Putri membangunkan iblis
Grizelda yang sering dipanggil Zelda gadis yang memiliki rupa bak seorang putri yang tinggal diistana.
Zelda memiliki seorang sahabat lelaki sedari kecil yang sangat tampan,sahabatnya itu adalah pelindung Zelda, Dimas namanya
"Dim, bosan nihh.. Main yuk" Zelda menarik tangan Dimas kedalam sebuah taman dimana disana hanya ada mereka berdua
"ini tuh udah tutup, nanti kita dimarah, kalau masuk tanpa izin" Dimas menarik kembali tangan Zelda agar segera keluar dari taman tersebut, Namun. Zelda menahannya
"ihh.. Gak apa-apa,Dimas udah gak usah takut" akhirnya Dimas pun memilih mengalah pada Zelda
"Dim, dorong yang kencang yaa.. " Zelda duduk diatas ayunan
"hahha.. Lebih kuat lagi dorong nya,Dim" Zelda sangat senang
"nanti kamu jatuh, Zel" Dimas menghentikan dorongannya karena merasa dadanya yang tiba-tiba sakit
"kamu kenapa,Dimas?" tanya Zelda yang turun dan menghampiri Dimas
"jangan mendekat! "pinta Dimas "ahhkkk.. Sa-sakit sekali" rintih Dimas kesakitan, seperti ada yang ingin keluar dari dalam tubuh nya
Zelda yang merasa khawatir dengan sahabatnya pun mendekati Dimas
"udah aku bilang, tetap disana!! "teriak Dimas pada Zelda. Mendengar itu Zelda ingin menangis karena ini pertama kalinya Dimas membentaknya
"aku gak tega liat kamu, Dim. Hiskk..hiskk" ucap Zelda disertai tangisan
"Ma-maaf, aku gak mau kamu terluka, sebaiknya kamu pergi" ucap Dimas sembari berlari menjauhi Zelda. Namun Zelda malah mengejar balik Dimas
"kan ada kamu, aku yakin kamu akan menjaga ku" kini Zelda sudah memeluk Dimas yang tengah kesakitan
"gadis kecil, kau sangat cantik.. Dan tubuhmu begitu halus" ucap Dimas disertai seringai licik
"ka-kamu kenapa, Dimas" Zelda menggunjang kuat bahu Dimas.Dimas yang masih bisa menahannya pun kini mulai sadar
"maaf, sekali lagi maafkan aku, aku bisa melindungimu dari orang lain, tapi tidak dari diriku.. Ahkkkk" ucap Dimas yang membuat Zelda merinding
"haa??.. " Zelda pun mulai bangkit dan ingin berlari karena melihat sikap aneh dari Dimas
Kini Dimas berdiri dan mengejar Zelda.mata Dimas pun berubah menjadi Merah dan ada bayangan hitam yang sangat besar
"hahhaa.. Mau kemana kau gadis kecil? " seringai licik muncul lagi diwajah Dimas, Dimas berhasil memeluk Zelda sangat erat hingga Zelda meringis
"kau.. Kau bukan Dimas, lepaskan aku!! " Zelda mulai memberontak,Namun sia-sia saja
Dimas pun mulai menghirup leher Zelda...dann..
Happ.....
"ahkkk!! "teriak Zelda saat Dimas menggigit kuat lehernyaa..
Setelah puas dengan Zelda, Dimas pun jatuh tepat di kenangan darah Zelda
"terimakasih karena kau telah memberikan makanan yang sangat lezat buatku, dan seterus nya aku tak akan mengagumu lagi"ucap sebuah roh hitam dengan mata merah yang keluar daridalam tubuh Dimas
Sementara Dimas hanya meneteskan air mata nya melihat orang yang berharga dalam hidupnya telah tiada..