Kesendirian adalah waktu untuk sendiri menata hati dan fikiran, namun terkadang sendiri itu membosan kan juga menenangkan.
Kehadiran seseorang sangat di nanti bagi setiap orang yang merasa hidupnya selalu sendiri, tak khayal dengan Jessiana.
Ia hidup dengan kesibukan yang tak ada habisnya, hingga ia lupa dengan kebahagian nya bahkan umurnya.
Di kantornya ia di juluki CETIJO (ceo cantik jomblo)
Bukan ia tak ada yang menyukainya atau yang mencintainya namun ia trauma dengan kisah cintanya yang kandas saat akan memasuki pernikahan.
Dimana saat itu harus nya bahagia menyelimuti hatinya namun air mata yang ia terima.
Jessi melihat kekasihnya selingkuh di depan matanya, bagaimana hati tak hancur jika laki - laki yang akan menjadi suami nya dengan hitungan hari bercumbu mesra di kamar yang seharusnya akan menjadi malam pertama nya dengan sang kekasih.
Kini hidup jessi di penuhi dengan pekerjaan baginya laki-laki semua bejad tak ada laki - laki yang benar - benar mencintai wanita dengan tulus hanya nafsu dan kecantikan nya saja yang di butuhkan.
-
-
"Bos bisa ngak ya tahun ini ikut liburan" kata nori saat berbincang2 denga rekan kerjanya jam istirahat di kantor
"Lo kayak ngak tau aja, mana mungkin bos ikut" sahut tion
"Apa kita ajakin, siapa tau perjalanan kali ini menyenangkan"jawab tara
"Oke nanti kita ajakin bos " kata nori dan di sahut anggukan tion
Di tempat boss
Seperti biasa ia tak jarang makan siang di luar lebih sering memesan makanan siap saji pesan antar,atau terkadang makan masakan maminya yang di bawa ke kantor. Hidupnya penih kebosanan jika orang melihatnya.
Wajah yang cantik kulit mulus bak putri namun hatinya dingin sedingi putri elsa.
Wajar bagi karyawan kantornya merasa kasihan dengan ceonya itu, hatinya baik tapi tidak dengan kisah cintanya.
"Jess, bisa hari ini ketemu" pesan singkat dari laki - laki yang selalu mengejar nya bertahun - tahun namun selalu dengan jawaban nihil dari jessiana.
"Dia sangat merepotkan" jessi hanya melihat ponselny dan menarohnya di meja, ia menikmati sarapan siangnya.
-
-
Hari H telah tiba
Para karyawan yang menanti hari yang setiap tahun mereka tunggu pergi berlibur selama 1 minggu.
Kali ini mereka pergi ke pantai yang belom pernah mereka kunjungi.
"Akhirnya dengan susah payah aku membujuk boss ,akhirnya boss ikut tahun ini" desik tara kepada temen2nya.
Pukul 09.00
"Sejuknya suasana di sini" kata salah satu karyawan jessi
"Kalian semua masuk dan ambil barang2 kalian dan ini kunci kamar kalian" kata tara sebagai sekretaris jessi memberi arahan.
Jessi sendiri berkeliling mengitari tempat yang baginya asing dan belom pernah merasa senyaman itu.
Angin laut sepoi - sepoi menerpa wajahnya yang cantik, gemuruh ombak berkibar bercengkrama dengan pasir putih yang lembut
Tiba tiba jessi terbangun dari tidurnya, ia merasa terkejut melihat tempat yang saat itu seharusnya pantai dan ia sedang berjalan namun mengapa sekarang ia berpakaian bak seorang putri dalam dongeng, namun yang lebih membuatnya heran ia berada di penjara gua dengan lampu keemasan ala jaman dinasti.
"Dimana aku" ucapnya sembari memegang besi di depan nya yang mengurung tubuhnya.
"Apa yang terjadi padaku"
Ucapnya dalam hati.
"Kau akan keluar,keluar lah jika bisa" suara dari arah luar terdengar lembut ,membuat jessi mencari dimana wujud suara itu.
"Tolong siapapun kamu, keluarkan aku" kata jessi sedikit berteriak agar orang gang tadi bersuara menampakkan wujudnya.
Suara langkah kaki terdengar semakin dekat dengan keberadaan Jessi
Jessi tersipu saat melihat siapa yang datang
Wajah bak pangeran serial webtoon yang sering ia baca. Tinggi rambut merah hidung macung bibir tipis wajah tirus dengan baju yang di kenakan seperti halnya kartun.
"Siapa dia" mata jessi tertuju wajah tampan laki - laki itu.
Lalu ia tersadar dari lamunan nya.
"Tolong siapapun kamu,keluarkan aku dari sini" pinta jessi.
"Kau hanya akan bisa keluar jika kau bisa membuka gembok cinta itu. Kata laki - laki itu
"Bagaimana aku bisa membukanya aku di dalam sini"
"Ya keluar dari situ, kau bisa membukanya"
Jessi pun keluar dengan tenang mendekati laki - laki yang duduk termenung melihat kotak di depannya, sudah hampir 1000 tahun ia tak bisa membukanya.
"Sebenarnya apa isi kotak itu?"
Tanya jessi
"Kotak itu kotak yang mengurungku selama lebih 1000 tahun di goa ini"
"Haaaaa, 1000 tahun" jessi ternganga mendengar ucapan laki - laki itu.
"Dia hantu atau siluman,mungkin ke dua-duanya" desik jessi dalam hati.
"Siapa nama kamu?" Ucap jessi heran dengan ucapan nya sendiri dia tak merasa takut atau bagaimana, baru pertama kalinya ia bertanya kepada seorang laki - laki yang tidak ia kenal, kalo di dunia nyata,dia bahkan tak melirik laki - laki setampan apapun atau kaya. Tapi kenapa disini dia bertanya duluan, mungkin lebih bik bersikap ramah agar bisa kembali ke dunia nyata,baginya sekarang jessi masih bermimpi.
"Aku Lin yi" masih dengan jawaban datar dari laki - laki di sampingnya itu.
"Emm boleh aku bertanya?"
"Apa, katakan saja"
"Sebenarnya aku ada dimana?" Jessi mengamati semua sudut yang terlihat oleh pandangan matanya.
"Kenapa kau bertanya,harusnya aku yang bertanya kenapa kau ada disini,bukan nya di istana meng"
"Istana?" Jessi makin binggung dengan jawaban Lin yi laki - laki berparas tampan namun dingin itu.
-
-
Hari berganti hari ,bulan berganti bulan mereka habiskan bersama hingga jessi lupa akan dirinya,mungkin baginya ia mimpi yang panjang
Suatu malam Lin yi menatap bulan yang cerah dari malam - malam biasanya sebelum kedatangan jessi.
Setau lin yi, jessi adalah putri manja yang susah bergaul dengan orang luar apa lagi dengan seekor naga meski sebenarnya ia di kutuk karena kesalahan dimasa lalu.
Putri zhang yu atau jessi melihat Li yi dari kejauhan menatapnya ada rasa berdebar di dadanya, rasa itu tak pernah ia rasakan sebelumnya setelah sekian lama hidup menyendiri dari tanpa kehadiran cinta
"Cinta, itu ngak mungkin" bisiknya dalam hati putri zhang
"Sedang apa kamu" tanya putri zhang
"bulan itu indah" jawabnya
"Apa setiap bulan purnama kamu selalu berubah menjadi naga?"
Putri zhang sudah tau jika Li yi adalah seekor naga merah yang indah menurut nya, menurut jessi, karena saat di dunia nyata ia sering membaca novel di webtoon favorite nya dengan karakter - karakter unik,ia masih merasa jika jessi selama ini masih di dunia mimpi yang entah kapan dia akan terbangun.
"Iya,aku akan berubah total saat bulan purnama tiba, seperti saat ini, apa kamu tidak takut dengan ku" kata Seekor naga yang tak lain adalah Li yi
"Engak bagi ku kamu unik bisa berubah wujud" jawab putri zhang sambil mengelus kepala naga yang menunduk mendekati putri zhang.
Lalu naga itu menyuruh putri zhang naik ke atas punggungnya.
"Beneran?"
Naga itu hanya mengerang dan menunduk.
Purti zhang yu akhirnya naik dan dibawa terbang mengitari langit malam penuh bintang.
-
-
Setelah berkeliling putri zhang terlelap di pangkuan naga merah.
Sepanjang malam ia menatap putri itu, ingin dia mengembalikan ke istana meng namun naga merah berharap wanita di depan nya itu bisa menghilangkan kutukan nya.
Putri zhang terbangun dari tidurnya dan masih menatap naga itu dan putri zhang mencium naga merah di depan nya itu seketika naga merah berubah menjadi pangeran Li yi seorang laki - laki tampan mencium lembut bibir putri zhang yu.
"Maaf" kata putri zhang saat melepas ciumannya.
"Aku berubah menjandi manusia kembali" kata Li yi,sembari menatap lekat wanita di depan nya.
"Trimakasih,setelah 1000 tahun aku menanti dan kamu lah wanita yang aku tunggu" kata Li yi
Putri zhang mengulas senyum
-
-
-
Tahun- tahun telah berganti putri zhang yu dan pangeran Li yi hidup bahagia mereka telah kembali ke istana dan menikah menyatukan dua kerajaan dan hidup bahagia.
Namun suatu ketika putri zhang yu teringat akan kehidupan lama nya,ia merindukan pekerjaan nya sebagai CEO.
Dan tiba - tiba putri zhang terbangun dari tidurnya,kini ia terbangun dari kamar hotel yang ia pesan saat liburan ke hongkong bersama rekan kerjanya.
"Aku jessi?" Ia menatap wajah dan tubuhnya di kaca lalu berlari keluar kamar dan memanggil semua karyawan yang ikut pergi
Berlibur dengan nya.
"Sekarang tanggal berapa? tahun berapa?, sekarang dimana?" Ucap jessi kepada tara dan lainnya, membuat yang mendengarkan binggung sekaligus heran.
"Kenapa boss,sekarang tanggal 13 - juli - 2021"
"Apa aku dari kemaren tidur?"
"Kemaren,?, kita baru sampai bosss"
"Oke oke"
Lalu jessi masuk ke kamarnya dan merasa dirinya memang sedang bermimpi.
Namun saat ia bangun tadi ia memakai cincin giog dan dia ingat cincin itu pemberian pangeran Li yi.
"Ah mungkin itu hanya mimpi, namun sejak kapan aku memakai cincin ini" pikir Jessi
-
-
Hari ke dua pun ia lalu seperti pada saat hari pertama ia bermain air bersama rekan kerjanya.
Jessi menyendiri dari teman - teman nya ia berjalan ke arah pantai dan melihat secercah cahaya yang merasa tak asing bagi jessi, ia mendekati itu, lalu ada kilatan naga merah di langit, dan jessi tau itu naga merah pangeran Li yi.
Naga itu mendekati jessi dan berubah menjandi seorang laki - laki tampan eksotis dan juga seķsi. Meski dalam balutan baju layaknya seorang pangeran.
Jessi menatap lekat laki - laki itu,dan laki - laki itu tersenyum melihat tatapan jessi
"Selamat siang putri zhang yu"
Jessi masih terkejut dan akhirnya percaya jika dia tidak sedang bermimpi, lalu memeluk Li yi dengan erat
Jessiana dan pangeran Li yi memadu kasih di hamparan pantai pasir putih.