Malam sudah menunjukkan puncaknya. Untungnya ada sorot cahaya lampu Philips dari kejauhan. Sehingga Jalan Oktagon tidak sampai jadi gelap gulita.
Sinar minimal itulah yang jadi petunjuk keberadaan seorang laki-laki bernama Asad. Laki-laki pemilik nama lengkap Asad Bramastha Androgeni itu tergeletak di depan pos ronda RT 08 Gang Blackberry Jalan Oktagon Kampung Boronium.
Setelah siuman, Asad teringat pada kejadian yang menimpanya. Mula-mula dia ingat bahwa dia sedang duduk ngobrol berdua dengan sahabatnya, Pramu Sasongko, di Taman Samarotunggadewa. Tanpa menaruh kecurigaan apa pun sebelumnya, Asad santai saja melayani obrolan Pram.
“Tak terasa kita sudah 25 tahun jadi sahabat ya, Bro?” Pram berkata sambil tersenyum.
“Iya bener, Bro. Waktu kayaknya cepat banget. Tapi bagaimana pun kita jangan sampai kita putus silaturrohim. Bener kan, Bro? Haha …..” Asad tertawa.
“Yoi, Bro! Pastinya! Haha …..” balas Pram tertawa.
Namun, belum juga habis 3 teguk kopi, tiba-tiba muncul 2 orang preman langsung menangkap Asad dan Pram.
Berbekal ilmu beladiri yang dikuasainya, Asad memberikan perlawanan sehingga dia bisa melepaskan dirinya. Sedangkan Pram tak berkutik. Lalu muncul 2 orang preman lagi yang menyerang Asad. Tanpa banyak melawan Asad berlari secepat yang dia bisa agar bisa lepas dari kejaran berandalan Geng 666.
Setelah merasa aman, Asad berhenti di sebuah pos ronda RT 08 yang berada di pojok Gang Blackberry Jalan Oktagon. Dengan susah payah akhirnya dia berhasil melepas satu per satu sepatu merk Star-nya. Dia membuang aspal hotmix yang menempel di sepatunya. Setelah bersih, dia membaringkan badannya di pos ronda Kampung Boronium yang beralaskan karpet berwarna merah maron itu.
Dalam tidurnya, Asad bermimpi Pram sukses jadi pengusaha yang kaya raya. Namun Asad menjumpai keganjilan, Pram ternyata jadi menantu Ketua Geng 666 yang menyerang Asad itu.
“Tiiidaaak …..! Ngga mungkin, itu mustahil!!” teriak Asad, lalu terbangun. Anehnya, dia mendapati dirinya sudah di dalam mobil Opel milik Pram dalam keadaan kedua tangannya diborgol.