nazwa mendengar ada suara riuh dan ternyata ada festival yang di adakan sama pendudku kota di sana. nazwa mondar mandir depan suaminya, dari jendela dia bilang " wah rame ya, bagus banget,wah seru ya". dia balik ke kamar balik lagi ke jendela. saat itu suaminya lihat dan suaminya itu peka dan perhatian banget. suaminya langsung bertanya" nazwa ku sedang apa" suaminya bertanya dengan suara yang halus dan lembut. nazwa pun menjawab "ini ada festival kayak nya seruh banget" menjawab dengan antusiasnya. suami nya pun bertanya lagi" kamu mau nonton nazwa?" menjawab dengan suara yang halus dan lembut. nazwa pun malu malu untuk mengungkapkan nya sehingga pipi nya kemerahan Pinkan padahal saat itu dia gak pakek mekup apapun. karena nazwa malu malu suaminya pun langsung berdiri dan menggenggam tangan nazwa dengan lembut dan suaminya berkata" yok aku temenin"
keluar rumah nonton festival,berdirlah nazwa dan di sebelah nya suaminya. nazwa meletakkan dagunya ke pundak suaminya. nazwa ini cukup tinggi.kebayang kan kalo nazwa meletakan dafunya di pundak suaminya dan pipi ketemu pipi ⊙﹏⊙, sambil gandengan. suaminya senyum ke nazwa dan berkata" nazwa" sambil senyum. nazwa pun ikut senyum. mereka pun menikmati keindahan festival saat itu. agak beberapa lama suaminya bertanya " nazwa Udahan?" tanya suami nya. nazwa pun menjawab dengan manja " emm" dengan imut nya." oh belum yaudah" kata suami nya. lanjut lah itu mereka menonton festival. setelah 3 kali nazwa di ajakin pulang nazwa pun meng " iya kan" suami nya. mereka pun pulang
saat itu nazwa bilang dalam hatinya ( sebenarnya aku ngajakin suami ku ke festival bukan karena mau nonton festival nya tapi mau menunjukkan kemesraan nya ke seluruh dunia)
maaf ya kalo ceritanya gak bagus dan itu ceritanya aku ambil dari salah satu sejarah.mungkin ada yg tau(≧▽≦) tapi yang sebenarnya itu sih sangan sangan mesra. jadi semoga terhibur dengan cerita ku.