Hai, namaku Lena, aku masih duduk di bangku SMK. Aku anak dari seorang pengacara. Disekolah aku sebagai bahan bully karena aku disukai oleh anak populer disekolah. Di pukul, di tendang, hingga hampir dijatuhkan dari lantai 2, ya itu keseharianku disekolah.
Sampai akhirnya aku bertemu dengannya, hidupku berubah karena kedatangannya dihidupku. Aku merasa senang berada disampingnya. Setiap hari dia menolongku saat aku dibully, bermain bersama, makan bersama-sama hingga belajar bersama.
Suatu hari sekolahku mengadakan tour keliling ke Jepang. Aku senang sekali bisa kesana dengan sahabatku. Disana kami bermain dan belajar. Disana kami melihat festival Nagaoka Festival and Firework di sungai Shinano di kota Nagaoka.
Malamnya aku ingin ke kamar mandi sebentar, tapi di dalam kamar mandi ada yang menghentikan langkahku, lalu mendorongku ke lantai. Tapi tidak sampai situ, aku ditendang hingga kepalaku berdarah.
Hari demi hari berlalu dengan cepat, sampai aku tidak tahu kalau besok adalah hari kelulusan. Akhirnya aku lulus dengan nilai yang bagus dan bisa masuk Universitas terbaik di kota, sahabatku juga masuk disini.
Tapi tiba-tiba sahabatku menjauhiku, aku tidak tahu kenapa dia seperti itu. Apa dia tahu rahasiaku?! Tapi darimana dia tahu!?? Aku bertanya pada diriku sendiri sambil meneteskan air mata. Kenapa mereka percaya dengan dia, padahal dialah yang membunuhnya!!!
Haah, tidak ada gunanya, mereka pasti tidak akan percaya padaku.
Siang hari di kampus, sahabatku menggajakku pergi ke taman. Kenapa tiba-tiba dia mengajakku, dia kan sudah tahu rahasiaku?!?!!
Ditanam tampak biasa saja, tapi mengapa ada mereka??
Apa mereka rencanakan?!
Ya, firasatku benar. Mereka memukulku didepan para siswa, menendangku hingga ke pohon. Aku pasrah dan bergumam dalam hati, kenapa kau percaya dia!! Air mataku pun jatuh.
Setelah mereka memukulku dan pergi, aku pun berjalan menuju UKS dan pergi ke kelas. Tapi aku tidak merasakan sakit sama sekali, tapi aku menghiraukannya karena aku sering seperti ini.
Dikelas, sama seperti biasa. Tapi saat aku bertanya pada guru, kenapa guru tidak mendengarku?? Mereka hanya fokus pada pelajaran. Tapi mengapa sahabatku gemetaran?? Seperti sedang menyembunyikan sesuatu.
Ayah juga tidak mendengarku, ketika di ruang guru. Ayahku hanya berkata dimana anakku!! Aku hanya bilang aku disini yah. Tapi ayah tidak mendengarku, guru yang ada disana pun juga tidak mendengarku. Ada apa yang sebenarnya terjadi!!!?
Aku tidak tahan, apa yang terjadi padaku!!?
Lalu mereka bergegas ke taman sekolah. Aku diam membisu, karena aku melihat diriku sendiri sedang tergeletak ditanah. Aku sadar bahwa aku sudah tiada. Aku menangis sejadi jadinya.
Hiks.... hiks... hiks .... , kenapa kau tega sekali ..... !!!
Aku tidak akan membiarkanmu hidup dengan tenang!!!!
.
.
.
.
.
.
.