ada sebuah cerita tentang seorang owner yang tengah kebingungan.
"aku rasa aku hampir mempunyai segalanya entah koleksi patung kuda dan lain-lain. tetapi mengapa hatiku berkata lain seperti ada yang kurang saja. tapi apa?" ucap leo
heyy
terdengar suara teman leo dari kejauhan
heyy juga bre
cepat kemari lah
yoi
"kaga kerja?" tanya leo
"kaga biasa sini nganggur" ucap gevan
"oh gitu..gini gw mau nawarin kesempatan yang berharga nih. " ucap leo
"kesempatan apa kalo baik nan bagus gw terima kalo jelek mana mungkin"
"idih ya kali buat sahabat sendiri yang jelek-jelek sans kali. gw mau nawarin ke situ mau ga jadi manajer disini . soalnya manajer yang kemarin gw pecat" ucap leo
"pecat gegara apaan?" tanya gevan
"ah ga usah kepo lu. tinggal mau bilang iya apa kaga?" ucap leo
"iya sih gw mau mau aja . mayan yakan . tetapi gw belum tau arti dasar gmn cara jadi manajer yang baik dan benar leo "
"tenang bre ntar gw ajarin dah . buat apa aja buat sahabat gw yang satu ini" ucap leo
wah , mantep memang lu yang terbaik dah.
saat malam hari.
"dah mau tutup aja nih cafe . ternyata gw pantau pantau disini ramai juga ya. " kagum gevan
"oh tentu siapa lagi kalau bukan cafe gw. ohiya dan setelah kita beres-beres semua..tolong banget ya lu ikut gw ke rumah" ucap leo
"mau ngapain?" tanya gevan
"lihat aja nanti"
sesampainya di rumah leo
"wih capek bener dah tuh rumah"
hehe
"silakan duduk sana . jangan sungkan-sungkan anggep aja kaya di rumah sendiri." ucap leo
beberapa menit kemudian leo membawakan sebuah minuman kepada gevan
"wih ribet-ribet amat dah. btw makasih yak"
"sama-sama..gw malah seneng ada temannya kalau gini " ucap leo
setelah gevan melihat secangkir teh yang hangat menggoda tersebut ia langsung meminum tanpa henti sekaligus.
hehehehe
aghhh
kepala
kepalaku
terasa
terasa
pusing
"hal yang ku tunggu tunggu xixixi"
cepat-cepat leo menarik seluruh badan gevan menuju ke arah sebuah ruangan.
"saatnya mulai hehehehe" ucap leo
"oh astaga pisau dan kapak ku tertinggal di rumah. aku harus cepat mengambilnya "
beberapa jam kemudian
masih keadaan disana sepi dan sunyi leo yang belum terdengar suara pulang
ahhh
kepala
kepalaku
gevan disana terbangun seketika dan dibuat kaget
aghhh
dia
mengapa
ada
disini?
"mengapa ada kepala mantan manajer shin disini?. jangan bilang kalau leo mengolek" kata dan kalimat yang akan dilontarkan gevan terpotong
ceklek
I'm back xixixixixi
ucap seram suara leo
le
le
leoo
cukup jangan berbuat seperti itu ucap cemas takut gevan
"mengapa?apakah tidak boleh maaf maafkan aku hahaahaha"
"kau sialll ....aku menyesal pernah berteman denganmu!!?" sahut marah geo
"i don't care. sekeras apapun perjuangan mu sekarang. kau tidak bisa lepas kawand hahaha"
ahhh
takghhh
terdengar dan terlihat sebuah suara yang menandakan bahwa kepala gevan dan tubuhnya terpisah menjadi 2 bagian
hmmm
"darah ini sangatlah segarr"
kini leo sedang mengawetkan nya untuk dipajang ditembok rumahnya.
"sekarang aku baru puas untuk melihat sebuah koleksi koleksi yang indah di antara semua koleksi murahan itu" ucap bangga leo