tak bisa di percaya aku memiliki teman 'hantu'?
----
"kita jadi pindah hari ini pah?" tanya Siska
"iya sayang kita pindah ke Bandung" jawab papah Siska
hari itu Siska beserta kedua orang tua nya pindah ke Bandung karna pekerjaan papah nya di pindahkan ke luar kota
singkat cerita...
"akhirnya sampai juga kita" ucap ibu Dinda selaku ibu Siska
"nak tolong kamu bantuin angkatin barang-barang yang kecil ya"
"iya Bu"
Siska membantu orangtua nya mengangkat barang bawaan mereka hanya tas-tas kecil saja si, sampai di ruang tamu rumah nya yang baru
Siska melihat sebuah foto keluarga yang sudah usang 'mungkin itu foto keluarga yang dulu pernah tinggal di sini' pikirnya, tapi di dalam foto itu terlihat wajah seorang gadis seusianya wajah nya pucat, Siska abaikan.
"ahh akhirnya santai juga" lega Siska sembari merebahkan tubuhnya di atas ranjang
tok tok tok
"Siska kita makan dulu yu, kan kamu belum makan dari tadi" panggil ibu Dinda
"iya Bu"
----
seminggu berlalu
Siska sudah mendapatkan sekolah serta teman-teman baru, Papah Siska pun melanjutkan pekerjaan nya di kota Bandung, Ibu Dinda juga bisa dengan cepat bergaul dengan keadaan sekitar.
hari itu Siska hanya sendirian di rumah, Papah nya masih bekerja sedangkan Ibu Dinda sedang pergi karna suatu keperluan
jam 16.28
Siska pergi ke dapur karna merasa lapar ia harap ada makanan yang bisa di makan untuk nya, ia merasa ada seseorang yang terus mengawasi nya dari arah belakang
dengan refleks Siska menoleh ke belakang, ia jatuh terduduk di lantai bersender pada meja makan, ia melihat penampakan seorang gadis seusianya
wajahnya pucat kuku-kuku nya berwarna kebiruan memakai pakaian putih tapi hantu itu sama sekali tidak terlihat menyeramkan hanya saja wajah nya pusat pasi.
"kamu bisa melihat aku?" tanya sang hantu
Siska masih terdiam berfikir apa rumah nya itu berhantu, Siska kembali berfikir ia mengingat-ingat ingatannya. Sekitar seminggu yang lalu ia melihat sebuah foto keluarga dengan seorang gadis berwajah pucat kan? apa...
"jangan-jangan lu cwe yang ada di foto keluarga itu ya?" tanya Siska
"hohh kamu benar, aku terlihat cantik kan" jawab sang hantu
"nama lu siapa? ko bisa ada di rumah gua si? trus emang hantu pake rok mini ya?" tanya Siska bertubi-tubi
"tch, dengar ya nama aku em kalo tidak salah Sinta, lalu ini adalah rumah ku walaupun dulu si dan MEMANG NYA HANTU TIDAK BOLEH MEMAKAI ROK MINI?" jawab Sinta ngegas di akhir kalimat nya
"bukannya biasanya pake daster?"
"ada juga kok yang pakai rok mini kaya aku malah ada yang rambutnya sering di patok ehh di cantok" jelas Sinta
"DI CATOK WOI ahaha"
"oiya ko lu masih di ada di dunia sih, em maksudnya ituloh ya gitulah, ngerti kan?" lanjut Siska
"tidak ngerti, tapi intinya aku ini sedang menuggu orang tua ku, mereka pergi dan belum kembali hingga sekarang" jelas Sinta
"ohh jadi gitu, em kalo gitu gimana kalo kita cari orang tua lu aja bareng-bareng gitu" ucap Siska memberi bantuan
"kamu ingin membantu ku?"
"ya, tapi jangan ganggu keluarga gua apalagi kalo mereka sampai kenapa-napa"
"memang nya aku ini psikopat apa" ucap Sinta sambil tertawa ngakak
di mulai dari hari itu Siska pun memiliki teman baru tapi seorang 'hantu' dan mulai hari itu juga Siska mulai membantu Sinta menemukan orang tuanya.
tamat.