2053, Westfir Amerika
"Selamat sore Mrs. Sam, sekarang Pukul 17:53 , Suhu di luar 14° c "
Kata AI di rumah Sam.
" Samm... Ayo masuk. Hampir waktunya makan malam. Hari sudah mulai gelap "
"Baik mah... "
Sam menyudahi permainan bola nya di taman yang berada disebelah rumah miliknya. Sam yang akan segera kembali ,mengambil bola sepak miliknya dan ia melihat sehelai rumput yang kaku dan seakan membeku di ikuti oleh rumput-rumput lain disekitarnya. Sam yang merasa itu hal aneh karena berhubungan saat ini masih terlalu jauh untuk masuk musim salju berniat untuk mengatakan itu keada Ibu nya Norah.
Ia segera kembali ke rumahnya dengan memanggil-manggil Ibunya. Sesampai didalam rumah ia melihat ibunya sedang terkejut melihat air yang keluar dari wastafel di dapurnya itu dengan sekejap membeku. Sam yang melihat hal yang sama lalu menyadari bahwa kaca dirumahnya juga perlahan diselimuti oleh es yang menyebabkan alat penghangat ruangan dirumahnya menyalah secara otomatis.
" Suhu di luar 0° c "
" Suhu di luar -1° c "
" Suhu di luar -2°c "
AI ( Artificial intelligence) yang berada dirumah Sam pun mendeteksi penurunan suhu yang cepat dan memperingati mereka. Ibu Sam yang cukup sigap segera melihat keluar rumahnya dan ia melihat pohon yang berada di sekeliling rumahnya mulai membeku tertutup es yang dengan cepat terus membekukan seluruh bagian luar rumah Sam.
Ibu Sam segera kembali masuk ke rumah dan mengambil kunci mobil miliknya ketika AI dirumah nya terus mengabarkan penurunan suhu bahkan yang terakhir ia dengar, suhu telah mencapai -15° c
Ibu Sam mulai merasa ia terkena hipotermia karena suhu dingin yang ia rasakan. Ia langsung melajukan mobilnya, membawa anaknya Sam pergi menjauh dari rumah nya yang sudah hampir membeku.
Ibu Sam menyalahkan Penghangat di mobilnya namun itu memperparah keadaan karena embun yang akan menutupi kaca dan pandangannya ke jalanan membuat ia mematikan kembali penghangat itu dan malah menyalahkan Air Conditioner untuk menghilangkan Embun itu.
Mobil itu terus melaju dengan kecepatan tinggi ketika Ibu Sam melihat sungai yang berada tepat di sebelah jalan itu telah membeku lebih dahulu. Ia semakin takut dan merasa semakin kedinginan seiring semakin terhalangnya sinar matahari karena memang hari yang akan semakin gelap. Ibu Sam terus berjuang melawan rasa dingin yang semakin menusuk ke tulang. kini ia bahkan mulai tak bisa merasakan beberapa anggota tubuhnya, bibirnya mulai membiru ketika ia melihat ke arah kaca spion.
Namun ketika ia akan memanggil anaknya Sam. Ia terkejut melihat Sam sudah tak lagi bernyawa dan membeku di kursi belakang mobilnya itu. Ibu Sam yang melihat itu sontak saja bersedih dan membuatnya tak lagi fokus pada jalan di depannya. Akibatnya ia pun menabrak pembatas jalan di sebuah tikungan yang cukup tajam dan membuat mobil itu melompat dan terbalik jatuh ke dalam jurang yang cukup dalam. Namun saat mobil itu akan jatuh lebih jauh, mobil itu membeku di bibir jurang itu.
Sam dan Ibunya meninggal karena membeku, begitu juga dengan seluruh daerah itu.
TEMPERATURE
THE FIRST AND THE LAST
* Minta saran dan pendapat, jika banyak yang penasaran bakal di lanjutin di novel... Terima Kasih