Konon katanya, manusia biasa hanya mampu menggunakan 10% otaknya, hal ini dikatakan karena dipercaya banyak orang, bahwa otak masih memiliki lebih banyak hal yang dapat diketahui dan dilakukan. Tapi terkadang ada orang yang terlahir dapat menggunakan otaknya lebih dari 10%. Hal tersebut, membuat seorang menjadi manusia yang tidak biasa.
Contohnya adalah Riyan. Dia terlahir sebagai anak yang mampu menggunakan lebih dari 10% otaknya, ia juga dikenal oleh teman temannya sebagai murid paling pintar di sekolah.
Karena kemampuannya yang tidak biasa ini, membuatnya sulit bersosialisasi. Sepanjang waktu, Riyan hanya bisa berfikir dan berfikir. Karena hal itu, Riyan terkadang mengalami stress. Tapi hebatnya, semua masalah yang ia hadapi selalu ada jalan keluar untuknya.
Kemampuan otaknya kini sudah bertambah hebat, sekarang ia merasa seperti kebal terhadap apapun. Dia tidak bisa merasakan sakit, terluka dll. Kalaupun ia terluka, luka yang ia alami akan segera sembuh dengan cepat, tentunya itu membuat Riyan heran. Karena itu juga, Riyan merasa ada yang aneh pada dirinya, maka dari itu ia pergi dari rumahnya untuk mengasingkan diri, karena khawatir akan mencelakai orang.
Dengan terus berjalannya waktu, Fungsi otak Riyan sudah sampai pada 65% fungsi otaknya. Kini ia mampu melihat inti kehidupan manusia, hewan dan bahkan tumbuhan. Riyan melihat sebuah pohon yang didalamnya mengalir seperti sebuah energi atau chakra ke seluruh bagian pohon tsb. Bahkan ia juga mampu melihat kedalam tubuh manusia, dan mampu melihat dengan jelas kondisi organ manusia. Riyan juga tidak dapat lagi merasakan rasa kemanusiaan, terutama hawa nafsu. Kini Riyan sadar, kemampuannya ini ternyata ditukar dengan rasa kemanusiaannya.
Singkatnya. Semua ilmu, pengetahuan dan sejarah, semuanya masuk kedalam otak Riyan secara bersamaan. Hal ini ditunjukan dengan Riyan yang mampu merasakan kembali kecupan orang orang kepadanya saat masih bayi, memberi tau banyak orang, bahwa mereka terkena penyakit, dan juga memberikan resep obat untuk mengobatinya.
Riyan juga mampu merasakan kapan kematian itu akan tiba, hal tersebut membuatnya semakin tak tau harus berbuat apa. Riyan menangis dan meneteskan air mata tanpa menunjukan ekspresi apapun layaknya sebuah robot. Riyan menelepon orang tuanya untuk meminta maaf, sebelum ia mati. Tapi Riyan tidak memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi kepada orang tuanya. Ia hanya mengatakan...
"Ibu, Ayah. Aku menyayangi kalian. Aku meminta maaf atas semua kesalahanku"
Ibunya mencoba mengerti apa yang dirasakan Riyan dan tidak menanyakan masalahnya.
"Tidak apa nak. Kami juga menyayangimu, tidak ada yang lebih kami sayangi selain kamu nak. Kembalilah ke rumah, kami sangat mengkhawatirkanmu."
"Aku baik baik saja. Beritau pada ayah di meja makan itu untuk tidak meminum kopi terlalu banyak, karena itu tidak sehat."
Ternyata selain itu, Riyan juga mampu melihat segala situasi dimanapun itu tempatnya. Setelah itu Riyan menutup teleponnya...
80%
Kini otaknya telah mencapai pada tahap, dimana ia mampu merubah bentuk tubuh sampai model rambut yang ia miliki. Dengan kemampuan ini, Riyan dapat mengelabui orang orang yang sedang mencarinya.
Beberapa orang datang kepadanya. Polisi, warga sekitar hingga saudaranya, bertanya padanya tentang dirinya, dan semua itu berhasil ia lewati berkat kemampuan transformnya. Selain itu Ryan juga mampu memindahkan atau membuat sebuah benda bahkan manusia, bergerak hanya dengan tatapan mata.
****
Hari hari semakin berlalu, Riyan kini sudah menjadi manusia yang mampu mengendalikan 100% otaknya, segalanya kini bisa ia lakukan. Karena itu, Riyan melakukan apa yang bisa otaknya lakukan. Ia memulai dengan menghidupkan pohon yang mati kemudian membakarnya hingga hangus, teleport atau berpindah tempat secara instan, membunuh hewan bahkan membunuh seorang pengemis, menghidupkan seorang wanita yang tewas karena kecelakaan, mengontrol fikiran manusia dan masih banyak lagi. Satu satunya hal yamg ia tidak bisa lakukan adalah, mengontrol nasib dan takdirnya.
Kini Riyan telah mencapai batas kemampuannya untuk menerima kenyataan. Dan kenyataannya kini Riyan memilih untuk menghentikan semua fungsi organ pada tubuhnya. Karena Riyan sudah mengetahui segala pengetahuan, ia memikirkan tentang kepercayaan di era Samurai, dimana melakukan bunuh diri dianggap sebagai sarana pertobatan akibat kesalahan atau kegagalan atau sebagai betuk protes.
Dan kini semua masalah tidak lagi mampu Riyan selesaikan, yamg mampu ia selesaikan sekarang adalah hidupnya.
****
Cerita ini ditutup dengan Mayat Riyan menyatu dengan alam, dan tak ada yang mampu menemukannya. Selamanya!
END