ada sebuah cerita tentang bapak-bapak yang sedang ronda malam.
pada malam Jum'at Kliwon.
"orang-orang kenapa masih belum ngumpul? padahal udah jam 10 lebih. apa perlu disusul sekalian biar ramai disini". ucap pak Bakri
ting
terdengar suara notifikasi hp pak Bakri dari pak Mulyono.
"permisi pak Bakri..untuk malam hari ini saya tidak bisa ronda... sekali lagi maafkan saya." ketik pesan pak Mulyono
"iya pak Mulyono tidak apa-apa... memangnya anda mempunyai masalah apa ya hingga tidak bisa ronda untuk malam ini..dan maafkan saya karena bertanya seperti ini" balas pak Bakri
"ini pak saya sedang sakit. Mungkin besok pagi sudah sembuh" balas pak Mulyono
"oh Sakit...saya doakan cepat sembuh ya pak"
"iya terimakasih" balasnya
beberapa menit kemudian pak Bakri merasa .
"astaga kentogan nya mengapa tidak ada disini?apa ketinggalan di rumah pak hari dan lebih baik aku akan mengambilnya" ucap pak Bakri
saat pak Bakri ingin beranjak pergi dari pos kampung ia berpapasan dengan pak Mulyono.
"bukannya itu pak Mulyono?. tadi katanya dia Sakit tidak bisa ikut ngeronda hari ini tapi lah kok" batin herannya
pak bakri yang melihat wajah pucat pak Mulyono disana..
"malam pak Mulyono..tadi katanya tidak bisa ikut karena sakit. kalau sakit jangan dipaksakan ikut " ucap pak bakri..
secepat mungkin pak Bakri meninggalkan pos kampung untuk mengambil sebuah kentogan di rumah pak hari
beberapa menit kemudian.
pak Bakri disana masih berjalan menuju ke arah rumah pak hari..disana ia melihat pak Mulyono membeli sebuah obat di warung mbok maryam.
"hah?!!pak Mulyono kenapa ada disini bukannya tadi?"
pak
pak Mulyono
pak Mulyono yang tadinya tengah membeli sebuah obat akhirnya menoleh ke arah pak bakri dengan tatapan lemah lesu dan pucat
pak Bakri yang melihat tatapan pak Mulyono pun langsung meninggalkannya sendirian.
rasa ngeri dan merinding pun terjadi pada pak hari pada malam tersebut.
sesampainya di rumah pak hari
"permisi pak hari saya pinjam kentongan nya" ucap pak Bakri
iya pak sebentar
-
"ini..pak Bakri ngeronda nya sendirian?" tanya pak hari
"tidak pak hari . ini saya lagi menunggu yang lainnya..dan juga saya mau menanyakan memang benar bahwa pak Mulyono sedang sakit ya?" tanya pak Bakri
"Sakit?tidak bahkan pak Mulyono masih diluar kota beberapa hari yang lalu.. memangnya beliau sudah pulang?" tanya pak hari
"saya kurang tau untuk masalah itu..kalau begini saya duluan ya pak.. takutnya yang lain sudah menunggu di pos kampung" ucap pak Bakri
"iya pak hati-hati"
beberapa menit kemudian setelah pak Bakri mengambil kentongan di rumah pak hari pun bergegas kembali menuju pos kampung.
saat perjalanan menuju pos kampung
pak Bakri tiba-tiba mendengar seseorang yang sedang bersenda gurau.
hahahaha
hahahaha
hahahaha
sontak Senda gurau tersebut membuat pak Bakri kaget dan langsung menoleh ke arah belakang
ternyata tidak ada siapa-siapa
hahhhh
aghhh
tibalah 3 kepala yang menghampiri pak Bakri didepan tatapannya