"Sa.. Ikut aku yu.."
"Kemana?"
"Ikut aja, nanti juga tau."
"Tapi ini kan udah malem."
"Dari pada kamu duduk diem liatin tembok kaya gitu, mending ikut aku aja."
Kamu hanya diam,
Jadi langsung saja aku menarik mu keluar.
"Kenapa ke pantai ihh.. gamau ahh aku takut!" Kamu berseru sambil menghentikan langkah mu seketika
"Takut kenapa?" Tanyaku bingung
"Gelap tau, takut!"
Aku memilih untuk tak menghiraukan ucapan mu dan kembali menarik mu menuju tepi pantai.
Wajah mu yang cemberut, dan genggaman tangan mu yang semakin kuat ini cukup membuatku sedikit tertawa dalam diam.
"Yasudah kalau gitu, kamu duduk disini saja." Ucapku saat melihat kursi panjang yang tak jauh dari tepi pantai
Yaa, ternyata kursi ini milik pedagang minuman yang berjualan di pinggir pantai.
"Tunggu disini." Ucapku sambil berjalan pergi meninggalkan mu
"Kamu mau kemana?" Teriak mu sedikit panik namun lagi-lagi aku tak menghiraukan nya
"Pak, saya mau cola nya dua yaa." Ucapku pada bapak pedagang minuman itu
Setelah aku membeli dua botol minuman, aku langsung kembali menghampiri mu.
Kulihat kamu hanya menundukan pandangan mu saja,
"Nih minum dulu, biar ga panik." Ucapku yang sudah duduk disamping mu itu sambil memberikan satu botol minuman yang baru saja ku beli
"Makasih." Ucapmu yang masih menunduk
"Lihat.. banyak bintang di sini." Ucapku sambil menatap langit yang di hiasi oleh bintang-bintang itu
Namun ternyata kamu masih tak mau mengangkat wajah mu,
"Ayo dong Tessa liat.. langit yang gelap itu sudah dikalahkan oleh terangnya bintang." Ucapku sedikit membujuk sambil mengangkat wajah mu menghadap ke langit
Kamu pun tertegun, menatap kagum sampai tak berkedip sedikit pun.
Aku hanya tersenyum setelah nya dan kembali mentap bintang.
Setiap pergi berlibur ke pantai, ini lah hal yang paling aku suka.
Menikmati angin dingin malam di tepi pantai, dan ditemani bintang dilangit yang terlukis begitu indah.
Aku tak pernah berhenti mengucap syukur atas apa yang Tuhan ciptakan. Semua nya sangat sempurna dan lebih sempurna nya lagi, sekarang aku bisa menyaksikan keindahan ini bersama mu.
"Aku tak pernah tau kalau pantai seindah ini saat malam hari." Ucapmu sambil menatap kearah ku
"Karena sugesti mu, kamu jadi tak menyadari bahwa ada hal indah dibalik gelap nya malam yang kamu takuti itu."
Kamu yang tadi nya cemberut mendengar penjelasan ku itu seketika tersenyum simpul lalu kembali menatap bintang.
"Makasih yaa Revan udah ngajak aku ke sini."
Aku hanya mengangguk saja,
Ini memang bukan malam yang spesial, tapi malam ini.. akan jadi malam yang takan pernah ku lupakan.
Revan Dary Pranaja
Selesai.