🌙Mangsa
Pagi ini adalah hari yang sangat membosankan bagi Minji, karena pagi ini sekolah akan ada Ulangan Harian bagi kelas 10-3.
Di sekolah SMA YOOSEON, jam menunjukkan pukul 06.50 WIB, itu tandanya bel sekolah sebentar lagi berbunyi, namun pada saat itu Minji dan 2 teman nya yang bermana Mihyeon dan A-Yeong, mereka berdua saling bercerita tentang kejadian horor dalam hidup mereka yang pernah dialami masing masing.
Kemudian, giliran Minji yang bercerita, 2 teman nya itu memukuli Minji sambil tertawa karena cerita yang di ceritakan oleh Minji sama sekali tidak nyata.
"Huh, aku ingin sekali bisa melihat hantu". Ujar Minji sambil menatap ke arah dua temannya tersebut.
"Kau benar benar ingin melihat hantu? Lihat anak yang disana, katanya dia pernah melihat hantu, dan sekarang banyak orang yang bilang kalau dia itu aneh". Bisik Mihyeon pada Minji.
Seketika Minji langsung melihat ke arah anak yang duduk dibelakang dekat dengan pintu.
Tanpa berpikir panjang, Minji langsung menghampiri anak berkacamata yang dibicarakan oleh Mihyeon.
"Hai, katanya kau pernah melihat hantu? Apa benar?" Tanya Minji pada anak yang berkacamata, namanya adalah Yoonyeong Park, anak yang sering disebut dengan panggilan Yoonyeong.
"Kalau iya kenapa? Dan kalau tidak kenapa?" Yoonyeong menjawab dengan nada bicara yang dingin.
Anehnya, ketika Minji melihat anak tersebut, ia melihat kalau 2 bola matanya tersebut berwarna merah, hal itu membuat Minji yakin bahwa Yoonyeong memang bisa melihat hantu.
"Huh, ya sudahlah jika kau memang tidak bisa melihat hantu!" Ucap Minji sambil mendorong kursi yang ia duduki tadi.
"Tunggu!" Ucap Yoonyeong sembari memegangi tangan Minji yang hendak pergi.
Minji langsung berhenti disamping tempat duduk Yoonyeong,
"Memangnya jika aku bisa melihat hantu kenapa?" Yoonyeong kembali bertanya dengan tatapan daan kata kata yang dingin.
"Aku hanya penasaran saja dengan yang nama nya hantu". Jelas Minji.
Yoonyeong langsung mengambil sebuah botol kecil dari dalam tasnya dan menaruh botol tersebut diatas meja.
"Itu apa?" Tanya Minji
"Ini adalah obat yang bisa membuat mu agar bisa melihat hantu". Jelas Yoonyeong.
"Hah? Kau ini benar benar aneh! Kenapa ke sekolah membawa benda seperti itu?" Bentak Minji.
"Sebenarnya aku membawa ini untuk aku berikan pada wali kelas yang menyebutku sinting". Ujar Yoonyeong sambil memalingkan pandangan nya pada Minji.
Tanpa berpikir panjang, Minji langsung mengambil sebuah botol yang berisi obat diatas meja tersebut.
"Minji! Apa kau benar benar mau meminum obat dari anak aneh itu?" Teriak A-Yeong pada Minji.
Namun Minji tidak peduli, ia terus meminum obat tersebut dan seketika penglihatan nya berubah menjadi begitu misterius, ia melihat bahwa teman nya berubah bentuk seperti makhluk yang begitu aneh.
Minji langsung berlari menuju toilet sekolah yang tak jauh dari kelasnya, namun kejanggalan terjadi ketika Minji menuju toilet, ia melihat hantu yang kepalanya berada di kaki.
_______Skip_______
Malam pun tiba, jam menunjuk kan pukul 00.00 malam, detik kan jam berbunyi begitu keras di keheningan malam, Minji terbangun dari tidurnya dan mendapati seekor makhluk besar berada didepan nya, makhluk itu juga memilik bola mata yang merah, sama seperti mata Yoonyeong dan mata miliknya ketika obat dari Yoonyeong bereaksi.
"Aaaaaa....!!!! Hantu!!!!!!!!!!" Teriak Minji.
Minji langsung terkejut dan berteriak, hal itu membuat adiknya yang bernama Minho terbangun dan datang ke kamarnya, Minho adalah adik Minji yang duduk dikelas 8 SMP, mereka memang tak jauh berbeda.
"Kakak?!!!!" Minho langsung memegangi Minji yang sedang mengumpat dibalik selimut tidurnya tersebut.
"Tolong!!! Ada hantu!!!!" Minji kembali berteriak.
"Kakak! Ini aku! tolong sadar!!!" Ucap Minho.
Minji langsung membuka matanya, dan yang ia lihat sekarang adalah hal normal yang memang ia lihat setiap harinya.
"Hosh..Hosh....Hosh......" Suara yang keluar dari mulut Minji, ia juga mengeluarkan keringat dingin dari tubuhnya, tak lain dari hal itu, seluruh badan Minji juga bergetar seakan melihat sebuah bencana.
Ketika Minji melihat ke arah cermin, ia sama sekali tak melihat bola matanya berwarna merah, melainkan berwarna hitam.
Ia langsung keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan apartemen, mereka memang tinggal berdua saja karena yang Minji tau adalah kematian ibunya berhubungan dengan makhluk halus yang sama sekali tak ia percaya, namun keluarga nya itu memang bilang kalau ibunya Minji dan Minho adalah dukun.
"Tadi kak Minji kenapa?" Tanya Minho panik
"Ti...tidak apa apa, lebih baik sekarang kau tidur!" Perintah Minji sambil menuangkan air ke dalam gelas.
Tanpa berpikir panjang, Minho langsung kembali ke kamarnya dan meninggalkan Minji seorang di ruang makan.
Namun kejanggalan kembali terjadi, tanpa Minji ketahui, matanya kembali berwarna merah, hal itu membuat Minji kembali melihat berbagai makhluk aneh disekitarnya, Minji hanya terbeku, ia sama sekali tidak bisa berbuat apa apa selain berdiam diri.
Namun lama kelamaan ia menjadi begitu takut, hal itu membuat Minji langsung berlari menuju kamarnya dan mengunci pintu kamar miliknya sendiri, akan tetapi didalam kamar Minji juga ada makhluk kecil berwujud aneh mendekatinya, yang membuat pikiran Minji sama sekali kosong.
Bersambung◇●○◆○●◇●○◆○●◇