Kim jisoo adalah Seorang yeoja yang baik dan ramah tidak hanya itu ia juga sangat cantik, tak sedikit orang bilang bahwa kecantikan ia itu tak nyata apa lagi senyuman nya yang bisa membuat siapa saja lupa Gander,
Tapi siapa sangka di balik senyum yang indah itu terdapat kenyataan yang sangat pahit.
"Kring... Kring..... Kri."suara alarm yang berbunyi
" Cih, berisik sekali"ucap yeoja itu
"Lebih baik aku mandi" Ucap nya lagi
Ia pun mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus, tak lama ia turun ke bawah untuk makan
"Pagi kek ,nek" Ucap yeoja itu sambil tersenyum
"Pagi juga jis, ayo sini makan" Ucap nenek itu
Yap, gadis itu bernama jisoo, kim jisoo lebih tepat nya, iya adalah seorang yatim piatu, orang tuanya telah meninggal saat ia berumur lima tahun, yang masih terbilang sangat kecil, lebih parah nya lagi ia menyaksikan sendiri kematian dari orang tuanya tersebut, orang tuanya mati karena kecelakaan, dari kecelakaan tersebut hanya jisoo lah yang selamat, sekarang ia tinggal bersama kakek nenek nya di rumah megah milik keluarga kim, jisoo bisa di bilang anak orang kaya, keluarga nya memiliki kekayaan yang tak akan habis tujuh turunan, tapi uang bukan apa²bagi jisoo yang ia butuh kan adalah kasih sayang ayah dan ibu
"Ayo cepat habiskan lalu berangkat kuliah" ~Ucap nenek jisoo
"Iya"~jisoo
Skip selesai makan
" Aku udah selesai nek, kek, berangkat dulu yah" Ucap jisoo sambil mencium nenek dan kakek nya
"Iya udah, hati²" Ucap kakek jisoo
"Dah" Ucap jisoo sambil senyum
Skip sampe kampus
'Si yoongi mana' ~batin jisoo
'Chat aja kali ya'~batin jisoo lagi
Anda
Kas lu dimana gue udah sampe kampus
Ko lo ga ada?
Kulkas
Iya nih gue lagi di jalan
Tunggu aja, lu sih ga bilang²kalo berangkat
Anda
Mangap
Kulkas
Mangap²
Ya udah tunggu gue
Anda
Oke kas papay
Read
Ih cuman di read doang sama si kulkas untung udah biasa, jisoo pun berdiri di depan kampus sambil menunggu si suga sembari memainkan HP, jisoo yang merasa bosan pun membuka grup chat hp nya
Iri bilang bos,ahay papale
Papale papalepal palepale
(4)
Lalis cans
Woi sepi bae
Jenni cans
Bisa ga sih llis sehari
Aja ga bacot
Rose cans
Tau nih cabe thailand
Lalis cans
Bacot kalian
Btw jisoo mana nih
Woi jisoo kim hadir lo
Jan nyampah aja
Rose cans
Tau nih jisoo
Jennie cans
Woi jisoo kim
Anda
Paan dah kangen lu?
Sama gue yang cans ini
Jennie cans
Jijik jis
Sumpah
Rose cans
Lu di mana soo
Anda
Depan kampus
Napa kangen lu?
Rose cans
Nyesel gue nanya
Lalis cans
Nunggu agus lu?
Anda
Iya, kok lu tau lis
Jangan bilang lu cenayang ya?
Lalis cans
Mata mu cenayang
Anda
Dah ni si kulkas udah datang
Gue pergi dulu ya
Papay teman ku
Lalis cans
Iya pergi aja lu ga usah balik
Sekalian
Read by3
Lalis cans
Woi di read bae
Read by3
Lalis cans
Mati aja lo betiga
Read by3
Jisoo hanya terkekeh melihat grup chat mereka berempat
"Tawa aja lu, kesambet"~yoongi
" Dah, lu dari pada banyak bacot mending masuk"~jisoo
"Yok" Yoongi
Skip kelas
"HAY JISOO YANG PALING CANS INI BACK" ~triak jisoo
"Bukan sahabat gue" ~Yoongi
"Bacot lu jis"~lisa
" Ih ga miror"~jungkok
"Lu mau gue sumpel Kertas? "~lisa
" Nah lo kok "~jisoo
" Bacot lu jis"jungkok
"Dah tuh dosen datang, masih ngebacot lu pada" ~Jennie
"Iya²" Jisoo
Skip istirahat
"Kantin kuy" Rose
"Kuy lah" Ucap lisa
"Gue sama jisoo ga ikut" Yoongi
"Lah napa? " Ucap jimin
"Ada yang mau gue omongin sama jisoo" Yoongi
"Ya udah kita duluan"ucap rm
Tak lama setelah blackbangtan (jisoo dan Yoongi) pergi menjauh dari kelas jisoo pun bertanya
" Ngomong apa"tanya jisoo
"Udah jangan di sini di atas aja" Yoongi
Samapai di atas (balkon)
"Gue minta saran" Yoongi
"Saran apa kas? " Jisoo
"Gue suka sama wendy" Yoongi
"Hah? " Ucap jisoo mencoba mencerna perkataan Yoongi tadi
"Gue suka sama wendy jisoo, gue jatuh cinta sama dia" Ucap Yoongi yang membuat jisoo mematung,
Seketika hati jisoo hancur berantakan, rasanya ia ingin menangis sekarang ,tapi ia menahan tangis nya itu, ya, itu karena Yoongi cinta pertama nya jisoo, ia sudah menyukai Yoongi sejak kecil tapi ia menyimpan dalam²rasa itu karena ia tidak tau perasaan Yoongi pada nya, tapi seorang yang iya cintai itu tidak menyukai nya melainkan wanita lain, jisoo yang merasa cinta tak terbalas kan itu pun menyerah, karena ia melihat jelas cinta tulus dari mata Yoongi kepada wanita lain itu
"Soo kok lo diem" Ucap Yoongi membuyarkan lamunan jisoo
"Oh, iya" Ucap jisoo
"Gue lagi nanya kok lu diam aja" Ucap Yoongi
"Huh~kalo lo cinta dia dengan tulus lu tembak aja" Ucap jisoo sambil tersenyum manis walaupun hatinya hancur
"Yakin lo tapi gue gugup" Ucap Yoongi
"Gue dukung lo, semangat" Ucap jisoo lagi sambil fake smile
Yoongi pun tersenyum melihat sahabatnya yang mendukung nya itu tapi entah mengapa hati nya terasa sakit, ia pun memeluk jisoo, jisoo yang di peluk pun membalas balik pelukan Yoongi
'Selagi lo bisa tersenyum kek gini gue iklas yoong'batin jisoo
Yoongi pun melepas pelukan itu
"Nanti bantu gue nyari tempat buat nyatain perasaan gue ya" Ucap Yoongi semangat
"Iya" Ucap jisoo fake smile
"Yuk turun" Ajak jisoo
"Yok" Yoongi
Skip kantin
"Hai guys kita datang" Ucap jisoo berusaha fresh
"Udah selesai kalian ngomong nya" Jhope
"Udh" Yoongi
"Kalian pesan aja sana" Jennie
"Iya" Jisoo
"Lo mau apa? " Jisoo
"Kek bisa" Yoongi
"Oh yaudah" Ucap jisoo sambil memesan apa yang Yoongi dan ia mau
'Itu kan wandy'batin Yoongi yang melihat wandy dan teman²nya
Jisoo yang menyadari Yoongi yang terus menatap wandy pun langsung memanggil wandy
"Wandy" Ucap jisoo
"Eh jisoo" Wandy
"Lo ada waktu ga nanti sore? " Tanya jisoo
"Ada, kenapa? " Wandy
"Nanti datang ke cave xxxx ini ya" Jisoo
"Oh oke" Wandy
"Gue pergi dulu ya" Wandy
"Iya" Ucap jisoo sambil senyum
Jisoo pun hanya tersenyum sambil melihat Yoongi
Skip kelas
" Gue udah siapin tempat buat lo, jadi lo tinggal nyatain aja"ucap jisoo fake smile
"Makasih jis, lo emang sahabat terbaik gue" Ucap Yoongi tapi ia merasa seperti ada yang ganjal di hatinya
Jisoo hanya membalas nya dengan tersenyum
Skip cave
"Ini tempat nya?" Yoongi
"Iya, kenapa ga bagus ya? " Tanya jisoo
"Engga, bagus banget malah makasih ya jis udah bantu gue" Yoongi
"Iya, gapapa lo kan sahabat kecil gue" Ucap jisoo lagi²fake smile
"Tuh wandy bentar lagi datang, siap²gih" Jisoo
"Oh iya" Yoongi
Yoongi pun sudah duduk di meja yang sudah di tentukan jisoo bersembunyi di tempat tak terlihat
Tak lama wandy datang dan di buat bingung karena tidak ada jisoo
"Wandy" Ucap suga
"Iya" Ucap wandy
"Lu liat jisoo nggak" Tanya wandy
"Jisoo engga ada" Yoongi
"Lah terus" Wandy
"Lo mau ngga jadi pacar gue" Ucap Yoongi to the poin
"Hah? " Wandy
" Gue suka sama lu gue cinta sama lu Mau ngga lo jadi pacar gue" Tanya Yoongi lagi
"Mau gue juga cinta sama lo" Ucap wandy senyum
"Oke sekarang kita resmi pacaran" Ucap Yoongi sambil memberikan bunga
Jisoo yang melihat nya hanya merasa sakit dan hancur hati nya terasa seperti teriris iris, siapa yang tidak sakit coba jika melihat orang yang kita cintai jadian dengan orang lain, tanpa jisoo ketahui setetes air bening mengalir dari matanya, jisoo yang mulai menyadari itu pun langsung bergegas menyeka nya, tak lama kemudian jantung jisoo terasa sakit seperti tertusuk-tusuk,kepala jisoo juga sangat sakit dan juga keluar darah dari hidung nya 'jangan sekarang kumohon jangan sekarang' batin jisoo tak lama sakit nya pun berkurang seperti menuruti ke inginkan jisoo
Jisoo pun langsung ngechat suga
Anda
Kas gue pulang duluan ya ada urusan
Btw selamat ya gue turut bahagia
Jan lupa pj yah bayar
Kulkas
Eh kok cepat pulang sih jis
Ya udah kalo ada urusan mendadak
Tenang besok lu sama nak bangtan
Gue traktir jennie rose lisa juga
Read
Jisoo yang membaca pesan dari Yoongi pun hanya tersenyum pahit, ia sudah tak sanggup untuk membalas pesan dari Yoongi lagi, jisoo oun langsung menancap kan gas nya menuju rumah dengan kecepatan yang sangat tinggi sesampainya di rumah ia langsung menetralkan wajah nya.
"Aku pulang" Ucap jisoo
"Oh iya soo" Ucap nenek nya jisoo
"Jisoo naik ke atas ya nek" Jisoo
"Ga makan dulu?" Kakek jisoo
"Udah makan tadi" Ucap jisoo fake smile
"Oh ya udah" Ucap kakek jisoo
"Jisoo naik dulu yah" jisoo
"Iya" Nenek jisoo
Sesampainya di kamar jisoo langsung menangis meluapkan semua kesedihan yang ia pendam dari tadi.
"Kenapa hal ini harus terjadi ke gue? Kenapa?"
"Susah payah gue mendem perasaan gue buat pastiin perasaan dia ke gue tapi dia malah suka sama yang lain"
"Rasanya anjing banget"
Jisoo terus meluapkan semua perasaan nya hingga ia merasa baikan.
"Ok, gue bakal hilangin perasaan ini karena gue liat cinta tulus dari mata lo kas, walaupun gue harus menanggung sakit" Ucap jisoo lirih.
Setelah menangis sepuasnya jisoo lalu terlelap, cape cok teriak² sama nangis² tadi, btw ni kamar nya jisoo kedap suara yak.
Skip esok pagi.
Jisoo terbangun dengan mata lebam dan suara serak, ya karena tadi malam abis kospley jadi monyet🐒 ,g, akibat tangis nya tadi malam, iya langsung bersiap untuk mandi.
Setelah selesai mandi.jisoo langsung bersiap untuk turun, iya tak lupa mempoleskan sedikit pelembab bibir agar terlihat frash dan memakai kacamata mata.
"Huh~" Helaan nafas jisoo
"Gue harus bisa kuat"
"Lo g blh jdi prsk hbngn orng" Ucap jisoo menyemangati dirinya.
Skip ruang makan.
"Pagi nek" Ucap jisoo sambil tersenyum manis.
"Iya ji," Nenek jisoo
"Tumben pake kaca mata jis" Kakek jisoo
"Lagi mau aja kek, emang kenapa jelek ya?" Ucap jisoo
"Engga kok, cantik malah" Ucap kekek jisoo
"Ya udah, makan yuk" Jisoo
"Yuk" Kakek dan nenek jisoo
Mereka pun langsung memakan makanan yang sudah di siapkan, tak lama HP jisoo bergetar menandakan ada pesan yang masuk.
Kulkas
Soy lu duluan ya
Gue mau jemput wendy soalnya
Anda
Iya gapapa kok
Gue tau lu bucin
Kulkas
Emang cuman lu aja yang
Bisa ngertiin gue
Read
Jisoo hanya tersenyum tipis melihat chat dari yoongi.
Skip kampus.
Jisoo melihat yoongi yang sedang bersama dengan wendy, hatinya sakit melihat itu, jisoo memilih untuk ke kelas dengan cepat.
"WOI GUE DATANG" Jisoo ucap jisoo sambil mau duduk.
"BISA GA SIH JIS, GA USAH TERIAK" ucap rm ga kalah nyaring.
"MIROR NJIR" jhope
"lu bertiga teriak njir" Jennie
"Tau nih gue yang suara toa aja diem" Rose
"Tumben lu, sariawan?" Lisa
"Iya njir" Rose
"Eh, btw tumben lu pake kaca mata jis?"RM
" Kaya ga pernah liat gue pake kaca mata aja dah lu pada"jisoo
"Engga juga sih" Rm
Tak lama jungkook datang dengan tergesa-gesa.
"Woi gue punya gosip" Jungkook
"Paan?" Jin
"Lu pada tau nggak kalo yoongi hyung pacaran?" Jungkook
"Hah masa?" Ucap rose
"Iya bener" Jungkook
"Sama sapa?" Jimin
"Itu sama wendy" Jungkook
"Lu tau jis?" RM
"Tau" Ucap jisoo
"Kok lu ga bilang" Jhope
"Baru juga tadi malam jadian nya" Ucap jisoo lagi.
Tak lama yoongi datang dan mendapat tatapan intimidasi dari anak bangtan dan jennie, rose, lisa.
"Pj, ga mau tau!" Taehyung
"Iy²" Yoongi
"Kok lu ga kasih tau kita kalo lo udah punya" Rose
"Tau nih masa cuma jisoo doang yang di kasih tau" Taehyung
"Baru jga td mlm gw nembaknya, lagian jisoo kan sahabat kecil gue" Yoongi
"Dasar lu ya Yoong" RM
"Udah, nanti gue traktir lu pada" Yoongi
"Gitu dong"bangtan, jennie, rose, lisa.
Jangan kalian tanya bagaimana keadaan jisoo, karena ia sedari tadi hanya diam.
" Jis ko lu diam aja"Yoongi
"Ga kok cuman mikir alur wattpad aja" Elak jisoo
"Oh" Yoongi
"Btw lu sama wendy gimana?" Ucap jisoo berusaha tenang.
"Ya gitu, dia balas cinta gue, btw ada urusan apa sih lu tadi malam?" Yoongi
"Ada deh, urusan cewe" Elak jisoo lagi.
"Yeu" Yoongi
"Seneng bat gue karena dia juga cinta sama gue" Ucap Yoongi tersenyum manis.
"Cie yang lagi bucin" Ucap jisoo
"Cie yang lagi jomblo" Yoongi
Skip istirahat
"Guys gue ga ikut kalian ya" Yoongi
"Kemana?" Jisoo
"Yaelah jis, masa lo ga tau, datangin bucin nya lah" Jimin
"Ya kan ga jomblo lagi" V
"Ya udah, pergi aja" Lisa
Skip kantin
"Duduk mana nih?" Jennie
"Di mana aja boleh. " RM
"Berarti genteng boleh dong." Taehyung
"Ya ga di situ juga taehyung!" RM
"Lah gimana sih, katanya di mana aja boleh" Taehyung
"Serah, males gw debat sama lo" RM
"Lo pikir gw mau" Taehyung
"💩🙌" Rm
"😌😆" Taehyung
"😒" All-tae, rm,suga.
"Udah duduk di pojok aja, kek biasa" Jisoo/pergi
"Tau ribet bener" Jungkook/ngikut
"Hm" RM
Skip meja
"Bi" Jin *sedikit teriak
"Iya, pesan apa dek?"
"Kek biasa bi"
"Oh ok, tunggu ya"
"Iya bi"
Mereka pun berbincang, selagi menunggu makan datang.
Skip makanan datang.
"Ini makanan nya adek-adek" Bibi kampus
"Makasih bi" All-suga
"Iya sama-sama"/pergi
Mereka pun makan, makanan pesanan mereka tadi.
Tak lama suga dan wendy pun datang.
" Duduk mana by?"suga
"Di mana aja" Wendy
"Di meja teman aku aja gimana?"
"Boleh"
"Oke"
Sampe meja blackbangtan.
"Hai guys" Sapa suga.
"Hm" All
"Kenalin ni wandy, pacar gw"
"Hai wendy" All-jisoo
"Hai juga, gw wandy pacar suga" Wandy
"Udah tau kan tadi, di bilang suga" Jimin
"Iya" Wendy
"Eh, soo kok kemarin lo kok ga ada?" Wendy*bisik ke jisoo.
"Hm? " *noleh ke wendy
"Oh itu, itu rencana gw biar suga bisa nembak elo"*bisik jisoo.
"Oh, makasih ya gw senang banget"*bisik wendy
"Iya"*bisik jisoo, sambil tersenyum kecut.
"Eh bisikin apa lo pada?" Ucap jhope penuh selidik.
"Ga ada" Jisoo
"Masak" Jhope
"Di dapur" Jisoo
"😒" Jhope
"Iya by, emang bisikin apa'an sih?" Suga
"Anjay, by" All
"Iya lah, secara kan kita dia udah pacaran" Ucap suga dengan bangga.
"Ih kamu tuh" Ucap wendy memukul tangan suga pelan, karena malu.
"Ya elah, ga usah malu kali" Ucap suga sambil menoel hidup wendy.
"Kebiasaan" Ucap wendy sambil mencubit hidung suga.
"Ish, kamu ih" Ucap suga, memanyunkan muka imut.
"Iii, kiyowo" Ucap wendy gemas, sambil mencubit kedua pipi suga.
"Sakit by" Ucap suga merengut, menambah kesan imut di wajah nya.
"Cup cup cup cup" Bunyi wajah yang di ciumi.
Ya. wendy menciumi semua wajah suga, kecuali bibir, karena gemas.
"Kurang satu by" Ucap suga.
"Hm?" Bingung wendy.
"Di sini" Ucap suga, menunjuk bibir.
"Ga ada" Ucap wendy.
"Ish" Ucap suga ngambek.
"Kenapa hm?" Wendy
"G" Suga
"Ngambek ni cerita nya"
"G"
"Suga coba hadap sini"
Suga pun menoleh ke arah wendy.
"Cup"
Mata suga mendongak.
Wendy mencium bibir suga sekilas.
"Udah kan, jangan marah lagi dong" Wendy
"Nggak kok by" Suga
"Gw pergi dulu" Ucap jisoo, Tiba-tiba
"Kemana?" Jennie
"Cari angin" Ucap jisoo, lalu pergi.
"Hm" Jennie
"Udah woi, jadi nyamuk kita di sini" Jungkook
"Tau nih" Rose
"Dari tadi kita nyimak doang" Lisa
"Mana orang pacaran lagi yang kita simak" Jhope
"Wkwk, maaf ya man teman" Suga
"Y" All-jisoo
Jisoo pov
Jisoo kini sedang berada di rooftop.
Sedari tadi hati jisoo sakit. melihat suga dan wendy yang bermesraan,di depan matanya langsung.
"Hati gw sakit banget" Ucap jisoo lirih
"Ngeliat kalian berdua"
"Kalian terlihat sangat bahagia"
"Gw ga bisa apa-apa"
"Apa gw pergi aja ya?"
"Mana gw ga bisa move on"
"Ya.hal terbaik buat gw adalah pergi"
"Membuka lembaran baru"
"Cari laki-laki lain"
"Gw akan lupain lu suga"
"Tapi pergi kemana yak?"
"Ke Amerika aja deh, sekalian pengobatan"
"Oke, sudah gw tentukan"
Mengelap air mata, lalu tersenyum.
"Siap-siap dulu deh"
Mengambil HP, lalu menelpon seseorang.
"📱halo"
"📱ya ada apa nona?"asisten
"📱Siap kan pesawat peribadi ku"
"📱Baik nona"
"📱Hm"/mematikan telfon
" Huh, lebih baik aku pulang saja untuk persiapan "
"Tapi kabarin mereka dulu deh"
Jisoo pun menelfon jennie
"📱halo" Jennie
"📱gw pulang, jadi ga masuk kelas"
"📱kenapa? "
"📱malas aja"
"📱oh ok"
Jisoo pun mematikan telfon itu
"Oke, mari kita pulang"
Jisoo pun pulang, meninggal kan Roftoop menuju parkiran.
Author pov
Meja blackbangtan-jisoo
"Siapa jen?" Jin
"Jisoo" Jennie
"Kenapa" Jimin
"Jisoo pulang katanya"jisoo
" Tumben "suga
" Males katanya "jennie
" Ga biasanya jisoo gitu "suga
" Iya juga ya"rose
"Mungkin dia cape kali" Jungkook
"Iya" Suga
Skip rumah jisoo.
"Aku pulang" Ucap jisoo
"Kenapa cepat sekali jis?" Nenek jisoo
"Bukan kah kau pulang 2 jam lagi? " Nenek jisoo
"Benar" Sambung kakek jisoo
"Ada yang ingin ku bicara kan nek, kek" Jisoo
"Bicara apa hm?"kakek jisoo
" Jisoo mau pindah ke amrik"jisoo
"Kok mendadak? " Nenek jisoo
"Ada sesuatu hal yang membuat jisoo ga mau di sini nek" Jisoo
"Ya udah, yang pasti kamu udah mempertimbangkan dengan baik kan jis? " Nenek jisoo
"Iya nek" Jisoo
"Ya udah" Nenek jisoo
"Kapan kita akan pergi? " Kakek jisoo
"Sebentar lagi" Jisoo
"Yang benar saja" Ucap kakek terkejut.
"Kan kita belum packing jisoo" Nenek jisoo
"Ga usah nek, di sana udah ada baju² kita" Jisoo
"Jadi kita cuma bawa badan, dan keperluan peribadi aja" Sambung jisoo lagi.
"Oh ya udah" Kakek dan nenek jisoo
"Oke" Jisoo
"Dring...... Dring..... Dering..... "
"📱halo" Jisoo
"📱Pesawat peribadi nya sudah siap nona" Asisten
"📱Hm, baiklah kami akan segera ke sana"
"📱baik nona"
"📱tut.. Tut.. Tut"
Telfon berakhir.
Skip bandara
Kini jisoo dan kakek neneknya, sudah berada di bandara peribadi keluarga kim.
"Selamat tinggal Korea" Ucap jisoo lirih.
"Ayo naik jisoo" Nenek jisoo
"Ayo nek" Jisoo
Kakek, nenek, dan jisoo pun menaiki pesawat, tak lama pesawat pun lepas landas.
'Hm, sepertinya aku akan merindukan kalian' batin jisoo, sambil memandang luar jendela.
"Apa kau sudah mengabari suga dan teman² mu jisoo?" Kakek jisoo
"Tidak kek, aku pergi tanpa memberi tahukan mereka" Jisoo
"Kenapa?" Nenek jisoo
"Tidak saja" Jisoo
"Kau ini, bagaimana kalau mereka khawatir" Kakek jisoo
"Karena ada suatu hal, kek. itu sebabnya aku tak memberitahukan mereka" Jelas jisoo.
"Hm, ya sudah"kakek jisoo
"Oh ya kek nek, tolong ganti nomor kalian ya" Jisoo
"Kenapa?" Bingung nenek jisoo.
"Agar tidak, ada yang bisa menghubungi kita" Jisoo
"Baiklah" Nenek jisoo
Skip beberapa jam kemudian.
Kini jisoo dan kakek nenek nya sudah berada di Amerika.
"Halo Amerika, aku datang" Ucap jisoo
"Mari kita membuka lembaran baru" Jisoo
"Lupakan masa lalu, dan hidup bahagia" Jisoo
"Ayo nek, kek" Ajak jisoo
"Ya" Kakek dan nenek jisoo
Mereka pun pergi menuju mansion keluarga kim di Amerika. Dan memulai hidup baru.
Sementara di Korea.
"Di mana jisoo" Ucap jennie khawatir.
"Gw juga gak tau" Lisa
"Bukan nya dia bilang cuman pulang yah" Jungkook
"Ya, tapi habis itu gak bisa di hubungi lagi" Rose
"Coba telfon nenek nya dulu deh" Jimin
"Gak bisa juga" Jennie
"Deg" Hati suga
Mendengar itu, suga langsung bergegas pergi ke rumah jisoo, tanpa berpamitan sama sekali.
"Woi, suga lo mau ke mana?" Jin
"Mungkin dia mau kerumah jisoo kali" RM
"Ya udah, gimana kalo kita ke sana juga" Jhope
"Ayo" All-jisoo dan suga
Suga pov
Pas gw dengar omongan jennie, gw khawatir banget. Mungkin karena jisoo itu sahabat kecil gw. Makanya gw takut kehilangan.
Gw bergegas kerumah dia, sambil nelfon² nomor dia. Tapi tetap aja ga bisa ke sambung, pas nelfon nomor kakek sama nenek nya juga sama, hati gw makin khawatir dong.
Skip sampe rumah jisoo.
"Tok tok tok tok"
Gw gedor dong tu pintu rumah, dan ga ada yang buka.
"Jisoo jisoo oi jisoo"
"Buka pintu nya"
"Nek, kek, ada orang ga sih"
"Halo, yuhuu, mana sih ini orang nya"
Gw nangis dong karena ga ada tanggapan.
Dan gak lama kemudian datang orang yang gak asing bagi gw.
"Permisi mas suga" Ucap orang itu sopan.
"Iya ada apa?" Ucap gw sambil ngelap air mata.
"Ini ada surat " Kata orang itu lagi.
"Loh dari siapa? Dan lo siapa?" Gw
"Itu surat dari nona jisoo, dan kalo saya asisten peribadi nona jisoo" Jelas nya sambil ngasih tu surat.
"Oh iya, makasih" Kata gw
"Ya sudah saya pergi dulu ya mas" Kata dia
"Iya" Gw
Karena gw kepo dan karena itu dari jisoo juga gw baca lah.
Isi surat
Suga ini gw jisoo sahabat kecil lo.
Gw pergi kesuatu tempat. dan kek nya kita ga bakal ketemu lagi, gw mau bilang ke elo rahasia yang gw simpan selama ini. gw Cinta lo, ge sayang sama lo dari dulu. Tapi rasa itu gw simpan rapat² karena gw ga tau perasaan lo ke gw, tapi ternyata lo suka sama cewek lain. So jadi gw bakalan iklas kok, karena gw liat cinta tulus dari lo buat wendy. Jujur hati gw sakit banget pas lo bilang kalo lo suka sama wendy, rasanya hati gw kesambar petir di pagi hari. Apalagi pas kalian bermesraan, itu sakit nya melebihi rasa sakit penyakit yang gw derita. Dan gw pergi karena ga mau merusak hubungan kalian. gw juga ga tahan liat kemesraan kalian, hati gw ga kuat. Jadi gw akan pergi mencoba move on dari lo dan membuat lembaran baru. Dan satu lagi gw punya penyakit kanker, karena itu gw pergi sekalian berobat. Dan semoga hubungan lo sama wendy langgeng sampe pelaminan,dan jangan lupa kasih tau para curut supaya jangan kahwatir. gw sama kakek nenek gw aman kok.dah cape gw nulis bay sampe jumpa dan jangan kangen love you.
By jisoo cuantik
Gw nangis sejadi-jadinya, ternyata jisoo mendem perasaan dia ke gw selama ini. Dan dia punya penyakit kanker dan gw ga tau. Sebenarnya gw juga cinta sama dia tapi di sisi lain gw juga cinta sama wendy, tapi cinta gw ke dia itu beda dia yang selalu ada buat gw di saat susah maupun senang sekarang pergi ninggalin gw.
Suga puv end
Author pov
Tak lama blackbangtan-(jisoo dan suga) pun datang.
"Woi suga lu kenapa nangis²?" Jimin
"Tau nih" Jhope
"Bikin malu aja" Jennie
"Dan itu apa yang lo pegang?" Rose
"Nih" Ucap suga, sembari memberikan surat itu.
Mereka pun membaca isi sura itu. Yg cewe menangis yang cowok sedih.
"Gw ga tau kalo jadi jisoo" Jennie
"Pasti sakit" Rose
"Kuat banget jisoo" Jin
"Nih lo dapat dari mana sug?" RM
"Dari asisten nya" Ucap suga yang masih menangis.
"Kenapa gak lo tanya jisoo kemana sama asisten nya" Taehyung
"Gw lupa" Ucap suga
"Bego lu" Jungkook
"Pedahal masih bisa kita nyari keberadaan jisoo" Lisa
"Maaf gw lupa" Ucap suga terisak
Suga pun semakin menangis.
Flasback
"Apa gw bikin surat aja ya biar mereka gak khawatir" Jisoo
"Ya udahlah bikin aja" Jisoo
Ia pun menulis surat tadi.
Skip selesai nulis.
Pas di bandara.
"Nih kamu kasih ke suga nanti" Ucap jisoo
"Baik nona" Asisten
"Nanti kalo dia nanya gw kemana bilang aja gak tau" Jisoo
"Ya udah bay"jisoo
Flashback off
Skip 1 tahun kemudian.
Kini penyakit jisoo sudah sembuh sepenuhnya. Ia juga sudah membuka lembaran baru tapi dia belum move on dari suga.
Sedangkan suga, ia menjadi semakin dingin, ia juga sudah putus sama wendy karena wendy kepergok selingkuh. Itu yang membuat ia semakin dingin di tambah lagi di tinggal jisoo.
. End.