Maaf banyak typo🙏
Hari ini di rumah Rania sangat sepi, kerena kedua orangtua nya sedang bisnis diluar kota. Sesekali ia menelepon HP ayah dan ibu nya tapi tidak diangkat Rania pun menjadi kesal. Dengan kekesalannya Rania pun berniat pergi dari rumah untuk menginap di rumah temannya.
Saat Rania beranjak membuka pintu keluar rumahnya dia terkejut melihat kekasihnya Daffa sedang berdiri di depan pintu. Rania pun bertanya kepadanya tetapi Daffa hanya terdiam tak menjawab apapun.
"Kamu udah lama di sini, kenapa nggak masuk? Ayo masuk..."
Kemudian Rania langsung mengajak Daffa masuk ke dalam rumahnya. Tapi Daffa masih saja membisu, Rania pun jadi sedikit heran dengan sikap aneh Daffa.
"Kok kamu diem aja? pasti capek ya...kamu tunggu di ruang tamu dulu yah aku mau ambilin air minum buat kamu."
Rania pun beranjak masuk ke dapur dan mengambil segelas jus jeruk untuk Daffa.
Rania kembali ke ruang tamu, tapi Daffa tidak ada di ruang tamu, Rania memanggil-manggilnya tapi tidak ada jawaban apapun.
"Daffa ini jus buat kamu"
Rania melihat keluar rumah untuk mencari Daffa tetapi tidak ada seseorang pun. Tiba-tiba suara berat Daffa dari belakang mengejutkan nya. Rania menjadi semakin bingung pada Daffa, tadi dia tak mau berbicara sama sekali tapi sekalinya bicara langsung mengagetkan.
"Rania...kamu lagi ngapain di luar?" Daffa
"Ehh Daffa kamu dari mana aja?" Rania
"Aku tadi di ruang tamu loh.." Daffa
"Masa sih, tadi aku liat nggak ada tuh" Rania
"Ya udah mending kita masuk aja yuk" Daffa
"yuk" Rania
Mereka kemudian kembali ke ruang tamu, langsung saja Rania mengambil remote dan menyalakan TV, kebetulan hari ini ada acara drama Korea favorit mereka berdua.
"Baru mulai nih acaranya"
Saat acara TV berlangsung, sesekali Daffa berbincang dengan Rania.
"Sayang kalau aku mati nanti, kamu mau kan temenin aku?" Daffa
"Kamu ngmong apa sih, ya tentu aja dong sayang. Aku bakal temenin kamu sampai kapanpun."
Disaat Rania dan Daffa masih asik nonton drama TV Korea yang penuh romantis. Muncul sebuah tayangan iklan tapi kali ini berita sekilas.
"Selamat siang, pemirsa telah terjadi kecelakaan pada pukul 12 siang ini. Peristiwa ini terjadi antara truk dengan pengguna motor, pengguna motor tewas di kolong bawah truk. Penyelidik berhasil menemukan identitasnya, pengguna motor ini bernama... "
Belum selesai berita dibacakan, tiba-tiba saja lampu mati, ruangan menjadi gelap. Kemudian karena kondisi gelap Daffa memutuskan untuk tidur saja, Rania pun ikut tertidur di sebelahnya.
"Aku ngantuk nih, aku tidur duluan ya.." Daffa
Seketika wajah Rania menjadi masam karena acara menonton drama favoritnya jadi terganggu karena mati lampu.
"Iihh...padahal lagi seru-serunya nih drama, pake acara mati lampu segala lagi."
3 jam kemudian lampu kembali menyala, Rania langsung terbangun karena lupa mematikan TV, acara terus berlanjut ke berita malam. Saat sebuah berita di bacakan pembawa acara, Rania sangat terkejut dan tidak percaya apa yang ia dengar.
"Pemirsa, tadi siang telah terjadi sebuah kecelakaan penyelidik berhasil menemukan identitasnya, pengguna motor ini berusia 18 tahun dan bernama Daffa Bagaskara."
"OH MY GOD..." Rania
Rania jadi ketakutan setelah mengetahui bahwa Daffa kekasihnya lah yang kecelakaan dan tewas sekarang bersamanya, ia berkeringat dingin air matanya mengalir deras bibirnya gemetar. Sesekali terdengar suara kekasihnya memanggilnya, hal itu membuat Rania semakin merinding. Kemudian Rania terkejut ketika menoleh kebelakang, dia melihat wajah Daffa kekasihnya begitu menyeramkan.
"RANIA... RANIA... "
Rania sangat ketakutan mengetahui bahwa kini dia bersama arwah kekasihnya. Ternyata Daffa mendatangi Rania untuk mengucapkan kata perpisahan, tiba-tiba gumpalan asap merah keluar dari arwah Daffa, bersama asap merah itu arwah Daffa ikut menghilang.
"SELAMAT TINGGAL RANIA..." Daffa
END
Terima kasih untuk yang sudah membaca cerita ini.