Tatapan tajam Yeonjun benar-benar tak bisa lepas dari seorang gadis yang kini tengah asik dengan ponselnya. Semenjak kehadiran gadis itu kedalam ruangan khusus TXT, mengharuskan remaja laki-laki itu untuk tetap siaga. Alasannya, dia harus menjaga kekasihnya. Dari gangguan apapun, termasuk para dongsaeng nya.
Ya, benar.
Gadis yang kini tengah tersenyum dengan binar kebahagiaan itu adalah kekasihnya. Ailyn Jeon. Gadis yang berhasil meraup rasa cintanya. Lebih jelasnya, Yeonjun jatuh cinta kepada salah satu penggemarnya. Ailyn adalah salah satu MOA yang memiliki takdir begitu indah. Menjadi kekasih seorang Choi Yeonjun, salah satu member TXT. Boyband remaja yang cukup terkenal di Korea. Hubungan mereka berjalan sudah hampir 1 tahun lamanya. Agensi mengizinkan Yeonjun menjalin kasih asal tahu batasan. Cukup sulit memang karena waktu kencan dirinya dengan sang kekasih terbatas karena karier.
Namun, hubungan mereka berjalan cukup baik sejauh ini. Hanya saja, Yeonjun akan menjadi sangat posesif jika gadis itu berkunjung ke tempatnya berpijak saat ini. Mengapa demikian? Karena Ailyn akan selalu menjadi tempat favorit bagi para member TXT lainnya. Contohnya, Hyuka yang suka sekali menggoda Ailyn dengan terus memanggilnya ‘Noona’ dengan nada menyebalkan jika didengar oleh Yeonjun sendiri.
Saat ini, Yeonjun tak bisa berkutik saat melihat Hyuka mulai mendekati kekasihnya dan asik berbincang bersama gadis itu. Mereka tampak asik menatap layar ponsel Ailyn. Karena saat ini, Yeonjun tengah di make up oleh stylish nya. Sialnya, hanya dirinya yang belum selesai dalam tahap make up. Dengan begitu, Yeonjun tak bisa berdampingan dengan kekasihnya. Gemas sekali rasanya. Ailyn sangat cantik hari ini.
“Yak! Huening Kai, menjauhlah dari kekasihku!” ancam Yeonjun dengan nada bicara khasnya.
Melihat Hyuka yang sengaja semakin mendekatkan dirinya kepada Ailyn, membuat Yeonjun diliputi rasa cemburu.
“Kau tenang saja, Hyung. Kita hanya sedang melakukan hubungan bisnis.” sahut Hyuka sambil menarik turunkan kedua alisnya main-main.
“Hubungan bisnis pantatku. Menjauhlah sekarang!”
Hyuka tertawa sangat keras. Senang sekali jika menggoda Hyung nya yang satu ini. Sangat posesif sekali. Bukannya menurut, Hyuka malah semakin menjadi-jadi. Dirinya memilih mengabaikan semua ocehan Yeonjun. Sementara itu, Ailyn tampak tak menghiraukan kehadiran Yeonjun sama sekali
Yeonjun menghembuskan nafas jengah. Ailyn tak terganggu sama sekali. Omong-omong, gadis itu tengah asik menonton acara konser perayaan anniversary 8 tahun BTS secara live. Tentu saja, Yeonjun tahu jika kekasihnya juga salah satu ARMY. Penggemar berat BTS, seniornya di agensi. Dirinya kerap kali cemburu, Ailyn sangat mencintai BTS. Dirinya saja sempat kalah dalam mendapatkan atensi penuh dari gadis itu. Namun, sejauh ini dia tak mempermasalahkan karena Ailyn lebih dulu mencintai BTS sebelum dirinya.
Stylish Noona yang semenjak tadi mengurus make up nya sadar akan satu hal. Yeonjun tengah menahan kesal. Pertama, dia diabaikan oleh kekasihnya. Ya, semenjak datang kedalam ruang khusus TXT members Ailyn sama sekali tak menghiraukan Yeonjun. Tampaknya ada sebuah kesalahan dari laki-laki itu yang membuatnya tak ingin menyapa sedikitpun kearah Yeonjun.
Yang kedua, tingkah usil Hyuka yang mendekati kekasihnya. Lebih berbahaya lagi, kini Soobin, Taehyun dan Beomgyu ikut serta dalam mengambil atensi kekasihnya. Mereka malah ikut bergabung disekitar kekasihnya. Kelimanya kini asik menikmati waktu bersama tanpa Yeonjun disekitarnya.
“Sudah selesai. Kau bisa pergi! Tatapanmu seolah ingin membunuh adik-adikmu saja.” ujar stylish Noona.
Yeonjun menatap stylish Noona dengan puppy eyes nya, “Terima kasih, Noona.” ujarnya.
Setelah mengatakan itu, Yeonjun segera bergegas mendekat kearah kekasihnya yang dikelilingi oleh member TXT. Dengan sigap, Yeonjun mencoba menarik pergelangan tangan Ailyn untuk dia tuntun kearah ruangan khusus ganti baju. Sontak hal tersebut mengundang atensi semua orang termasuk member TXT lainnya.
“Persiapkan diri kalian untuk berhadapan denganku nanti.” tegas Yeonjun sebelum meninggalkan teman-temannya. Bahkan remaja laki-laki itu tak menoleh sedikitpun pada member TXT lainnya.
Sepeninggalan Yeonjun, member TXT lainnya tampak tersenyum penuh arti. Rencana Hyuka untuk membuat Hyung tertua mereka cemburu ternyata berhasil. Namun, tampaknya setelah itu mereka akan terkena masalah karena amukan dari Yeonjun. Pasti ada resiko jika mereka berani menggangu kekasih tersayang Yeonjun Hyung mereka.
“Sudah aku duga, Yeonjun Hyung akan marah.” bisik Taehyun.
♡
♡
♡
Ailyn mencoba untuk lepas dari cekalan tangan Yeonjun. Namun, saat dirinya terkurung hanya berdua dengan laki-laki itu, gadis itu seolah-olah memerlukan banyak oksigen. Masalahnya, posisi mereka terlalu dekat. Dan, dia melihat jelas wajah tampan Yeonjun yang diliputi aura kesal. Aura dominan laki-laki sangat berbahaya untuknya.
“Tidak baik mengabaikan kekasihmu, Ailyn.”
Tangan Yeonjun memerangkap tubuh mungil gadisnya pada tembok. Menatap gadis itu cukup intens. Sementara itu, Ailyn mencoba untuk mendorong tubuh Yeonjun agar menjauh, namun hasilnya nihil. Kekuatan Yeonjun lebih besar darinya.
“Yeon-jun... Kita bisa berbincang dengan santai. Tolong jangan seperti ini.” lirih Ailyn.
Meskipun sudah hampir 1 tahun menjalani hubungan, Ailyn masih belum bisa mengatasi suasana seperti ini. Ini terlalu intim, dia belum terbiasa. Karena biasanya, Yeonjun itu memperlakukannya dengan lembut dan laki-laki itu tak pernah sedominan ini. Entah ada dorongan darimana, Yeonjun berubah menjadi sangat dewasa.
Yeonjun terkekeh mendengar suara lirihan kekasihnya.
“Ailyn, sini tatap aku.” pintanya pada sang kekasih sambil menarik dagunya pelan.
Ailyn mencoba mendongak menatap sekilas kekasihnya kemudian melempar pandangan kearah lain. Yeonjun terkekeh riang, jemarinya mencoba mengapit dagu gadis didepannya perlahan untuk kembali menatapnya.
“Aku nggak suka liat kamu deket sama Hyuka. Dia itu saingan terberat aku.”
“Lagipula—”
“Stt! Dengerin aku dulu. Kamu boleh deket sama member TXT yang lain. Cuma satu yang harus kamu ingat, aku paling cemburu kalo liat kamu deket sama Hyuka. Kamu kan suka orang yang gemesin mukanya.”
“Yeonjun, kamu tahu kan aku cuma—”
“Aku tahu kamu cuma cinta sama aku. Tapi, aku mohon banget sama kamu. Jangan terlalu deket sama Hyuka. Aku nggak bisa mengendalikan rasa cemburu aku sama dia.”
Lama-lama Ailyn mendengus. Sudah dua kali ucapannya dipotong oleh Yeonjun. Setidaknya laki-laki itu mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu. Dengan cukup bertenaga, Ailyn memukul dada Yeonjun sehingga membuat laki-laki itu memekik ringan.
“Kamu pinter ngatur aku. Minggu kemarin kamu nggak inget waktu acara interview comeback TXT? Kamu deket banget sama MC nya terus kamu liatin dia kayak kagum gitu.”
Yeonjun menatap kekasihnya dengan tatapan teduh. Padahal kejadian itu sudah dua Minggu yang lalu, namun tampaknya Ailyn masih belum memaafkan Yeonjun karena kesalahannya yang satu itu.
“Aku nggak ada maksud lain natap MC nya kayak gitu. Itu salah satu refleks.”
Ailyn terkekeh remeh sambil berujar, “Refleks kamu bagus banget, Jun. Gadis cantik memang kalah sama hal apapun.”
“Aku cinta sama kamu.”
Ailyn tertegun. Setiap kali Yeonjun mengucapkan kata-kata itu, hatinya berdebar. Ada sengatan lain dalam dirinya. Gadis itu akan mendadak speechless.
“Dengerin aku. Aku sayang sama MOA, tapi aku lebih sayang sama kamu. Kamu itu MOA yang memiliki sepenuhnya hati aku. Kamu duniaku. Seberapa banyak gadis cantik sampai gadis baik yang lain, hati aku cuma buat kamu, Ailyn. Aku cinta sama kamu melebihi apapun.”
Penjelasan Yeonjun membuat Ailyn jadi semakin gugup. Nyatanya, laki-laki didepannya tengah menatap dirinya sangat intens dengan senyum terpatri apik. Untuk melarikan diri, Ailyn mendorong Yeonjun cukup keras hingga membuat laki-laki itu mundur beberapa langkah. Pada akhirnya Ailyn bisa lepas dari kungkungan kekasihnya.
“Sorry... Aku cuma cinta sama Taehyung BTS.”
Yeonjun menatap Ailyn yang kini tampak tersenyum begitu lebar. Laki-laki itu tahu jika kekasihnya tengah menguji kesabarannya. Ailyn berusaha untuk melangkah keluar dari ruangan tersebut. Nyatanya, satu ruangan dengan Yeonjun pada saat atmosfer seperti tadi cukup berbahaya.
“Say you love me~ say you love me~ segyeui kkeutkkaji~ all or nothing ~I want all of you~”
Ailyn bersenandung sambil meninggalkan Yeonjun yang kini terkekeh. Gemas sekali dengan kekasihnya. Laki-laki itu teramat hafal bagaimana Ailyn membalas pernyataan cintanya. Gadis itu akan berusaha untuk menghilangkan acara merona nya dengan menggoda Yeonjun.
“Do you love me?” tanya Yeonjun mencoba untuk ikut bermain cara Ailyn.
“NO!”
Yeonjun gemas saat melihat Ailyn menjulurkan lidahnya dan segera berlari. Yeonjun tak mau melepaskan gadis itu sama sekali, dengan begitu laki-laki itu mengejar gadisnya sambil tertawa bersama-sama.
“Kemari kau!”
“Ayo, tangkap aku! Yeonjun Oppa!”
Sial, Yeonjun jadi gemas setengah mati. Nyatanya, Ailyn yang memanggil dirinya dengan suffix ‘Oppa’ jarang sekali.
Dan berakhirlah mereka yang saling kejar-kejaran. Hal tersebut mengundang atensi semua orang termasuk member TXT lainnya.
“Sudah aku bilang, mereka akan berakhir seperti di film bollywood.” tukas Taehyun.
Dan semua member TXT pun terkekeh. Sudah tahu bagaimana jadinya jika kedua pasangan itu bertingkah. Sekitar mereka akan menjadi taman kanak-kanak.
TAMAT