Di sebuah kampung yang tinggalnya dekat pinggiran sungai Musi dan warga kampung yang tak jauh dari pinggiran sungai Musi.
sudah pada tau pantangan apa saja yang tidak boleh dilakukan agar terhindar dari Antu banyu
yuk ikutin ceritanya
..........
" ma....papa pergi ke kelurahan dulu ya " ucap papa Bagas
ia adalah seorang penghulu yg terkenal di daerahnya
" iya pa...hati - hati " jawab Mama Bagas
" Mama....Bagas sama indah berangkat sekolah ya" ucap anak-anaknya
pagi hari di rumah pak penghulu anak- anak dan pak penghulunya sibuk dengan urusan masing-masing
Bagas berangkat sekolah menggunakan sepeda .
di sekolah Bagas menyapa teman-temannya
" hai teman-teman. kita cari makanan dulu yuk,sebelum bel masuk nih " ujar Bagas pada Ari ,Angga,Budi dan Wandi
" ayo " jawab Budi dan Angga
" aku juga ayo " jawab Ari dan Wandi
mereka berlima pun mencari makanan di depan sekolah nya.
memang di tempat itu kalau mau cari makanan di jual di sepanjang jalan arah sekolahan mereka.
sambil berjalan mereka bercerita,
" teman - teman pulang sekolah kita main di pabrik kayu,mau ga' ! " ajak Budi
" ayo " jawab Angga
" tapi kita main apa nih ? " tanya Ari dan Wandi
" ya biasalah kita main sepak bola aja" ujar Bagas
" ok deal ya pulang sekolah kita main sepak bola di pabrik kayu " ucap Budi
" oke deal" jawab Ari ,Wandi Bagas dan Angga serempak
" tapi kalian jemput aku ya sekalian ijin sama mama " ucap Bagas
" iya tenang aja " jawab Angga
setelah mencari makanan mereka berlima masuk kelas untuk belajar.
pulang sekolah
habis makan siang ,Bagas duduk - duduk di depan tv menunggu teman- temannya.
di luar terdengar suara teman Bagas memanggil.
" Bagas....jadi main ga' " teriak teman-temannya
" iya tunggu sebentar ya , aku ijin dulu sama mama" ucap Bagas
" ma....mama dimana ? " teriak Bagas keras memanggil mamanya
" Mama di belakang bagas ada apa ? " jawab Mama Bagas
" ma ....Bagas ijin main ya " ijin Bagas
" sama siapa ? " tanya mama Bagas
" Sama Ari,Angga , Budi dan Wandi ma " ujar Bagas
" ya sudah pulang jangan ke sore an " ucap sang mama
" iya ma..." ujar Bagas lagi
di depan Bagas menemui teman temannya
" ayo teman-teman " ajak Bagas pada teman-teman nya
skip
sampailah mereka di pabrik kayu
" ada yang bawa bola nya ga' nih " tanya Ari
" ya...lupa bawa aku ari " jawab Bagas
" gimana sih kamu Bagas kok bisa lupa " kata Budi
" ya udah deh karena ga' ada bola ,kita berenang aja yuk " ajak Bagas
" jangan Bagas ...., nenek ku sudah pernah bilang ga' boleh berenang siang hari apa lagi pas panas terik teriknya gini " ucap Angga mengingatkan
" Angga ....Angga ....omongan nenek mu aja kamu dengerin .itu mitos tahu ga' ,jangan di percaya. justru panas- panas begini enaknya berenang" bantah Bagas
" sudah biarin aja kalau Angga ga' mau kita - kita aja" jawab Ari
" ayo ,.Angga bener nih kamu ga' mau,ah ga asik Lo" ujar Budi
" hm..." jawab Angga mengangguk
" ayo teman-teman " ajak Wandi
" maaf ya teman - teman aku main disini aja" sesal Angga
Bagas dan teman temannya pun ke pinggir sungai
yang pertama melompat
Bagas.....di susul
Ari....
Wandi....terakhir
Budi.....
Ari, wandi dan Budi telah naik ke permukaan tapi Bagas tidak, namun teman temannya belum menyadari
" ah segar nya " Ari bersuara
" iya benar " di susul Wandi dan Budi
setelah lama berenang
" ayo teman-teman pulang aku sudah dingin nih " ucap Budi
" aduh licin hampir aja jatuh "cemas Wandi karena hampir terpeleset
" ada apa wandi ? " tanya Ari
" ini Ari di sini licin banget hati - hati Lo,jangan naik lewat sini nanti kepeleset " Wandi mengingatkan teman temannya
" iya makasih ya udah di ingetin " jawab Ari dan Budi serempak
Ari, Wandi dan Budi datang menemui Angga yang sedang duduk menunggu
" ayo Angga kita pulang " ajak Budi
" tunggu -tunggu " Angga heran karena temannya kurang satu
" Bagas mana? bukannya tadi dia berenang sama kalian" akhirnya Wandi ingat siapa temannya yang ga' ada
" iya ya , bukannya dari lompatan pertama dia ga naik lagi " ujar Ari
" aku juga lihat Bagas yang lompat duluan " tambah Wandi
" teman -teman aku juga lihat Bagas melompat di tempat Wandi terpeleset tadi " ujar Budi
" Budi biarpun Bagas terpeleset tapi Bagas bisa berenang Lo " ucap Wandi
" teman-teman tahu ga' nenek aku kenapa larang aku berenang siang hari ? " tanya Angga
" ga' tahu " Jawab Wandi
" aku juga ga' tahu " tambah Ari dan Budi
" nenek ku bilang jangan berenang siang hari nanti di tarik sama hantu Banyu " jelas Angga
" Angga ...Lo jangan nakuti kita dong " cemas Ari
berarti angga di tarik sama hantu Banyu dong " ucap Ari lagi
" payah Angga kenapa ga' bilang dari tadi sih, kalau berenang siang hari nanti di tarik sama hantu Banyu" ujar Budi
" teman -teman tahu ga' kalau tahun ini sungai Musi belum ada korban nya " ucap Wandi
" Giman dong kita mesti bilang apa sama mamanya ? " ujar Wandi dengan cemas dan takut
" kita bilang sama -Sama aja gimana ? " ajak Angga
" oke " jawab Ari,Budi dan Wandi serempak
akhirnya Ari,Angga,Wandi dan Budi pulang dengan perasaan cemas dan takut
sampailah mereka be empat di depan rumah Bagas
" Tante...." teriak mereka
" Angga...sudah pulang ya ....Lo bagas nya mana ! bukanya tadi pergi main sama kalian ! " tanya mama Bagas
" mm....itu Tante ...bagas nya....mm.... Angga bingung gimana cara bilang nya ?" ucap Angga
" kamu aja yang bilang Ari " ucap Angga
" kamu aja Angga Aku ga' berani " ujar Ari
" ada apa ini Bagas nya mana? kenapa kalian saling lempar begini ? " tanya sang mama heran dan juga cemas
" Angga ...mana Bagas kasih tahu Tante ? " paksa mama Bagas
" i....itu Tante....Bagas tenggelam " jawab Angga akhirnya
" bagaimana mungkin kalian jangan bercanda ? Bagas bisa berenang kan ! " tanya mama Bagas tak percaya
" benar Tante " jawab Ari
" hiks...hiks...hiks.... Bagas...." teriak mama Bagas sambil menangis
skip
dua hari kemudian
" tolong....tolong....ada mayat..." teriak salah satu warga yang sedang mencuci
memang untuk yang tinggal sekitaran atau dekat sungai Musi biasanya mereka mencuci pakaian dan mandi dilakukan di sungai
" ada apa....ada apa " teriak warga ramai ramai mulai berkumpul
" ayo kita angkat dan lihat siapa dia " ucap salah satu warga
setelah di angkat barulah semua warga tau kalau itu adalah mayat Bagas anak pak penghulu di kampung ini.
" ini kan Bagas ,anak yang hilang tenggelam dua hari lalu.semua pada mencari ke hilir dan hulu sungai ternyata malah ketemu di tempat tenggelam nya " ujar warga lagi
" pak...pak.... lihat kepala bagian atasnya berlubang,ini berarti benar Bagas di tarik sama Antu banyu " kata salah satu warga
* singkat cerita jasat bagas pun di kebumikan dengan layak *
* dengan kejadian itu ,setiap orang tua selalu mengingatkan anak- anak mereka jangan mandi atau berenang siang hari di sungai musi *
* hantu Banyu juga sering menampakkan diri terutama di perahu -perahu yang tertambat di sungai Musi,jembatan kayu dan rumah rakit yang ada di pinggir sungai.ciri ciri jika tempat itu telah di datangi oleh Antu banyu adalah tempat itu berlendir*
*Antu banyu biasanya akan memangsa para
pendatang baru dan anak- anak atau remaja yang kurang mendapat pengawasan orang tuanya*
* di sungai Musi juga akan meminta tumbal setiap tahunnya*
terima kasih
love you ❤️