Hei kamu!!
Iya kamu😝
Yang baca cerpen ku cantik dan ganteng。◕‿◕。🌹
Udah di like belum?🌷
Kalau belum jangan lupa di like ya🌻😙
Nanti ku kasih hadiah kok😁
Dimalam hari saat Ziwei tertidur lelap... Dia lagi lagi memimpikan seorang kembaran nya. Yaitu kakak nya
" Ziwei... Bangunlah... ini kakak mu..." Ujar An ran
Ziwei mulai mencari cari arah sumber suara itu dan tidak menemukan petunjuk apapun itu
" Kakak? kau kah itu? Dimana kau berada kak? " Ujar ziwei
An ran mulai mendekat ke arah ziwei dan berhadapan dengan ziwei
" Iya ini kakak mu ziwei, An ran yang berhadapan dengan mu sekarang adalah kakak mu " An ran berkata
" Maafkan aku ziwei, Karena orang tua kita. Kita jadi terpisahkan begini. Aku berjanji aku akan secepat nya bertemu dengan mu di dunia nyata"
" Jadi... Selama ini, ibu melahirkan dua anak? dan ibu dan ayah kenapa tega sekali memisahkan kita berdua?
An ran tampak terdiam dan berusaha tidak menjawab pertanyaan ziwei dan tidak berani menatap ziwei lagi
" Kakak, Kenapa diam saja? kenapa kakak gak mau menjawab pertanyaan ku? " Ujar ziwei
" Maafkan aku adik ku, mereka memisahkan kita karena... Hidup orang tua kita sedang susah " An ran berkata
" Dan terpaksa memisahkan kita berdua " Ujar An ran
" Jadi... Apakah ayah masih hidup di dunia ini? " membalas perkataan An ran
" Ziwei..."
".. Ayah mu sudah meninggal 10 tahun yang lalu, Karena dia punya penyakit jantung "
An ran berkata sambil menahan tangis
" Nyawa ayah kita... Tidak tertolong " Ujar An ran
Ziwei pun kaget setelah mendengar berita duka sang ayah nya yang telah tiada dan mulai menangis
" Ziwei... Bangunlah, Kau akan sekolah kan hari ini?
" Ibu tidak mau kau terlambat karena bermimpi bertemu dengan ku " Ujar An ran
" Kakak titip salam saja sama ibu, Aku pergi dulu "
" Kita akan bertemu lagi nanti, My anggel😊
An ran lamgsung pergi menjauh ntah ke arah mana namun ziwei tak rela melepaskan kakak nya begitu saja
" Kakak!! " teriak ziwei
An ran pun pergi dan melemparkan senyuman untuk adik nya sebelum pergi. Dan dia pun menghilang seperti sebutir salju.
Ziwei langsung terbangun dari mimpi. Hari sudah menjelang pagi dan wajah nya terlihat pucat
" Kakak? kenapa kau meninggalkan ku secepat ini? "
" Tokk...tokk...tokk..." Suara ketukan pintu
" Masuk aja ibu... Tidak di kunci kok "
Ibu ziwei masuk ke dalam kamar ziwei sambil membawakan sarapan pagi ziwei dan menatap ziwei
" Kamu kenapa ziwei? kamu sakit? " ujar ibu ziwei
" Aku gak apa apa kok bu... Oh iya ibu, dulu waktu ibu melahirkan apakah aku mempunyai seorang kakak? " Ujar ziwei
Ibu ziwei terdiam dan tidak bisa menjawab pertanyaan itu dan malah tersenyum pada ziwei
" Kamu memimpikan kakak mu An Ran ya? " Ibu ziwei berkata
Ziwei mulai memakan sarapan pagi nya yang dibawakan oleh ibu ziwei tadi sambil menceritakan mimpi itu
" Memang benar... Ibu punya anak 2 perempuan, Yaitu kakak mu An ran dan kamu ziwei "
" Maaf, ibu belum bisa memberitahumu cerita ini sejak awal. "
" Ibu tau kamu marah, Karena kita berdua terpaksa memisahkan mu "
" Maafkan ibu ziwei... "
ziwei menghabiskan makanan nya dan mulai berbicara
" Sudahlah ibu, aku tidak marah dengan ibu " ujar ziwei
" Aku juga senang bisa bertemu dengan kakak ku " ziwei berkata
" Dan kak An ran bilang ayah... " ujar ziwei
" Ada apa sama ayah mu ziwei? " ujar ibu ziwei
" Ayah... Telah meninggal 10 tahun yang lalu ibu..."
Ibu ziwei terdegar syok dan kaget mendengar berita duka mantan suami tercinta nya
Dan dia meninggalkan kamar ziwei sambil membawa piring kosong makanan ziwei
=Tamat=
Hallo sobat pembaca cerpen
Gimana kabarnya? baik kan?
Semoga pandemi ini segera berakhir ya?
Sehat selalu dan salam sejahtera😙😊👋
Sampai jumpa lagi~~