Aku adalah Putri Cendana, Aku terlahir dari keluarga yang sederhana tidak kaya tidak juga miskin, orangtua ku pedagang yang berjuang sejak aku baru lahir. Aku memiliki 2 Kakak, Kakak perempuan dan laki laki dan 1 adik perempuan, aku merupakan anak ketiga.
Entahlah mungkin karena ayahku adalah seorang pedagang otak ku sejak kecil sudah tentang bisnis, bagaimana cara menghasilkan uang dan bagaimana untuk hemat. Tapi bukan berarti semua saudaraku begitu, tidak! Hanya aku seorang.
Di umurku yang masih 10 tahun aku sudah sangat pandai menabung di banding kakak kakakku, bahkan di umur 12 tahun aku sering berjualan di sekolahku.
Sampai adikku aku suruh untuk menjualkan barang dagangan ku, hingga sekarang aku masih berjualan. Umurku sekarang 21Tahun, aku sangat suka berbisnis, sampai sampai semua saudaraku mengikuti jejak ku karena sedikit iri dengan penghasilanku, yah walaupun usaha ku kecil kecilan. Tapi aku senang dengan ini orangtua ku juga senang, walaupun pertama mereka ragu dengan kemampuan ku, bagaimana tidak coba, aku berbisnis dengan ilmu yang aku lihat dari segi menghasilkan saja, bukan apalah itu, namun ketika aku berhasil orangtua baru bisa mengetahuinya. Yah dari sini aku menyadari, sebenarnya semua orang memiliki kelebihannya masing masing, jangan pernah orang tua atau siapa pun itu untuk menjatuhkan semangat mereka,. bagaimana dengan ku? Untung saja aku adalah seorang ketika tidak dipercaya oleh seseorang, kegigihan ku semakin bertambah, Makannya ketika kedua orangtua ku tidak percaya aku bukan menyerah, justru aku lebih kuat dan meyakinkan bahwa aku bisa. dan pada akhirnya dari kedua orangtua ku yang tidak mendukung sekarang malah mendukung bahkan hampir semua keluarga ku tau karena kedua orangtua ku sering bercerita tentangku.
Pasti banyak yang bertanya aku jualan apa saja sih, dari umur 12 tahun aku menjual permen dan Snack kecil hanya itu, mulai dari untung yang hanya 1rbu-5rbu yang penting bisa untuk jajan ku aku sangat senang, dan akhirnya aku berfikir untuk berjualan pulsa di kios orang tuaku, dan lama kemudian sampai aku kuliah sekarang aku berjualan online, dan hampir semua bisnis yang menghasilkan aku buat.
Ntahlah aku dari kecil sudah berfikiran untuk selalu membeli barang dengan uangku sendiri, dari sepeda bahkan membeli Hp.
Jatuh bangun bisnis ku tidak pernah aku katakan kepada kedua orangtuaku, aku takut mereka sedih. Aku hanya ingin mereka bahagia.
Walaupun aku sedang lelah karena jam kuliah atau tugas kuliah yang padat, tetap saja aku putuskan untuk tetap membantu mereka di kios, mereka sering bertanya gak capek dek? Tapi aku tetap mengatakan tidak! Karena aku tau mereka pasti lebih capek dariku, aku gak tega, aku masih muda harus bermalam malasan sedangkan mereka? mereka mencari nafkah buat aku kuliah, dan masa hanya karena aku kuliah aku tidak membantu mereka lagi, kejam sekali aku.
Aku kuliah hanya di kota ku, bukan aku tidak ingin kuliah jauh, tapi Allah yang menetapkan takdir bahwa aku harus tetap disini. Awalnya aku sangat sedih, sedih sekali, karena hampir semua teman temanku semua kuliah di luar, tapi aku sadar, aku harus menjaga mereka disini, karena Kakak perempuan ku masih kuliah di luar. Dan aku bahagia sangat bahagia.
Semua keinginanku tidak pernah ada yang mereka tolak atau tidak mereka capai. Hal itu membuat aku semakin hari semakin tidak tega untuk membuat mereka lelah ataupun sedih.
"Jangan Pernah Putus asa dengan apa yang kamu inginkan, jika kamu yakin itu yang terbaik dan kamu bisa mencapainya, kejar kejar dia hingga kau bisa di titik terbaikmu. Jangan biarkan ada seorang pun yang menghalangi langkah mu, Jatuh adalah hal yang bisa, luar biasa ketika kau jatuh dan kau bangkit dua langkah dari pecapaian mu lalu" Tetap semangat untuk perjuangan mu, jangan pernah
menyerah.