halo gays saya lala anak yang selalu di pandang sebelah mata oleh seseorang. mungkin rasanya sakit tapi iya mau bagaimana lagi saya tidak cantik dimata mereka, saya adalah kelas 10 saya menyukai seseorang waktu saya kelas 8 hingga sekarang kami satu sekolah lagi., sebenarnya aku tidak tahu apakah dia suka sama aku? tapi di pikiranku diriku selalu bilang cowok mana coba yang mau sama cewek jelek kek aku? lalu mengapa dia terus melihatku sewaktu aku di sekolah? apakah dia cuma ilfil liat aku? lalu kenapa waktu itu dia tiba-tiba duduk di dekat aku? pikiran ku selalu bertanya-tanya seperti itu, aku seperti orang bodoh yang selalu memikirkan apakah dia suka sama aku atau tidak? sehingga akupun jatuh cinta sama dia aku merasa dia orang terbaik bagi aku padahal aku gatau dia baiknya darimana? aku cuma ingin dia tau kalo aku suka dia aku cinta sama dia namun akupun bertanya pada diriku sendiri apakah dia belum punya pacar? hmm masaiya si cowok ganteng kayak dia belum punya pacar? dan pada saat masuk sekolah di hari pertama setelah covid selesai dan akupun selesai memperbaiki diriku menjadi sesempurna mungkin
Di pagi hari temanku menyapaku
intan: pagi laaa....
aku: pagi juga intan, oh iya kelas kamu dimana?
intan: aku di ips 2
aku: ah begitu ya
intan: iya kalo kamu laa?
aku: emm aku gatau, kelas aku dimana ya?
intan: coba buka hp kamu liat grup nya di sana ada tertulis nama-nama dan daftar kelasnya
aku: tapi dokumen sama poto yang ada d grup nya udah aku hapus semua aku kira cuma spaman anak-anak yang chat gajelas di grup sekolah
intan: yaudah liat di hp aku aja ya
lalu intanpun membuka hp nya dan mencari dokumen itu tiba-tiba secara bersamaan
intan: ini laa kamu di kelas IPS 1
aku: itukan Yui (bicara dalam hati) akupun melamun sambil melihat dia berjalan pergi menuju kelas
intan: laa kamu lagi apa? kok melamun?
aku: ah itu anu aku tadi liat riska gatau kemana aku kira dia bakal cari aku:v
intan: yaudah ayo kita ke kelas
aku: ayo
setelah itu kami pun pergi menuju ruang kelas, sesampainya d ruangan 2
intan: Lala kamu mau kemana?
aku: aku mau masuk lah kan sekolah
intan: laalaala kamu ruang 1 bukan 2
aku: ah begitu ya
intan: yaudah sana pergi aku mau taro tas dulu nanti aku ke ruang 1 kita ke kantin ya
aku: aku tunggu kamu aja nanti kita ke kelas aku dulu abis itu ke kantin
intan: okey
setelah intan menaruh tas tiba-tiba aku melihat Yui pergi ke kantin bersama temannya
intan: Lala ayo
aku: ah ayo
lalu kami pun melangkah maju
intan: Lala katanya mau ke kelas taro tas dulu?
aku: ah gak usah nanti aja sekalian aku laper banget belum sarapan nanti keburu bel masuk lagi
intan: yaudah ayo
setelah sampai di kantin aku bertemu dia yang sedang memakan gorengan dan betapa bahagianya hati aku melihat dia lagi setelah sekian lama aku gak jumpa gara-gara di suruh sekolah daring akhirnya hari ini kami ketemu lagi
intan: la kamu liatin apa?
aku hanya diam sambil ngeliatin dia yang tersenyum kegirangan bersama temannya
intan: ahh ciee kamu suka dia ya?
tiba-tiba akupun kaget mendengar omongan intan lalu akupun berkata
aku: apaansi aku cuma liatin mereka ketawa karna apa gitu!
intan: alesanya kurang tepat hahaha kamu suka sama yang mana?
aku: apaansi intan aku bilang aku cuma mau tau dia ketawa kenapa gitu
intan: ah cie malu-malu tapi mau ya
aku: ngga apaansi kamu
lalu saat itu Yui melihat aku dan tiba-tiba akupun salting sampai aku menarik intan lalu membawanya ke depan toilet
intan: laa kamu ngapain narik-narik aku kayak gitu?
aku: ah aku kebelet pipis tadi, tunggu ya aku mau pipis dulu
lalu akupun masuk dan pura-pura pipis setelah selesai aku keluar dan alangkah kagetnya aku melihat yui dan temannya jalan di depan ruang toilet lalu akupun mencoba untuk tegar supaya gak salting lagi dan akupun menengok kanan kiri
aku: loh tadi kan aku sama intan tapi ko dia ngk ada sekarang intan dimana ya? jahat banget dia ninggayamu gitu aja apalagi di liatin para cowok yang duduk di depan ruang kelas
setelah aku melamun mencari intan akupun berniat untuk pergi sendiri ke kelas dan alangkah kagetnya saat aku keluar dari ruang toilet itu aku di kejutkan oleh intan dan intan hanya tertawa menyaksikan aku yang terkejut oleh ulahnya
intan: Lala ahaha kamu itu ngapain bengong muluk?
aku: kamu apaansi gak lucu tau tiba-tiba ngagetin! kalo aku punya penyakit jantung gimana hayo?
intan: ah maaf deh kalo gitu
lalu akupun melihat ke depan ruang kelas yang tadi banyak cowok mereka semua ngliatin kita akupun serasa berada di panggung hiburan yang di liatin banyak orang lalu aku melirik intan yang masih ketawa terbahak bahak
aku: intan ayo kita pergi
lalu kami pergi menuju kantin setelah itu kami membeli sarapan tapi tidak lama kemudian bel pun berbunyi
aku: ah udah bel ya ayo kita masuk kelas
intan: iya ayo
setelah itu kami pun berlari menuju kelas sesampainya di ruang 2 kami berpisah karna aku dan intan tidak 1 ruangan jadi aku terpaksa berlari sendiri ke ruang 1 yang ada di sebelah ruang 2 dan tiba-tiba akupun terkejut melihat yui yang berada di kelas itu akupun mulai gugup dan akupun masuk sambil mencari tempat duduk yang kosong tetapi tempat duduk yang tersisa hanyalah di belakang lalu akupun mencoba mengusir rasa gugup ku lalu berjalan ke belakang menuju tempat duduk ku yang membuat ku gugup adalah karna Yui duduk di depan aku, waktu pertama aku sangat gugup aku sampai gk berani melihat dia karna menurut aku melihat dia dari belakang pun sudah membuat aku jatuh cinta lalu diguru pun datang dan mengajarkan tugas pertama sekolah luring/tatap muka
pada saat itu pak guru memberikan tebak-tebakan yang katanya "kalo bisa jawab bapak kasih uang 5k" lalu semua murid mengangguk sambil ada yang teriak-teriak
pak guru: oke jadi siapa yang bisa jawab maju ke ke depan kalian siap?
murid: siap pak
pak guru: oke pertanyaan pertama yaitu "sebutkan iklim-iklim yang ada di Indonesia?
sejenak ruangan itu hening karna tidak ada satu orangpun yang maju ke depan
pak guru: ayo siapa yang bisa jawab bapak kasi 5k kalau tidak ada yang bisa menjawab berarti kita skip langsung ke pertanyaan ke 2
di saat pak guru memberikan pertanyaan aku malah terfokus sama yui aku sangat bahagia melihatnya dari belakang sampai aku kaget karna pak guru bilang "apakah siswa-siswi ini tidak mempunyai bimbingan? kenapa kalian tidak bisa menjawab pertanyaan kelas 7-9? kalian sekarang sudah kelas 10 apakah karena belajar daring otak kalian jadi hilang semua dari pelajaran sampai gak inget arti globalisasi itu apa? oke bapak akan memberikan pertanyaan terakhir pada kalian jika kalian tidak bisa menjawab maka murid-murid ini sangatlah bodoh kalian hanya main game di rumah dan bapak akan memperketat waktu pembelajaran kita selama setengah semester ini"setelah itu
pak guru: pertanyaan terakhir "siapa yang tau kepanjangan dari Asean?
lalu hening tidak ada yang maju karna aku mengetahui jawaban itu akupun mengumpulkan nyali untuk maju ke depan sebelum itu pak guru menghitu kalau sampe 10 gak ada yang maju maka setiap hari bapak akan memberikan kalian tugas sekolah, pak guru pun mulai menghitung
pak guru: satu,dua
di saat itu aku masih agak gugup untuk maju sampai pak guru berhenti di hitungan sembilan akupun berteriak
aku: pak aku pak
pak guru: ah kamu ayo sini
aku maju walaupun gugup lalu memperkenalkan nama ku dan asal sekolah ku dulu
pak guru: oke jadi kepanjangan dari Asean adalah
aku: Associations of southeast asia nations
lalu pak guru pun berteriak
pak guru: ah ini dia yang kita tunggu-tunggu ayo berikan tepuk tangan buat Lala
dan semua murid pun bertepuk tangan setelah itu pak guru memberi ku uang yang ia janjikan setelah benar menjawab 1 pertanyaan, dan setelah itu akupun kembali ke tempat duduk ku semula hatiku serasa gembira karna mendapat sorakan dan tepuk tangan dari teman-teman yang selebihnya belum aku kenal, ding dong bel tanda istirahat telah berbunyi pak guru pun meng-akhiri pelajarannya lalu keluar meninggalkan kelas setelah itu aku hanya duduk dan diam sambil berharap intan datang untuk mengajakku ke kantin, tetapi sebelum itu Yui pun melirik ku lalu ia
Yui: eh kamu
dia menyapa aku? akupun gugup dan salting menengok kanan kiri
Yui: kamu kenapa?
lalu di dalam hati aku bertanya apakah dia bicara sama aku?
Yui: Lala?
aku: ah iya kenapa? ada apa?
Yui : mau gak kita.....
ucapan Yui berhenti dari kata kita aku sampai dek dekan aku dia dia mau nebak aku? apakah di mau nembak aku atau apa ya? aku bertanya-tanya di dalam hati sambil jantungku berjedak-jeduk lalu dia pun berdiri di depan aku yang sedang duduk di kursi lalu ia mengatakan.......