Malam yang sunyi menandakan makhluk dibumi untuk mengistirahatkan badan mereka. Suasa yang tenang semilir angin yang berhembus membawa kenyamanan dalam lelapnya malam.
Tidak ada suara yang mampu membangunkan mereka yang terlelap dalam mimpi.
Di sebuah desa yang bernama desa Krajan nampak suasa sunyi, tepat pukul 00.00 WITA di sebuah rumah terdengar suara ketokan pintu, rumah itu adalah rumah bapak Kardi.
Tok...tok....tok
Terdengar suara pintu di ketok.
Siapa malam-malam begini ketok-ketok pintu Kata Bu siti istri pak Kardi.
Pak... Bangun ada yang ketok pintu. Mendengar suara istrinya lantas pak Kardi bangun.
Kenapa buk? Kata pak kardi
Itu pak ada yang ketok pintu. Mungkin hansip keliling coba bapak buka. Kata Bu Siti
Setelah di pikir-pikir akhirnya pak Kardi membuka pintu, namun setelah di buka pintu tidak ada orang sama sekali. Karena tidak ada apa-apa akhirnya pak Kardi kembali ke kamarnya.
Buk, tidak ada orang ini apa benar ada yang ketok pintu? Kata pak Kardi
Benar pak, masak tidak ada orang? Kata buk Siti
Iya Bu, sudah lah tidur lagi
Karena merasa tidak ada apa- akhirnya mereka tidur lagi.
Subuh pun menjelang. Biasanya pak Kardi bangun jam 4 subuh untuk pergi ke masjid. Namun sampai jam 5 belum juga bangun. Bu Siti akhirnya membangunkan sang suami.
Pak...pak... Bangun udah subuh ini. Bu Siti membangunkan suaminya.
Namun tidak ada pergerakan sama sekali. Karena merasa curiga akhirnya ia mengguncang lengan pak kardi. Dan ternyata setelah di pegang lengan suaminya sudah dingin, bibir pucat dan kuku sudah putih tidak ada aliran darah.
Astagfirullah pak bapak bangun pak. Bu siti sambil mengais membangunkan suaminya.
Karena mendengar suara ribut-ribut anaknya pak Kardi yang bernama Andi melihat apa yang sebenarnya terjadi. Saat sampai di kamar orang tuanya.
Kenapa to buk? Kata Andi
Bapak mu nak, hiks...hiks...
Innalilahi wainnailaihirojiun. Bapak bangun pak.
Akhirnya banyak warga yang mendatangi rumah pak Kardi.
Selesai pemakaman semua kembali kerumah masing-masih.
----------------------------------
Malam berikutnya......
Jangkrik bersautan, suara ayam berkokok di tengah larutnya malam seakan pertanda akan terjadi sesuatu.
Tok...tok ..tok...
Tepat jam 00.00 WITA terdengar suara ketokan pintu di rumah Bu Jamila janda beranak 1.
Karena mendengar suara ketokan pintu akhirnya dia bangun dan membuka pintu di kira anaknya yang datang. Karena anaknya bekerja di sebuah toko perbelanjaan biasany memang pulang malam kalau lagi shif malam.
Setelah di buka tidak ada orang, dia fikir mungkin orang iseng. Kemudia ia kembali ke kamarnya.
Pagi harinya sebelum berangkat kerja si anak Jamilah yang bernama Antok mencari ibunya. Tidak biasanya jam 7 belum keluar kamar biasanya subuh-subuh sudah bangun.
Tok...tok .
Buk ini Antok, Antok mau kerja dulu buk.
Tapi tidak ada sautan dari dalam. Karena tidak ada sautan akhirnya Antok memberanikan diri untuk membuka kamar ibunya. Setelah di buka ternyata ibunya sudah meninggal.
Ibuk.....ya Allah buk bangun buk.
Innalilahi wainnailaihirojiun.
Lagi dan lagi ada berita duka dari desa Krajan. Sungguh apa yang sebenarnya terjadi?
Malam berikutnya keluarga pak mursi bersama istrinya belum bisa tidur hingga tengah malam. Akhirnya mereka duduk di ruang tamu sambil liat tv. Hingga malam telah larut namun masih belum ngantuk, saat tengah malam ada ketokan pintu, karena penasaran akhirnya mereka membuka pintu namun tidak ada orang.
Keesokan harinya mereka berdua meninggal dunia.
Ada salah satu warga yang mengetahui perihal ketokan pintu tersebut. Karena pada malam sebelumnya ia melihat pak Kardi dan pak mursi mebuka pintu tengah malam.
Kebetulan orang tersebut adalah petugas pos keliling.
Akhirnya menyebarkan berita kalau meninggalnya warga tersebut karena di tengah malam tepat pukul 00.00 WITA ada yang mengetok pintu.
Banyak yang beranggapan bahwa itu jin yang mengetok pintu.
Namun ada juga juga yang mengatakan kalau itu adalah nyat-arnyat. Nyat-arnyat adalah kepercayaan orang dulu di desa tersebut kalau ada yang ngetik pintu atau memanggil nama orang tersebut tapi tidak ada orangnya. Makan orang yang di panggil itu akan meninggal.
Setelah kejadian itu warga setempat tidak membuka pintu di tengah malam sebabkan mereka takut.
Sesepuh setempat atau biasa di panggil ustad Mursi mengajak warga untuk melakukan pembacaan sholawat dan burdah secara berkala. Agar terhindar dari malam petaka.
Tidak ada yang tau kapan ajal menjemput sebab semua yang terjadi di dunia adalah kuasa sang Pencipta. Hidup,mati,rezeki,jodoh sudah ada yang mengatur.
Kita umat manusia hanya bisa berdoa memohon ampunan dan beribadah kepadaNya.