Assalamualaikum semua.
Kejadian ini terjadi dah lumayan lama, akupun sebenarnya tidak tahu kalau bukan ayah sendiri yang bercerita. Dan terjadi di rumah lama kami.
Aku dah nggak heran dengan cerita-cerita hantu nih,tapi aku agak bt saja pas... ayah bilang kalau tu hantu merubah diri, menjadi diriku. Uuuhhhh ini mah dah keterlaluan.
Di suatu hari, siang hari tepatnya. Kebetulan aku lagi libur kerja, jadi dapatlah ngobrol-ngobrol dengan ortuku,ponakan dan juga adekku.Waktu itu, tiba-tiba ibuku bertanya.
Ibu, " Kak,..... apakah semalam kakak yang hidupin tv, terus ditinggal tidur? "
Aku, " tidak ibu. kakak tidur awal semalam."
Ibu, "Oh ya, kemarin malam jam berapa kakak tahajud? kok tumben ibu denger kayaknya lebih awal dari biasanya."
Aku, "memangnya ada apa bu? "
Ibu, "Semalam, ibu lihatin dari balik korden pintu.... ,kamu ini di panggil.....tapi kok langsung ngloyor pergi ke belakang. "
Aku, "Waduhhhhhh, serius ibu nih.......? "
Ibu, " Iya kak, terus ngapain cuba jalan mondar-mandir di ruang tamu?"
Aku, "Haaaaaaaah tidak bu, mmmmm sebenarnya kemarin malam kakak tidak melakukan sholat tersebut, capek banget soalnya bu. "
Ibu, "Terus............. siapa dia, jangan bilang dia..........? "
Aku,"Mungkin bu..... hehe.
Ibu, "Sudah achhhh, jangan buat ibu takut......"
Belom hilang rasa penasaranku ,ayahpun ikut nimbrung.Kalau ayah mengira Kemarin malam itu ,aku yang bangunin beliau. Padahal saat itu aku memang terlalu capek, sampai tidur pulas dan akhirnya tidak melakukan sholat tersebut. "Wah wah jadi siapa yahhhhh...... yang ngerjai ibu dan ayahku? "
Ayah menambahkan kalau aku sholat di dapur dan menghadap arah yang salah.
Aku, "Haaaaaaaaaahhhh masak sik yah? "
Ayah, "Iya kak, ayah juga sempat kaget...... sholat kok sembarangan...... "
Aku, " Terus...... "
Ayah, "Untuk memastikan, ayah mendatangi kamar kakak dan ternyata ayah melihat kalau kakak tidur dengan pulasnya....
Aku, " Lalu yah? "
Ayah, " Ayah langsung pergi ke belakang, tapi dia dah gak ada. "
Aku, ibu dan adekku saling berpandangan. Terutama ibuku yang memang sangat penakut.Waktu itu, ponakanku menginap, jadi otomatis ibu begadang buatin susu untuknya. Kemungkinan dia mau menemani ibu.........
Aku, "Ah sudahlah mungkin dia lagi gak da kerjaan yah, jadi gangguin kita ."
Ayah hanya tersenyum sambil berlalu. Adekku yang notabene orang yang gak peka dan seorang yang tidak percaya akan hal-hal seperti itu, cuma ikut nyimak doank.
Aku, "Hmmmmmmmm besok apalagi yah rencananya? "
Ibuku tidak pernah berani bangun sendiri tiap malam, pasti membangunkan aku atau ayah. Kadang aku yang sering nemenin beliau ke kamar mandi. Ibu lebih memilih solat di kamarnya daripada harus solat di mushola rumah. Katanya ada saja ganggunya kalau di ruangan itu sendiri. Akupun jarang masuk karena lebih memilih tempat solat di kamarku sendiri.
Tapi ya entahlah.......... tinggal diri kita saja, percaya tidaknya, iya kan? "
Rumah ini memang berpenghuni dan terlihat menyeramkan, banyak yang bilang akan merasa aneh bila bertamu ke rumah kami.
Aku sendiri kadang dibuat merinding, apalagi kalau malam hari. Terasa mencekam.
Pernah suatu malam, aku hanya sendirian,.... karena ortu lagi ke rumah adek. Mereka menginap dikarenakan ponakanku sedang sakit. Kebetulan malam itu adalah malam jumat, tepatnya jumat kliwon. Wahhhhhh hawa dan auranya benar-benar berbeda.
Kumatikan lampu disetiap ruangan, kecuali kamarku dan ruang TV. Jam hampir tengah malam, akupun masih menonton acara TV,sambil rebahan dengan gulingku.
Terlalu menikmati acara, sampai tidak merasa kalau ada bocah gundul dengan celana putih, tanpa baju...... duduk bersila disebelahku,duduk diam tanpa ekspresi ke arah TV.
Aku hanya melihat sekilas ,dan berpikir...... halah paling aku salah lihat. "batinku.
Tapi setelah beberapa saat, aku beranikan diri.... menoleh kembali..... dan...... jreng...... dia juga menatapku. Kita saling bertatapan.
"Tenang....... tenang.......😱😨." aku menenangkan diriku sendiri.
Aku berbalik arah dan berkata lembut "Aku sudah tahu kamu disitu, jadi tidak perlu menggangguku."
Kembali ku melirik pandangan kepadanya tapi posisi menunduk ,ekor mataku.... masih melihatnya tetap duduk bersila......
Akupun dengan sedikit takut, tetap melanjutkan nonton TV, dan membiarkan saja dia mau apa....... tapi setelah aku menoleh, dia dah gak ada.
Alhamdulilah, hampir saja jantungan. Untung tadi tidak mengumpat.......
Wassalamualaikum wr wb