Aku yang mencoba bertahan dalam keseimbangan hidup.
Aku yang mencoba berdiri di tengahnya keramaian yang rumit.
Dan aku yang mencoba untuk tetap bangkit meski tau jalan yang di depan tampak curam.
Aku mengerti sebesar apa hidup ini.
Harus bertenaga dan menguatkan apa yang ada di dalam hati dan pikiran.
Terkadang pikiran dan hati bahkan tidak bisa menyatu.
Ketika berpikirmu adalah logika yang berjalan.
Namun hatimu adalah nuranimu yang bergerak.
Semua itu tampak berat.
Untuk dilihat saja tampak tak sanggup dibayangkan.
Apalagi untuk dirasakan dan dikerjakan.
Terlalu banyak ketakutan saat belum berani dicoba.
Tapi hidup harus selalu dilalui.
Setiap waktu akan tetap berjalan.
Semua tinggal menunggu giliran.
Kapan akan terlaksana dan mulai digerakan.
Satu yang pasti.
Banyak ribuan manusia di luaran sana yang masih tampak kuat.
Dengan beban yang lebih berat ditanggungnya.
Seharusnya kepala ini tak hanya menaikan dagu saja.
Sesekali kita harus menunduk, untuk melihat.
Betapa besarnya dunia ini.
Betapa banyaknya manusia disini.
Mereka lebih tangguh.
Mereka lebih kuat menghadapi segalanya.
Akankah kamu mudah terjatuh lagi dan lagi?
Tidakkah kamu malu dengan mereka yang memiliki beban lebih besar dan berat lagi?
Bukan hanya kamu.
Tidak hanya kamu.
Semua manusia akan merasakannya.
Mari bangkit bersama.
Dengan doa, dan kepercayaan di hati.
Dengan logika yang terus berjalan.
Nikmatilah semua yang ada walaupun berat.
Rasakan apa yang ada walaupun terasa pahit.
Kelak kamu akan merindukan, saat seperti ini.
Dan kamu hanya bisa tersenyum untuk mengingatnya kembali.
Bersemangatlah!