetulkan lilitan handuknya terlebih dahulu.tangan nya dengan cepat melilitkan kembali handuknya sedikit lebih erat.
saat hendak meraih ponsel tiba-tiba tangannya dicekal seseorang dari arah belakang dan greppp,,,,
bersamaan dengan mulut yang dibekap oleh kain.
"hmmmmm,,,,hmmmm,,,hmmm" mencoba berontak namun perlahan kesadarannya mulai hilang dan hilang,tubuh syerli terkulai lemas dalam pelukan seorang pria misterius.
(tidurlah sayang,,,,malam ini akan menjadi malam yang takan pernah kamu lupakan) seringaian seram tertuju pada wajah syerli yang tengah pingsan.tubuhnya yang masih terlilit handuk d gendong ala brydal style,rambut syerli tergerai karena handuk yang melilit kepalanya terlepas.
____________________________
{tanda ( ) adalah isi pikiran }
____________________________
sesampainya dikamar syerli,diapun menurunkan tubuh syerli perlahan dan penuh kehati-hatian.lalu bergegas menuju lantai bawah hendak menuju keluar untuk menyalakan saklar listrik.
setelah lampu menyala seluruhnya,ruangan gelap pun menjadi terang benderang.memudahkan dia melihat seisi ruangan,sudah merasa tak sabar pria itupun bergegas kembali kekamar syerli.
dengan senyuman kemenangan dia mendekat perlahan,mengelus pipi,hidung dan bibir syerli penuh gairah beralih ke paha dan mengelusnya perlahan hingga unjung kaki.
"kamu bisa membuang bunga-bunga pemberianku selama ini,,,,tapi kamu tidak bisa menolaku malam ini,,," gumamnya pelan ditelinga syerli dengan wajah yang terus menampakan seringaian.
diapun menghidupkan handycam miliknya dan mulai mengaktifkan mode record lalu menyimpanya di meja rias samping tempat tidur dan mulai merekam.
sebelumnya>>
disebuah kamar yang bernuansa remang-remang,disamping tempat tidur terpampang berbagai macam ekspresi wajah sesorang yang dipoto dari kejauhan,nampak pria itu tengah mempersiapkan kain kecil bebentuk segi empat dan satu buah botol berisi obat cair.
ia terus bersiul sembari memakai jaket hitam,dan topi.tak lupa kain dan obat itupun ia masukan dalam saku jaketnya lalu memakai masker.
berbekal handycam dan satu kunci cadangan,ia melangkah mantap.
pria misterius pov:
sesampainya disebuah rumah,kumulai mematikan saklar listrik lalu menunggu beberapa saat di arah pintu depan.menunggunya turun dari tangga di dalam rumah yang gelap itu,kulihat sosok yang kutunggu berjalan menuju ruang tv.dia tampak mencari-cari sesuatu (mungkin ponselnya,,,apa jangan-jangan dia mau menguhubungi seseorang?!!!) pikirku.tapi melihat gerak geriknya seprtinya bukan itu,mungkin dia ingin menyalakan senter bukankah keadaan didalam sana sangat gelap.
akupun melangkah cepat kearah pintu belakang,sepertinya dia menyadari kehadiranku akupun bergegas membuka pintu.saat akan masuk aku melihat cahaya berkelebatan kearah sini.dengan cepat aku bersembunyi di samping lemari pendingin.
untung sebelum membuka pintu aku sudah menyiapkan kain dan sudah di bubuhi sedikit obat tidur.
melihat syerli membuka pintu seperti hendak keluar,pria itupun hendak melangkah mendekat namun urung dilakukan karena punggung syerli mundur lagi hendak masuk dan begitu pintu ditutup pria itu sedang menatap punggung syerli berusaha mengamati gerak-gerik nya.
ketika syerli berbalik dan menyorotkan lampu senter aku kembali bersembunyi,dia melangkah menuju kompor.tunggu,,,dia menyimpan ponsel nya dengan nyala senter kebawah/posisi ponsel tergeletak dengan layar menghadap keatas.
ini kesempatan yang sangat bagus,aku pun melangkah pelan dan greppp,,,,,
pov end,,,
pria itupun membuka handuk yang melilit tubuh syerli menampakan tubuh mulus tanpa sehelai benangpun.di rabanya setiap inci tubuh syerli,meremas bagian dada secara perlahan lalu menyentuh bagian bawah mengusap dan mulai memainkan jari-jari nya.terdengar erangan halus syerli yang tertidur akibat obat bius.
pria itupun mulai membuka masker nya dan melucuti semua pakaianya berikut topi yang menghalangi wajahnya.dia mulai melumat bibir sensual milik syerli setelah dirasa cukup ia mulai mengendus setiap inci leher dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan disana.
menyusuri setiap jengkal tubuh mulus syerli tanpa ampun,menyesap dan meremas dua gunung kembar nan kenyal membuatnya semakin bergairah.
entah akan seperti apa ekspresi syerli saat bangun nanti,pasalnya dia tidak melakukannya dalam keadaan sadar dan suka sama suka.namun bukan itu yang ada dipikiran pria ini,dia sudah seperti anjing kelaparan yang tidak diberi makan berhari-hari.
perlakuan yang semula lemah kembut kini mulai kasar meinggalkan jejak keunguan di sana sini.
setelah pemanasan yang dirasa cukup sipria mulai memasukan senjata miliknya ke bagian inti syerli.
terlihat syerli mengerang dan melenguh pelan.
senyuman mengembang dibibir pria ini,memulai dengan hentakan pelan dan semakin meningkat sesuai irama.
ia tersenyum puas karena malam ini dapat memiliki syerli walau dengan cara yang salah.karena cara baik-baik dirasa tidak efektip maka ia memilih jalan ini.
peluh bercucuran setelah cukup lama melakukan penyatuan hingga mencapai klimaks.
pria itu berbaring sebentar disamping tubuh mulus syerli ah tidak,ralat.tubuh penuh jejak kepemilikan dengan tersenyum puas.
beberapa saat kemudian pria itu bangun mematikan handycam yang sejak tadi merekam adegan panasnya dengan syerli dan mulai beranjak hendak membersihkan diri di kamar mandi.
sambil bersiul-siul pria itu mengguyur tubuhnya menggunakan shower,senyuman bahagia tak lepas dari wajahnya.selesai mandi,ia pun mulai memakai kembali pakaiannya lalu mengenakan pakaian ditubuh syerli.
syerli yang masih dalam pengaruh obat bius hanya terkulai tak berdaya mendapat perlakuan apapun.tubuhnya diangkat dibawa menuju rumah sipria.
takan ada siapapun yang melihat nya,karena seluruh rumah yang ada disekitar prumahan yang hanya ada 6 unit ini merupakan miliknya.
ia sengaja menjebak syerli menggunakan fitri.selama ini syerli tak pernah merasa curiga akan suasana perumahan yang sepi,ia selalu melihat beberapa orang lalu lalang yang ia kira pembantu dan penjaga di rumah-rumah mewah itu.
sesampainya disana syerli masih belum sadar,tubuhnya yang lemas di bawa menuju sebuah rumah mewah sebrang rumah syerli.
tubuh itu dibawa menuju kebagian ruang bawah tanah,bernuansa remang-remang sama seperti kamarnya.
dinding dengan cat biru laut dan tanpa dekorasi mencolok hanya ada sofa panjang,nakas dan ada tempat tidur ukuran kecil muat untuk satu orang saja yang ada disana.
pria itupun menidurkan tubuh lemah syerli di kasur dan mengikatnya,lalu ia duduk sambil menyalakan sepuntung roko yang ia ambil dari nakas dan menyesapnya perlahan.
merasa bosan menunggu syerli sadar pria itupun berjalan keluar ruangan menuju dapur mengambil segelas air lalu meminumnya hingga tandas.iapun kembali dengan membawa segelas air putih jaga-jaga takutnya nanti syerli sadar dia akan kehausan setelah pergulatan panas tadi.
sekembalinya dari dapur pria itu tersenyum mendapati syerli sudah bangun.
"kamu sudah bangun sayang?!pasti haus kan,,,ini minum!!" menyodorkan gelas kearah syerli yang terlihat terkejut.
"Riki,,,?!!!" syerli nampak terkejut melihat sosok.pria yang kini ada dihadapannya
ya riki,dia adalah pria yang pernah menyatakan cinta pada syerli di halaman kampus didepan banyak mahasiswa namun ditolak mentah-mentah karena syerli waktu itu sedang berpacaran dengan pria lain.
"kamu masih ingat aku sayang,,,,?!" ucap riki dengan senyuman,syerli terdiam dengan tatapan bercampur amarah.
pov syerli:
mata syerli mengerjap perlahan berusaha mengumpulkan kesadaran nya.
aku begitu lelah,rasanya tubuh ini remuk redam seperti habis aktivitas berat saja,mataku juga terasa berat sedikit sulit rasanya membuka mata namun berusaha kupaksakan.
"a,,,w" gumamku pelan merasakan perih dan sakit dibagian bawah.
aku kenapa,kenapa tangan ini di ikat,dimana ini?..
pikiranku terus berputar mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi.
mati lampu,bayangan melintas,suara pintu terbuka,tangan di cekal seseorang dan semuanya gelap.sebenarnya apa yang telah terjadi,kenapa aku bisa ada disini.dan,,,,
mata syerli membulat sempurna ketika pikiran buruk itu muncul,(gak,,,,gak mungkin,,,) syerli menggelengkan kepala berusaha menepis pikiran buruk itu lalu menangis.siapa yang tega melakukan ini padaku,,,apa salahku mungkin itu yang saat ini tengah menggelayuti otak syerli.berbagai macam pertanyaan bermunculan dikepala nya hingga sebuah suara tiba-tiba mengejutkanya dan menghentikan tangisnya.
"kamu sudah bangun sayang?!,,,pasti haus kan,,,,,?!ini minum,,,," mataku membulat sempurna ketika menoleh mendapati sosok pria yang ku kenal walau hanya sekedar tau namanya saja.
pov end.
Riki mendekat perlahan kearah syerli dengan tersenyum manis tapi lebih terlihat menyeramkan bagi syerli.
"mau aku bantu,,,?!" riki menyodorkan segelas air putih kehadapan syerli.
"sebenarnya apa yang udah lo lakuin ke gue rik,,,?! tolong lepasin gue,,,!!" linangan air mata yang kembali lolos dari netranya syerli berusaha melepaskan diri dengan menarik tangan nya berharap terlepas dari tali yang mengikat pergelangan tangannya,namun sia-sia.kini pergelangan tangan syerli yang putih mulus sudah memerah.
senyuman masih terpatri diwajah riki yang kemudian berubah menyeramkan memegang dagu syerli dengan cepat lalu memaksa syerli untuk minum "cepat minum,,,".
pakaian kering yang melekat ditubuh syerli sudah basah dibagian dada,kain tipis sedikit menerawang itu menampakan jelas bagian dada nya yang tanpa mengenakan bra.
" prrruah,,," syerli menyemburkan air dari mulutnya kewajah riki.riki nampak tertawa ringan sembari mengusap wajahnya yang basah,mengelus pipi syerli,mendekatkan bibirnya ketelinga lalu berbisik.
"hhhh,,,,kamu masih sama seperti dulu syerli,,,sombong,,,!!!.syerli pun berusaha menghindari riki dengan memalingkan wajahnya yang tertutupi sedikit rambutnya yang berantakan.
riki beranjak bangkit "tidurlah malam ini,,,kamu pasti lelah,,,percintaan kita tadi pasti cukup menguras tenagamu,,,,padahal aku yang bermain tapi kamu yang terlihat begitu kelelahan,,," riki menyunggingkan senyum kearah syerli yang terlihat sangat marah.
"lepasin gue brengs*k,,," syerli terus meronta berusaha melepaskan diri,riki hanya berlalu pergi tanpa memperdulikan teriakan dan makian syerli.
setelah lelah berteriak dan meronta-ronta syerli tertunduk menangis meratapi diri.
mahkota yang selalu ia jaga kini telah terenggut begitu saja,kini ia sudah tak suci lagi bahkan merasa tak pantas hidup.entah akan seperti apa dunia menatapnya nanti.
amat menyesakan rasanya mengalami kejadian yang begitu tiba-tiba,membuat syerli begitu syok dan merasa terguncang.dengan bahu yang naik turun syerli terus menangis sesenggukan selama beberapa jam hingga lelah yang amat sangat mendera membuat matanya terpejam ditengah derita luka yang ia alami saat ini.
____________
berbeda dengan suasana hati syerli yang kini bagai dihiasi langit hitam dengan awan bergulung-gulung juga sambaran petir,benar-benar terasa menyayat hati.
wajah riki nampak seperti biasanya,datar tanpa ekspresi berlebih.ia bangun lalu menenteng handuk menuju kamar mandi hendak membersihkan diri.
beberapa lama kemudian riki keluar dengan keadaan rambut basah sehabis keramas,handuk warna krem masih setia melilit bagian pinggang ke lutut.ia hendak memilah pakaian dilemari namun urung ia lakukan dan malah melangkah keluar dari kamarnya.
sebenarnya riki adalah pria yang cukup tampan dan mempesona,tubuh atletis dan proporsional membuat begitu banyak wanita yang ingin sekedar mengarungi malam singkat bersamanya.namun manusia berhati dingin itu seolah tak tersentuh entah apa yang telah membuatnya menjadi seperti ini.
______
dengan langkah santai riki berjalan menuju ruangan dimana syerli berada,nampak wanita dengan rambut kusut itu menunduk,sepertinya syerli masih tidur.
riki tersenyum smirk kearah syerli,mendekat perlahan dan spontan menjambak rambut belakang syerli menampakan wajah terkejut yang ketakutan.
"sssssuttt" mendekatkan satu jari kebibir syerli sambil menyeringai.
di endusnya leher jenjang itu,dengan nafas memburu syerli berusaha menghindar walau sia-sia.riki mulai meraba kancing baju syerli dan melepasnya satu persatu.
"riki jangan,,,hiks,,,hiks,,,jangan,,,gue mohon,,," syerli menangis meronta memohon pada riki berharap laki-laki itu mau menghentikan aksi bejatnya.
riki seolah tak peduli,dia malah semakin bersemangat melihat syerli begitu menderita memohon padanya.riki mulai beralih ke bagian bawah syerli menarik paksa kain yang menutupi pinggang hingga tumitnya menampakan inti syerli dan paha mulus itu.
riki melumat paksa bibir syerli,memegang kepalanya kuat menekan kedepan.syerli mengatupkan bibir nya rapat berusaha menolak disertai deraian air mata.riki mencubit paha syerli kuat dan syerli membuka mulut hendak menjerit namun berubah menjadi geraman karena riki dengan cepat melumat paksa bibir syerli dan memas***n li**h nya mengabsen rongga mulut syerli denga buas membuat syerli kesulitan bernafas.riki pun melepaskan pertautan bibirnya dan beralih ke gunung kembar milik syerli memainkan gundukan kemerah-merahan sisa semalam,meremasnya pelan lalu menyesapnya paksa.
syerli tak mampu berbuat banyak,air mata tak hentinya mengalir di iringi des***n2 yang syerli tahan sekuat tenaga.
riki masih asyik memainkan gundukan itu dengan satu tangan yang sudah bermain-main mengusap dan me******* jari nya.
"hhhmpthh,,,," riki menyeringai melihat syerli berusaha menahan ********* disertai derai air mata.
"lagi,,,,mengeranglah,,,buat aku senang sebelum menemui malaikat mautmu nanti,,,hahaha,,,," tawa riki menggema "baj""""****,,,," pekik syerli sekuat tenaga plak,,,plak,,,, "aaah" tamparan keras bertubi-tubi melayang kewajah syerli dengan gigitan keras di pundak membuat syerli menjerit kesakitan,pundaknya berdarah membuat riki kembali tertawa puas lalu melanjutkan aksinya.
setelah puas menuntaskan b****i nya hingga 2 kali membuat syerli terkulai lemas dengan pakaian tipis yang sobek.menangis dalam diam menjerit memaki riki yang telah berlalu pergi meninggalkan syerli dengan keadaan mengenaskan.
bahu,tangan dan kaki berdarah,ujung bibir sobek dan pipi merah bekas tamparan tadi.
______
pagi berlalu,siang berganti.sore ini riki mengendarai mobilnya menuju rumah sakit tempat syerli bekerja.
ia tersenyum tatkala melihat seorang wanita melambai kan tangan kearahnya menghampiri dan masuk kemobil mengikuti kemana sang pengemudi membawa gadis itu hingga tiba disebuah rumah megah.
kakinya melangkah anggun dengan tas yang ia tenteng juga kacamata yang bertengger manis di hidung melepasnya dengan gaya elegan dan angkuh.
"dimana dia,?!,,,aku sudah tak sabar ingin bermain dengannya!!!,,," ucap si wanita dengan seringai seram membayangkan sesuatu.
"dia ada di bawah,,,,berilah dia hadiah yang sangat bagus,,," riki tersenyum kearah siwanita lalu melangkah ke ruang bawah tanah di ikuti wanita tersebut,membuka pintu dan mempersilahkan wanita itu masuk lebih dulu.
dengan langkah sengaja dipercepat wanita itu menuju kearah syerli "syerli,,,,ya tuhan,,,apa yang terjadi,,,," seru siwanita panik lalu mendekat memeluk syerli yang meraung tangis memanggilnya.
"fitri,,,hiks,,,hiks,,,tolong gue fit,,,tolo,,,ng hiks,,,hiks,,,"
"tenang syer,,,gue ada disini,,,sekarang,,,,jelasin kegue,,,kenapa keadaan lo kek gini,,,"seru fitri sembari mengelus punggung syerli memberi ketenangan.
prok,,,prok,,,prok,,, riki bertepuk tangan berjalan kearah syerli dengan senyum mengembang.membuat syerli melepas pelukan fitri dan melotot tajam kearah riki.
" bagus,,,bagus,,,acting lo keren jen,,,dua jempol buat lo,,,dan buat syerli,,,," riki mengacungkan dua jempol kearah fitri dan syerli lalu membalik jempol tersebut kebawah.
"jen,,,,?!"
syerli yang masih tak mengerti melirik kearah fitri meminta penjelasan.
fitri menutup mulutnya dengan tiga jari "oooops,,,ketauan,,," ucap fitri santai.
"apa maksud semua ini,,,dan jen,,,lo,,,lo fitri kan,,,siapa itu jen,,,?!?! tunggu,,,,lo sama riki sekongkol ngejebak gue,,,,?!!!"
syerli bertanya ditengah kekalutan,dugaan demi dugaan terus muncul dikepalanya yan mulai berdenyut karena terlalu memaksakan diri.
fitri alias jeni beranjak mendekati riki dan tersenyum lalu berdiri disamping riki menertawakan syerli yang tengah kebingungan.
"hahahaha,,,,salam kenal syerli winata,,,,gue jeni,,,tunangan afandi,,,sebelum lo rebut dia dari gue,,,," ucap fitri alias jeni dengan berapi-api
"afandi?!,,," syerli seperti mengenal nama itu "afan,,," mata syerli membulat kala ia mengingat sosok afan,pria yang pernah mengisi hati nya waktu masa kuliah dulu hingga kemudian menghilang tanpa kabar membuat nya prustasi hingga mengurung diri berminggu-minggu membuat kedua orang tuanya bingung harus bagaimana.dan sekarang fitri yang selama ini bersahabat dengannya ternyata adalah jeni tunangan afan.syerli terkejut mendengar hal ini dan syerli sama sekali tidak tau jika waktu itu afan punya tunangan karena afan mengaku single dan cukup lama kenal hingga mereka memutuskan untuk berpacaran.
sungguh kenyataan yang begitu pahit,pria yang telah membuatnya terpuruk dahulu ternyata sudah berhianat sejak awal dan kini sahabat yang sangat dekat dengannya tak lain adalah penipu ulung yang telah bersembunyi dibalik topeng persahabatan.
syerli tak kuasa menahan tangis,air matanya meluncur mulus yang disaksikan dua pasang mata yang tersenyum bahagia melihat penderitaan syerli.
ternyata selama ini dia telah ditipu mentah-mentah oleh fitri bukan,tapi jeni.kenangan demi kenangan indah persahabatan nya dengan fitri terus berputar acak di ingatan syerli.
hingga kesadaranya mulai hilang dan gelap,syerli pingsan karena terlalu syok jiwanya tak kuasa menerima kenyataan.
"hemmh,,,,baru segitu sudah pingsan,,," ucap jeni bersidekap lalu berbalik diikuti riki yang tertawa puas didalam hati lalu melangkah pergi meninggalkan syerli begitu saja.
pukul 9 malam syerli terbangun dalam keadaan basah,ya basah.syerli dibangunkan paksa oleh riki dengan disiram segayung air yang dia ambil dari kran dapur lalu tertawa puas bersama jeni.
"hahaha,,,,hahaha,,," tawa sepasang pria dan wanita itu menggelegar diruangan tersebut.syerli hanya terdiam dengan sorot mata tajam menatap kearah jeni dan riki.
"siap mendengar cerita selanjutnya sayang,,,,?!" ucap riki menyeringai "tentu kau ingin tau bukan apa hubungan kami berdua,,,hah?!,,,," riki mendekat mencengkram kuat dagu syerli yang meggemelutukan gigi karena kedinginan.ia pingsan dengan keadaan tel*****g disiram air pula.
cuh,,,,
ludah mendarat sempurna diwajah riki yang sontak menutup mata,mengelap nya perlahan lalu menatap tajam syerli menc***k leher syerli kuat hingga wajah syerli memerah hampir kehabisan nafas.
"jangan terburu-buru kakak,,,bukankah kita ingin dia mati secara perlahan,,,,menikmati setiap jeritan dari mulut ayu nya membuat dia putus asa dan menyerahkan nyawanya sendiri untuk kita b***h,,,,?!" ucap jeni santai membuat riki melepaskan cek*****a.
"uhuk,,,uhuk,,,hah,,,hah,,," syerli menghirup udara sebanyak mungkin,dengan nafas tersengal syerli berucap dengan garang "kakak,,,?! jadi kalian,,,?!!" syerli menatap tajam kearah jeni dan riki yang ditatap hanya tersenyum menyeringai dan mengangguk tanda mengiyakan.
"kenapa tak kalian bunuh saja aku,,,sekarang ataupun nanti sama saja bagiku,,,hiks,,,hiksss" ucap syerli putus asa dengan tangisan tanpa airmata.airmata yang terus mengalir menganak sungai dinetranya seakan habis mengering karena terus menerus ditumpahkan.
"tidak semudah itu syerli,,,,kami ingin kau merasakan tiap kesakitanku dan adiku selama ini,,,kau yang telah menolak cintaku mentah-mentah dihadapan semua orang dan dengan angkuhnya berjalan dengan tunangan adiku,mengelu-elukan sosok afan yang kau anggap pangeran,,,nyatanya tak lebih dari seorang penipu,,,," riki berseru berapi-api mengutarakan isi hati nya dan jeni yang telah terpendam selama ini,kini seakan tumpah dan membuat syerli harus membayar mahal atas kesakitan mereka.
hiks,,,hiks,,,hiks,,,, syerli menangis tanpa air mata mendengar penuturan riki "kenapa aku?!!,,,aku tidak tau apa-apa tentang jeni dan afan aku hanya korban,,,dan untuk mu riki,,,aku minta maaf karena pernah menolak mu,,,aku minta maaf,,," ucap syerli menyesali apa yang telah terjadi,jika waktu dapat diputar kembali syerli ingin memperbaiki masa lalu dengan menolak afan dan memilih riki walau tak memiliki perasaan apapun,mungkin jika seperti itu semua ini tidak akan terjadi.
namun semua itu hanya masalalu,semenyesal apapun syerli tidak akan membuat riki dan jeni memaafkannya begitu saja karena rasa sakit mereka telah mendarah daging dan tak mungkin bisa dihilangkan.bagi mereka,membuat syerli merasakan kesakitan mereka adalah harga yang pantas untuk syerli bayar.bejat memang,tapi begitulah jika kita menyimpan amarah yang terus dipupuk sekian lama mengubahnya menjadi dendam membuat seseorang itu melakukan segala macam cara demi untuk membuat dendamnya terbalaskan.
padahal pada kenyataannya,dendam itu tidak akan hilang meski telah terbalaskan,malah hanya akan memunculkan dendam baru yang terus beranak pinak menggerogoti jiwa manusia itu sendiri.
jangan gitu ya readers 😁
_________
"bahkan setiap siksaan yang kau alami saat ini tak cukup untuk membayar rasa sakit yang telah kau berikan pada kami selama ini,,," jeni tersenyum sinis dengan satu tangan memegang dagu syerli kuat lalu melepasnya kasar.
______________
jeni dan riki sarapan berdua di sebuah meja makan,denting sendok dan garpu saling beradu memecah keheningan yang sejak tadi tercipta.
setelah selesai dengan sarapanya riki berucap sembari menyiapkan sepiring makanan dan segelas air putih untuk syerli "jen,,,gue minta satu stel pakaian lo dan bawa kebawah,,,gue mau ngasih tu anak makan,,,"
"kenapa,,,,apa kakak kasihan ama tuh j***ng?!!!,,," sinis jeni tak suka.
"bukan gitu,,,gue cuma jijik aja liat dia tel**j***g,,,makin keliatan j***ng nya,,,gue ngasih dia makan cuma biar dia tetep hidup sementara ini,,,bukankah lo juga belum puas menyiksanya,?!!!"
jeni nampak berfikir,benar apa yang dikatakan kakaknya jika syerli dibiiarkan mati lebih cepat tentu tidak akan seru.jeni pun mengangguk lalu beranjak kekamarnya mengambil satu stel pakaian lalu memberikanya pada riki.
_______
"syerli saya,,,,,ng,,,," nampak riki tersenyum manis kearah syerli yang terlihat pucat dengan bibir yang mulai kering,mungkin karena sudah dua hari dua malam syerli tidak mendapat asupan apapun,kini tubhnya begitu kumal.rambut berantakan,tubuh menggigil tanpa sehelai benangpun sungguh memprihatinkan.
riki menyimpan nampan berisi makanan di nakas samping tempat tidur dan satu stel pakaian lalu beralih melepas tali yang mengikat tangan dan kaki syerli.
"duduklah,,,aku akan menyuapimu makan,,," syerli beringsut berusaha turun,ia berusaha melarikan diri dengan sisa-sisa tenaga berlari kearah pintu.riki yang duduk diam tersenyum menyeringai mengangkat satu tangan yang memegang kunci kearah syerli yang nampak kesulitan membuka pintu.
syerli terkulai lemas melihat kearah riki,sia-sia saja.walaupun tali yang mengikatnya dilepas tetap saja tak dapat melarikan diri.mungkin lain kali,,,pikirnya.tapi kapan,bahkan mungkin dia hanya akan bisa keluar ketika nyawa dan raganya terpisah.
riki beranjak dari duduknya menghampiri syerli lalu menuntunnya ke sofa mendudukan syerli yang terlihat pasrah dan putus asa.riki mengambil nampan berisi makanan dan mulai menyuapi syerli.
suapan pertama di tolak,kedua dan ketiga masih setia berpaling.riki yang mulai geram menjambak rambut belakang syerli "makan,,,,!!!makan atau kub***h kedua orang tuamu,,," riki menggeram marah ditelinga syerli.
dengan sedikit terisak syerli menerima suapan dari riki,mengunyahnya perlahan.riki tak hentinya mengelus kepala syerli yang nampak menunduk ketakutan.
selesai makan,riki menuntun tubuh syerli kesebuah kamar mandi di sisi kamar itu.
menyiraminya dengan telaten menggunakan shower,sesekali tangan nakal riki menyentuh bagian-bagian tertentu yang berusaha di tepis oleh syerli namun malah pukulan yang didapat.
setelah selesai membersihkan tubuh syerli,riki menyeret syerli dengan menarik rambutnya kasar,syerli menjerit-jerit minta dilepaskan namun tarikan itu malah semakin kuat dan membuat syerli semakin kesakitan seakan rambutnya akan terlepas semua dari kepala.
riki memegang tangan syerli untuk berdiri lalu mendorongnya kasar keranjang,"pakai ini,,,jangan buat aku jijik dengan memamerkan tubuh buruk mu itu,,!!" riki melempar pakaian kearah syerli yang masih meringkuk terisak di ranjang sempitnya.
_________
malam harinya riki kembali keruangan dimana syerli berada ditemani jeni yang bersidekap dada menatap syerli yang tengah terduduk di ranjang dengan posisi lutut ditekuk dan kepala yang yang tertunduk dengan tangan sebagai penopang nya.meski menyadari kehadiran riki dan jeni syerli memilih tak peduli dan asik dengan lamunannya.
"hey,,,ja****g,,,,sedang merencanakan upaya melarikan diri ya,,,?!" ucap sinis jeni yang hanya di lirik sekilas oleh syerli,jeni yang geram menjambak rambut syerli membuatnya mendongak meringis lalu menatap tajam jeni penuh amarah.
"sudah berani ya,,,,!!" ucap jeni geram menahan amarah lalu melepasnya kasar.
"syerli,,,apa kau rindu mama dan papamu,,,?!!!" ucap riki,syerli yang mendengar nama orang tuanya disebut langsung beralih menatap riki takut.riki melempar amplop coklat kearah syerli,dia meraihnya dan membuka nya.
melihat tiap poto itu satu persatu,pasti kedua orang tua syerli khawatir.bahkan disaat seperti ini syerli masih memikirkan mama dan papa nya.
"bersikap baiklah jika kau tak ingin kedua orangtuamu terluka,,,!" ucap riki mengancam dengan seringai penuh membuat syerli menangkupkan kedua tangannya memohon dan terisak "kumohon,,,jangan sakiti mereka,,,mereka tidak salah,,,siksa saja aku sepuas kalian asal jangan kalian sentuh kedua orang tuaku,,,"
"tenang saja,,,mereka masih baik-baik saja selama kau menjadi penurut,,," kini giliran jeni yang berucap.
jeni berlalu melenggang pergi meninggalkan riki dan syerli berdua.riki mendekat dan menangkap dagu syerli dia masih terisak lalu mendongak kearah riki.
di l***tnya paksa bibir itu,syerli berusaha menolak memukul-mukul pundak kekar riki.riki yang memang tubuhnya lebih besar dari syerli tentu tenaganya lebih besar pula dengan cepat mncekal tangan itu kuat hingga syerli meringis kesakitan.
"layani aku dengan baik,,,bukankah kita sudah melakukanya beberapa kali,,,kenapa kau masih saja menolak hemh?!!" mengelus pipi syerli
cuih,,,
"lebih baik aku mati daripada harus melayani pria bejat seperti mu,,," ucap syerli berani dan plak,,,,plak,,,
"kurang ajar,,,rasakan ini,,," riki yang sedang dikuasai amarah dengan cepat melepas sabuknya lalu mem***kanya ketubuh syerli berkali-kali.
syerli berteriak kesakitan memohon belas kasihan riki tapi sepertinya laki-laki itu tak peduli dan malah semakin keras memec*t tubuh syerli menggunakan sabuknya.
"hahaha,,,hahaha,,,,memohonlah,,,aku suka mendengar jeritan mu,,," riki tertawa terbahak menyaksikan syerli yang pingsan dengan sekujur tubuh penuh luka bahkan pakaiannya terlihat basah oleh darah.syerli tak kuasa menahan sakit ditubuhnya hingga ia tak sadarkan diri dan ditinggalkan begitu saja oleh riki.
kekejaman terus berlanjut,syerli disiksa tanpa ampun dan tak diberi makan hanya diberi air saja itupun dari kamar mandi oleh riki dan jeni yang terpaksa syerli terima,tubuh itu kini semakin kurus sangat memprihatinkan,tubuh sintal nan mulus milik syerli berubah menyerupai mayat hidup penuh luka.dia terus mengalami penyiksaan tiada henti selama 15 hari ini.
riki dan jeni begitu menikmati setiap penderitaan yang mereka berikan pada syerli.
kring,,,kring,,,
riki menerima panggilan telpon dari orang suruhanya dan di loudspeaker agar syerli dapat mendengar nya.
*bos,,,,perusahaan ardi mulai coleps,,,orang suruhan bos berhasil menggelapkan dana perusahaan nya saat dia tengah kalut mencari keberadaan anaknya,,,orang-orang suruhan ardi perlahan mundur teratur dengan iming-iming yang diberikan sesuai perintah bos,,,sepertinya tidak lama lagi perusahaan ardi akan bangkrut,,," ucap sebuah suara di sebrang telpon,senyum riki mengembang menerima kabar baik baginya namun kabar buruk bagi syerli.
"bagus,,,,buat dia menjual seluruh aset nya pada perusahaan kita dengan harga murah,,,aku ingin mendengar berita mereka mati bunuh diri karena kehilangan putri tercinta dan bangkrutnya perusahaan miliknya,,," riki mematikan sambungan telpon lalu tertawa keras diiringi tawa dari jeni.
syerli yang mendengar percakapan telpon itu hanya bisa menitikan air mata tanpa mampu berkata apa-apa.tubuhnya yang remuk redam tak bertenaga,bahkan untuk bicara saja syerli sudah tak mampu menggerakan bibirnya semakin hari kesadaran nya semakin berkurang dan berkurang.
kesadaran syerli perlahan hilang tubuh riki dan jeni yang terlihat samar perlahan berganti gelap,denyut nadinya semakin lemah dan lemah hingga akhirnya sang malaikat maut menjemput,inilah akhir dari penderitaan seorang syerli yang harus menerima setiap perlakuan sadis jeni dan riki kini akhirnya berakhir.
menyisakan tubuh penuh luka tanpa nyawa teronggok dilantai dingin,ruangan bernuansa biru laut tanpa banyak dekorasi menjadi saksi bisu kekejaman riki dan jeni.
maaf ya gak dilanjut tapi aku akan beri gambaran selanjutnya mengenai kedua orang tua jeni dan afan sebenarnya sudah terbunuh oleh orang suruhan riki maka dari itu afan menghilang saat masih berstatus pacaran dengan syerli,disini tidak akan dijelaskan secara rinci silahkan berasumsi sendiri.untuk rian aku gak kasih dialog karena dia hanya figur pembantu yang dihadirkan namanya saja tanpa menghidupkan cerita untuknya.😁🙏
____________________
jeni dan riki memanggil dua orang suruhannya untuk menguburkan jasad syerli dihalaman belakang.
mereka tersenyum bahagia karena telah puas melampiaskan dan membalaskan dendam sakit hati mereka selama ini pada syerli dengan menyiksanya tiada henti hingga nafas terakhir.
______
Ardi dan istrinya dinda harus menerima kenyataan kehilangan putri tercintanya tanpa kabar dan jejak setitikpun,ditambah perusahaan yang berada diambang kehancuran memaksa ardi menjual seluruh aset miliknya demi untuk melunasi hutang pada para investor dan membayar gaji karyawan.
Ardi dan dinda pindah dari rumah mewahnya meninggalkan sejuta kenangan bersama sang putri ke rumah yang sangat kecil.
rumah yang terdiri dari 2 kamar,satu ruang tamu,dapur dan kamar mandi.mengontrak rumah menggunakan sisa uang yang tidak seberapa tapi cukup untuk biaya hidup selama sebulan.
disuatu sore,,,,
"papa kenapa melamun,,,sudahlah pah ikhlaskanlah semua yang terjadi dalam hidup kita,,,," mama dinda mengusap punggung suami nya dengan penuh kasih mencoba memberi ketenangan.
ardi tersenyum kearah sang istri menggenggam tangan yang mulai keriput itu mencoba menutupi kesedihannya.
"mah,,,papa kekamar dulu ya,,," dinda pun mengangguk menatap punggung suami yang sudah 24 tahun ini menemaninya.
akhir-akhir ini ardi lebih suka menyendiri di dalam kamar tak ingin diganggu siapapun,kejadian itu begitu menguras hati dan fikiranya masih membuatnya sulit untuk menerima keaadan ini.
____
dinda melangkah keluar hendak membeli bahan masakan,dia ingin memasak makan malam,berharap sang suami akan senang dan dapat sedikit melupakan kesedihannya.
didalam kamar ardi membuka pintu perlahan menatap kepergian istrinya.
iapun melangkah menuju dapur mencari-cari sesuatu.setelah menemukan benda tersebut ardi bergegas kembali kekamar.
rupanya dia mengambil tali dari dapur tapi untuk apa,,,
ardi mengambil kursi kecil lalu menaikinya memasukan tali tersebut ke kusen pintu kamar yang ada pentilasinya lalu mengikatnya menyisakan bulatan menjuntai cukup untuk memasukan kepala.
sekilas ia nampak ragu-ragu namun kala mengingat semua kejadian itu ardi kembali memegang tali dengan mantap memasukan kepala nya lalu menendang kursi yang menopang tubuhnya,menggelepar dengan leher menggantung dengan mulut menganga menjulurkan lidah dan mata yang mendelik keatas.
_______
setelah selesai membeli beberapa bahan masakan,dinda melangkah menuju rumahnya sambil tersenyum membayangkan masakan yang akan ia buat untuk menghibur sang suami.
cklek,,,,bruk,,,
"papa,,,,," mata dinda membulat dengan tangan menutup mulutnya yang menganga mendapati sang suami tengah menggantung tak bernyawa.
dia menangis dalam diam menatap sang suami,setelah berjam-jam menangis akhirnya dinda bangkit menuju dapur mengambil sebilah pisau.
pukul 12 malam dinda tengah terduduk di kursi ruang tamu menatap pisau dalam genggaman "mama akan menyusul papa,,,maafin mama syerli,,,hiks,,,hiks,,,mama gak kuat,,,,"
dinda terisak lalu mengangkat kedua tangan yang menggenggam pisau searah wajah nya dan cleb,,,,cleb,,,cleb,,,, dinda menusukan pisau itu keperutnya hingga tiga kali dengan sisa tenaga dang nyawa yang sudah diujung tanduk dinda mengangkat satu tangannya kearah ardi lalu tubuh itu terkulai tak berdaya dengan darah yang terus mengalir dari perutnya membasahi pakaian yang melekat dan kursi yang ia duduki.
malam yang sunyi senyap menjadi saksi bisu hilangnya dua nyawa ditengah keputus asaan.
mayat ardi dan dinda baru diketemukan setelah 2 hari.karena ada salah satu warga yang merasa curiga dengan keadaan rumah yang terkunci dan tidak mendapati ardi dan dinda keluar dua hari ini.akhirnya dia melapor pada rt setempat lalu mengetuk pintu tersebut tapi tidak ada jawaban malah bau amis menyengat yang tercium membuat beberapa orang itu curiga lalu mendobrak paksa pintu rumah yang ardi tempati.
betapa terkejut mereka mendapati ardi dan dinda dalam kondisi mengenaskan dan sudah tidak bernyawa.
-TAMAT-
ini cerpen/cerpan satu episode karya ku gaes...
maaf bila terlalu vulgar dan sadis...
ini murni hasil pemikiranku sendiri,sengaja menulis dimalam hari saat keadaan sepi senyap.berusaha menghidupkan setiap karakter dan suasana dalam cerita.
mohon maaf bila banyak typo bertebaran dan jika alurnya kurang pas atau tidak menarik saya sudah berusaha sebaik mungkin bahkan tidak selesai dalam 3 hari demi untuk menciptakan karya yang menguras adrenalin dan emosi pembaca,,,,
terimakasih...
jika suka karya ku silahkan like dan beri komentar yang membangun agar aku semakin giat menulis cerpen/cerpan satu episode berikutnya... 😉👋