"Ibu, lihatlah aku berhasil mendapatkan nilai tertinggi" ucap seorang anak kecil yang bernama Danielle dengan senyum manis mengembang diwajahnya.
"Pergilah anak sialan! Kau bukan anakku! Aku menyesal telah melahirkanmu! kau penyebab suamiku pergi! " Teriak seorang wanita yang tak lain adalah ibu Danielle.
Terlihat senyum gadis kecil itu berubah menjadi tangisan yang begitu pilu menyayat hati siapapun yang melihatnya.
Ia kemudian berjalan menunduk kearah kamarnya. Tetapi ibunya sama sekali tidak peduli.
Siang berganti malam, terlihat Danielle dengan matanya yang bengkak akibat terlalu lama menangis sedang menulis sesuatu disebuah kertas kecil.
"Ku harap ibu menyukai hadiah ini untuk ulang tahunnya besok, pasti ibu akan terus bahagia setelah ini, " katanya sembari terus menulis.
Keesokan paginya, tepat dihari ulang tahun ibunya. Ibunya pergi kekamar gadis kecil itu .
"Aaaaaaa"
Teriak ibunya histeris. Terlihat anaknya tergantung dengan leher terikat.
Dan dimeja belajarnya terlihat ada secarik surat yang berbunyi...
'Ibu, jika hidupmu tak bahagia karenaku, semoga dengan kematianku ini menjadi hadiah terindah. Selamat ulang tahun ibu... Di hari spesial ini, aku ingin ibu menjadi orang paling bahagia didunia. Ibu selalu berkata tidak pernah merasa bahagia sejak melahirkan aku. Ibu bilang, ayah pergi karena aku... Hadiah terbaik yang bisa kuberikan, adalah meninggalkanmu. Karena, kau selalu berkata andai aku tak pernah lahir. Aku harap disurga nanti, ibu mencium dan memelukku. Selamat ulang tahun ibu... '
Ibunya hanya dapat menangis, penyesalan pastilah dirasakan. tapi apalah daya, semua sudah terjadi. Yang dapat dilakukan hanyalah merelakan.