Di suatu istana tinggallah seorang raja dan permaisuri yang mempunyai 12 orang anak laki-laki. Pada suatu hari, raja berkata kepada permaisuri, "jika anak kita yang ke-13 ialah anak perempuan maka 12 orang kakaknya mestilah dibunuh. jadi dia akan menjadi kaya raya dan kerajaan ini hanya akan menjadi miliknya seorang saja."
Permaisuri berasa sangat sedih dengan nasib yang akan menimpa 12 orang anak laki-lakinya.
akhirnya dia meminta 12 orang anak laki-lakinya melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa mereka. Lalu mereka melarikan diri ke dalam hutan.
Ketika berada di tengah-tengah hutan yang tebal dan gelap, mereka masuk kedalam sebuah rumah yang kosong.
"Kita akan tinggal di sini. Jaka, disebabkan kamu anak yang paling bungsu dan paling lemah, kamu perlu tinggal di rumah dan menjaga rumah ini. Kami semua akan keluar mencari makanan." kata mereka. Mereka tinggal di rumah itu selama 10 tahun.
Pada masa yang, sama adik perempuan mereka membesar di istana. Dia merupakan seorang putri yang baik hati dan mempunyai bintang emas ditengah-tengah dahinya.
Pada suatu hari, Putri itu melihat 12 baju yang ada di gudang. Dia bertanya kepada ibunya, "Baju siapakah itu? sudah tentu baju itu bukan punya Ayah, karena baju itu terlalu kecil."
permaisuri pun berkata dengan sedih, "Anakku, baju itu kepunyaan 12 kakak kamu."
"dimana mereka berada?" tanya Putri itu. "ibu tidak pernah tahu tentang mereka." jawab permaisuri.
Permaisuri menceritakan semua yang berlaku kepada Putri itu. Putri itu berkata kepada ibunya, "Jangan menangis ibu, saya akan mencari kakak kakakku."
Putri itu masuk ke dalam hutan yang tebal itu. Dia berjalan sepanjang hari. Menjelang petang, Dia tiba di sebuah rumah kecil. Dia masuk ke dalam rumah itu dan melihat seorang pemuda. Pemuda itu melihat kearah putri yang cantik dan memakai pakaian indah serta mempunyai bintang emas di dahinya. Dia pertanyaan dari manakah badai itu datang dan kemana dia ingin pergi.
"Saya seorang putri dan saya mencari 12 orang kakak saya." jawab Putri itu
Jaka yakin, Putri itu ialah adiknya. Dia berkata, "saya kakak kamu. Namaku Jaka."
Mereka menangis kegembiraan.
Ketika kakak-kakak mereka pulang ke rumah, dia berkata, "adik perempuan kita ada di sini." Putri itu melangkah ke hadapan mereka.
Dia kelihatan sungguh cantik. Mereka semua menyukai Putri itu.
Mereka meminta Putri itu tinggal di rumah bersama Jaka, dan membantunya, saat kakak-kakak pergi untuk berburu. Jaka dan adiknya menyediakan makanan untuk mereka.
Putri itu juga membersihkan rumah, membersihkan kamar tidur serta membantu melakukan pekerjaan lain. Mereka semua hidup dengan gembira.
Terdapat sebuah taman kecil di sekitar kawasan rumah itu. Terdapat 12 kuntum bunga berwarna putih di taman tersebut. Pada suatu hari, Putri itu memetik 12 kuntum bunga tersebut dan ingin memberikan kepada 12 orang kakaknya. Setelah dia memetik bunga itu, kakak-kakaknya bertukar menjadi 12 ekor burung gagak. Mereka terbang ke hutan. Rumah dan taman itu juga turut hilang. Putri itu tinggal sendirian. Dia memandang sekeliling dan melihat seorang perempuan tua sedang berdiri dan menghampiri dia. "Anakku, apakah yang telah kamu lakukan? mengapa kamu memetik bunga ini? mereka adalah 12 orang kakakmu. Sekarang mereka sudah bertukar menjadi 12 ekor burung gagak."
Putri situ bertanya sambil menangis, "Apakah cara untuk membebaskan mereka?"
"ada satu cara saja, kamu tidak boleh bercakap dan tertawa selama 7 tahun. Jika kamu mengeluarkan sepatah kata, 12 orang Kakak kamu akan mati." kata perempuan tua itu.
Putri itu berpikir, "jika saya mendiamkan diri, saya pasti dapat membebaskan kakak-kakak saya". Jadi, dia memanjat pohon yang tinggi dan duduk di atasnya sepanjang hari tanpa terawa ataupun berbicara.
Pada suatu hari, seorang anak raja sedang berburu di dalam hutan. Dia melihat ke arah pohon dan melihat seorang putri yang cantik dengan bintang emas di dahinya.
Dia terpukau dengan kecantikan Putri itu dan menikahinya. Putri itu tidak memberikan jawaban kecuali mengangguk saja. Kemudian anak raja itu memanjat pohon dan membawanya turun lalu didudukan di atas kuda dan membawanya pulang ke istana.
Pernikahan itu disambut dengan meriah. Tetapi Putri itu tidak tertawa atau berbicara walaupun sepatah kata.
Mereka hidup dengan gembira selama bertahun-tahun. Walaupun, ibu raja tersebut merupakan seorang perempuan yang jahat. Dia memburuk-burukkan nama putri itu sehingga raja termakan akan kata-katanya lalu menjatuhkan hukuman mati terhadap Putri itu.
Api dinyalakan disekeliling halaman istana. Putri akan dibakar dan anak raja hanya mampu melihatnya dari jendela sambil menangis. Ketika api hampir menyambar Putri itu, tempo 7 tahun hampir tamat. Tiba-tiba, terdengar 1 bunyi di udara. Terlihat 12 ekor burung gagak sedang terbang di udara. Mereka terbang semakin rendah dan menjejakkan kaki ke tanah, mereka menjelma menjadi 12 orang putra.
Mereka memadamkan api itu lalu membebaskan adik mereka. Sekarang, Putri itu sudah boleh berbicara. Dia memberitahu raja mengapa dia tidak berbicara dan tertawa.
Raja merasa sangat gembira, akhirnya mereka hidup aman damai sampai ke akhir hayat.