"Nggak, Chan!" Teriak Velia ,"Aku nggak mau balikan sama kamu!"
"Kenapa Vel? ,aku tahu aku salah , aku salah udah mutusin kamu, aku minta maaf dengan apa yang sudah aku lakukan Vel" ,Chan terus memohon namun Velia bahkan tidak mau memandang wajahnya.
"Apa kau sebegitu bencinya padaku Vel?, aku bahkan sudah meminta maaf?"
"Bukan itu Chan.....Tapi....."
"Aku akan bernyanyi untukmu Vel sebagai bukti cintaku padamu.....Kau akan selalu ada dalam jiwaku Vel, aku mencintaimu"
Namun ketika Chan hendak bernyanyi ,tiba-tiba saja kepalanya menggelinding, badannya berlumuran dengan darah ,usus-usus yang bergantungan di perutnya yang membuka lebar kini menyentuh tanah dan tanpa sengaja ia injak sendiri. Tangannya yang tadi hendak memeluk Velia, justru jatuh dan kini bergerak di lantai, ia mencoba merangkak dan meraih tubuh mantannya itu.
"Tidak Chan!", Teriak Velia ketakutan, "Aku tidak bisa lagi meneruskan ini!! Dunia kita sudah berbeda !!" ,Serunya pada mantannya yang sudah meninggal seminggu yang lalu akibat kecelakaan itu.
****
~ Bila memang harus berpisah
Aku akan tetap setia
Bila memang ini ujungnya
Kau kan tetap ada di dalam jiwa
~Tak bisa tuk teruskan
Dunia kita berbeda
END