Namaku Klara aku dan seika akan membalaskan dendam kerajaan ku yang kini telah musnah.
•> AWAL PERTEMUAN KLARA
Malam yang dingin dan gelap Klara tidur di kamarnya ditemani oleh bulan yang bersinar terang angin malam yang dingin bagai AC alami bagi Klara di keheningan malam Klara dikejutkan dengan suara raungan misterius yang menggema di tengah malam.
Sontak Klara terbangun dari tidur nyenyak nya dan berjalan menuju teras kamar yang berada pada lantai dua istana, Klara dikejutkan dengan seekor naga yang terbang di hadapannya, banyak naga yang pernah di jumpai Klara tapi tidak ada yang seperti dia, naga itu mulai mendekati Klara tanpa rasa takut Klara mengulurkan tangannya, dari sanalah pertemuan Klara dengan seika.
•> MALAM BERDARAH
Satu bulan berlalu kini seika dan Klara bagaikan anjing dan majikannya yang tidak bisa terpisahkan, setiap hari Klara akan bermain dengan seika di hutan, kali ini Klara pulang lebih awal dari hutan dan Klara tidur lebih cepat dari biasanya.
"Aaaaahhhhhh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,," suara teriakan membangunkan Klara di waktu subuh, suara itu berasal dari kamar sang raja ayah klara, Klara langsung berlari menuju sumber suara itu sepanjang jalan menuju kamar ayah nya Klara melihat banyak mayat pelayan dan prajurit berceceran bau darah memenuhi seluruh istana, saat sampai di kamar sang raja Klara mendapati ayah nya telah mati dengan tragis, dan ada seorang misterius membawa pedang perak dan memakai sebuah jubah hitam bertudung di samping ayahnya.
seorang misterius itu berjalan mendekati Klara tapi tidak membunuh klara melainkan hanya melewati nya begitu saja, saat seorang misterius itu melewati Klara ia berkata " heh,,,,, aku tidak membunuh gadis lemah" kata kata itu membuat Klara tercengang, setelah pembunuh itu pergi air mata klara langsung membanjiri kaki Klara lemas seketika, tapi itu hanya sesaat Klara langsung berlari menuju kamar adik dan kakak nya tapi yang ia dapati sama mereka telah mati bersimbah darah di kamar masing masing " Aaaaahhhhhh,,,,,, aku pasti akan membalaskan dendam keluarga ku!" Perkataan yang terucap begitu saja bersamaan dengan jiwa iblis yang terbangkitakan.
Setelah itu Klara meninggalkan istana bersama dengan seika Klara pergi berkelana sambil berlatih beladiri dan bertarung.
•> PEMBALASAN DENDAM
satu tahun lamanya Klara dan seika berkelana Klara kembali ke kerajaan nya yang telah terbengkalai, tanaman rambat kini menghiasi dinding dinding istana tengkorak tengkorak bekas pembantaian malam itu, berserakan di seluruh istana, tapi air mata Klara telah lenyap setelah kejadian itu kini yang tersisa hanya sikap dingin dan muka datar dengan satu tujuan yaitu balas dendam.
Klara dan seika pergi meninggalkan istana tempat ia dibesarkan, Klara dan seika terbang menuju arah Utara temapat iblis pembantai keluarga nya berada , di perjalanan Klara bertemu beberapa orang yang sama sama ber keinginan untuk membalas dendam, ada 10 yang di temui Klara 5 diantaranya adalah yang terkuat mereka lalu menjadi sebuah kelompok dan berjalan bersama menuju utara.
Sampai di depan pintu masuk perbatasan Utara segerombolan orang berjubah hitam menghadang pertempuran kecil pun terjadi, setelah itu mereka terus berjalan masuk ke utara bahaya semakin nyata mengancam anggota yang awalnya 10 orang berkurang menjadi 5 orang, satu Minggu berlalu mereka berlima berhasil sampai di istana sang raja iblis, banyak prajurit menghadang di pintu depan kerajaan, derjadi pertempuran hebat di Medan arelia (itu adalah sebutan untuk markas atau istana sang raja), Klara langsung masuk kedalam istana berusaha mencari sang raja para panglima hebat menghalangi Klara tapi mereka dihentikan oleh seika seika mengalahkan para panglima itu dengan sekali ayunan ekor nya, lama berjalan dan berlari menyusuri istana Klara akhirnya bertemu dengan sang raja iblis di teras istana.
Sang raja yang licik menggunakan kekuatan sihir hitam untuk menyerang Klara, Klara pun terluka dan mengalami banyak cidera, menahan rasa sakit akibat serangan sihir hitam Klara tetap menyerang dengan sekuat tenaga dibantu oleh seika, satu jam berlalu luka dalam mulai menyulitkan dan menghambat pergerakan Klara seika tetap melindungi Klara dengan menyemburkan api yang mengarah kepada sang raja, kekuatan Klara hampir habis hidupnya bagai di ujung ambang kematian, dengan penuh luka dan rasa sakit Klara bergerak mengayunkan pedangnya dan menangkis sihir hitam sang raja, " kkkkkyyyyyyaaaaa,,,,,,,,, death slash" jurus terakhir dan terkuat yang dimiliki Klara berhasil membunuh sang raja dengan sekali serangan.
Para prajurit raja iblis lenyap seketika menjadi abu tubuh Klara menjadi lemas dan terjatuh di teras istana, tubuh Klara ditahan oleh seika nampak baju Klara bersimbah darah hanya satu kalimat yang ia ucapkan " kita menang seika ".
Jangan lupa like dan komen ya#