Hai perkenalkan nama ku Aira , aku sekolah di SMA kebangsaan, aku kelas 11 yah aku termasuk siswa yang pintar, hobiku membaca.
Dan ini adalah kisahku;)
pagi pagi aku berangkat ke sekolah sungguh hari ini sangat sepi, aku putuskan untuk pergi ke perpustakaan.karna di perpustakaan adalah tempat yang nyaman dan sunyi.
Dulu sempat ada gosip yang beredar jika di perpustakaan ada hantu perempuan menangis yang sangat seram, maka dari itu jarang ada yang berani masuk ke perpustakaan sendiri, tapi aku tidak percaya. untuk apa percaya berita seperti itu belum tentu benar. hey ini jaman sudah modern jadi jarang orang percaya hal mistis.
dan aku melihat seorang siswi perempuan yang sedang menunduk dengan rambut panjang acak acakan, sragam yang lusuh sedang menangis di bangku pojok perpus, aku ingat apakah itu hantu perempuan yang di bicarakan murid murid di sini?!, huh aku selalu berfikir positif. mungkin dia murid yang terkunci di sini.
"Hiks hiks hiks"
Kudekati dia tapi sepertinya dia tidak menyadari jika ada orang di dekatnya
"Hai kamu kenapa menangis di sini" tanya ku, heemm tapi dia hanya menangis tidak menjawab
"Hiks hiks hiks"
"Hai apa kau tidak bisa bicara, ayo katakan sesuatu" ucapku sinis, sungguh aku benci orang yang mengabaikan ku.
dia masih sama hanya menangis aku jadi penasaran kenapa dia menangis terus
"hei jangan takut, kenapa kau menangis" kataku lagi.
Tiba-tiba dia mengangkat kepalanya dan kyaaa wajahnya hancur ,darah dimana-mana , mata melotot hampir keluar dan banyak belatung di wajahnya,kalian bisa bayangkan..
aku sampai menangis ingin muntah ketika melihatnya sungguh menjijikan.
"Hihihihihihihihi" tawanya sungguh sangat seram
"Tuhan tolong aku" kataku sambil menangis aku perlahan-lahan mundur dan dia juga mendekat aku panik aku mundur sampai ke pintu perpustakaan,
setelah itu aku lari sampai-sampai siswa siswi yang melihatku seperti bertanya "dia kenapa"
aku terus berlari tidak mempedulikan mereka aku hanya ingin sampai ke kelas ku itu saja.
ternyata aku salah aku tidak mempercayai gosip itu aku hanya menganggap itu semua hanya angin lalu saja. tapi setelah aku tau yang sebenarnya aku tidak akan lagi menganggap semua itu HOAX. sekarang aku mengalaminya sendiri, dan mungkin aku tidak akan berani ke perpustakaan itu lagi.