Meilita adalah seorang gadis kecil yang cantik, pemberani, lucu dan serius disaat bersamaan, dia memiliki kekuatan secara supranatural, unik, dan cerdik serta kemampuan detektif yang hebat dia memiliki 5 orang sahabat diantaranya adalah Sisin, si perempuan kepang dua memiliki sifat Agak penakut, pemarah, tapi juga mandiri, lalu Lolon Lelaki botak yang pemberani,sabar,dan pelupa, Joyus si lelaki
dingin,pendiam,tampan,dan juga cerdik dan pura - pura tidak tau disaat bersamaan, dan yang terakhir adalah handis perempuan beriman, Lembut dan juga pintar dan bodoh disaat bersamaan, dan sosok yang terakhir adalah Seorang anjing lucu, dan memiliki sifat detektif seperti Tuannya yaitu Melita .
Suatu hari diwaktu yang cukup sulit dideskripsikan, terjadi hal ganjil di daerah permukiman dekat sekolah, namun hal tersebut bukanlah masalahnya, yang menjadi suatu masalah hari demi hari isu kejanggalan mulai terasa.Pagi hari ditemani hujan rintik yang cukup deras menemani hari Mailita atau yang lebih sering disapa Lita,berangkat ke sekolah dengan tanda tanya yang cukup besar dikepalanya atas kejadian kemarin menimpa ke-4 sahabatnya.
Anita guru disekolah Senior Hingh school terpelosok namun tetap terkenal akan segudang prestasinya sedang dirundung masalah,hingga Ke-4 sahabat karib
tersebut yang sama - sama memiliki sifat keras kepala tidak bisa berat tangan atas kasus pertama yang cukup merumitkan bagi mereka.
Namun suatu kesalahan kecil malah berujung besar saat salah satu guru ingin mencoba membujuk instansi pemerintah untuk menutup sekolah ini hingga...
Akhirnya semua dapat teratasi setelah terbukti bahwa ini hanyalah suatu akal busuk dari beberapa anggota pengurus dan guru sekolah dalam menjadikan dan mengadidayakan sekolah ini dalam bisnis gelap mereka.
"Waw.. selamat ya Lita, sisin, lolon, dan Joyos dalam memecahkan misteri kemarin, Kalian hebat tapi sayang ternyata itu hanyalah suatu manipulasi dan kerjasama dari para tim dalam mencari anggota inteligen Kita"Ucap Mr. Eron guru bidang Informatika standar Harvard pada mereka berempat "Sama -sama Pak, "ucap mereka sambil tertawa karena lagi-lagi ada misteri dibalik misteri.