pada suatu hari.
ada kerajaan besar yang dipimpin oleh raja dan ratu yang bijaksana, dan seorang putri yang sangat cantik.
" tapi ayah, aku tidak mau menikah dengan pangeran itu!" bentak sang putri pada ayahnya. yang saat itu, mereka sedang makan malam bersama.
" putri, ibukan sudah bilang. sopan sedikit di depan baginda raja!" ujar sang ratu.
" Putri Chloe! ini sudah sudah kesekian kali kau menolak lamaran yang datang. jujur saja, kau kalau tidak mau menikah. bilang saja! baiklah, ini adalah lamaran terakhir!" bentak sang raja.
" siapa yang terakhir yah?"tanya sang putri.
"dia seorang kesatria dan seorang naga, besok pagi akan datang kesini." ujar ayahnya.
" naga?" batin sang putri.
" ayah bukannya kalau seorang naga itu terlalu berbahaya untukku?!" seru sang putri.
" dia jinak, sudah lah. ayah tidak mau berdebat lagi denganmu! cepat habiskan makan malammu! besok pagi orang itu akan datang" ucap ayahnya sembari pergi meninggalkan meja makan diikuti oleh ratu.
sang putri hanya duduk termenung di sana lalu masuk ke kamar.
Besoknya...
benar saja, sang ksatria datang.
tapi dia langsung menghampiri kamar putri dari luar.
sang putri melihat keluar balkon, dan sang ksatria sedang menunggu sang putri dari luar.
sang ksatria berlutut disitu, dan menyerahkan sekuntum bunga. bukan bunga mawar. melainkan bunga camelia yang sudah hampir layu karena lamanya perjalanan ke istana.
"putri Chloe, putri dari kerajaan agung. maukah kan menikahiku?!" seru ksatria dengan lantang dan jelas.
sang putri termenung seperti memikirkan sesuatu.
" apakah kau benar benar mencintaiku?" tanya sang putri.
" saya sangat mencintai anda, putri chloe!" jawab sang ksatria.
" baiklah, tapi ada syaratnya untuk membuktikan kau benar benar mencintaiku!" kata sang putri.
" apapun itu akan aku lakukan putri chloe" sang ksatria yang seorang naga itu menjawab dengan yakin.
" kau harus menungguku dibawah sini selama 100 hari! jika kau bisa bertahan selama 100 hari. maka kau akan aku izinkan menikahiku!" seru sang putri dengan lantang.
" akan ku lakukan, putri..." jawab sang ksatria.
dan, sejak hari itu. sang ksatria tetap berlutut dibawah kamar putri.
walau hujan badai, terik matahari yang menyengat. sang ksatria tetap berlutut dibawah kamar sang putri.
hari ke 99
" wa- waah...dia masih tetap keras kepala! sepertinya dia memang mencintaiku." seru sang putri yang terpesona akan kegigihannya.
hari ke seratus pun tiba.
tetapi, pada hari keseratus ini. sang ksatria pergi meninggalkan kerajaan itu dan masuk kehutan.
sang putri yang melihat itu langsung mengejar sang ksatria karena sudah jatuh cinta padanya.
begitulah, setelahnya. sang putri dan ksatria naga tidak kembali lagi selamanya.
tahta yang seharusnya diturunkan ke putri chloe kini menjadi milik adiknya.
TAMAT
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA, JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN YA~~