[ide terinspirasi dari diary anna frank]
rest in peace anna frank
[tokoh yang ada di dalam cerita ini adalah fiksi jika ada kesamaan , ya maaf]
namaku mila , aku adalah anak paling bungsu .
aku dilahirkan di jerman tepatnya di kota berlin .
tahun ini adalah tahun 1941 , ditahun itu , hitler sang diktator nazi yang membantai 6-7 juta nyawa yahudi .
aku dan keluargaku beragama yahudi.
mengetahui itu dan ancaman dari hitler , keluargaku langsung pindah ke hungaria untuk aman dari ancaman hitler yang kemungkinan akan membantai seluruh keluargaku jika dia dan pasukannya menemukanku
aku dan keluargaku tinggal betah di hungaria namun semuanya berubah setelah tahun 1944 .
hitler dan pasukannya berhasil menjajah hungaria di tanggal 12 maret 1944.
ayahku langsung menyuruh untuk pindah ke atas atap rumah untuk aman dari pasukan jerman yang kemungkinan akan membunuh kami.
ditanggal 12 maret 1944 tepatnya jam 14:00.
kami langsung berkemas kemas menuju ke atap untuk bersembunyi.
15 maret 1944.
ini sudah 3 hari semenjak aku dan keluargaku bersembunyi di atap , persediaan makan masih banyak , datang seorang pengemis yang datang kerumahku , ayahku menanyakan apakah dia yahudi dan pengemis itu menjawab bahwa dia itu yahudi murtad yang menjadi katolik dikarenakan ancaman nazi . mengetahui info tersebut , ayahku membolehkan pengemis itu untuk tinggal di rumah kami.
16 maret 1944.
ayahku menyuruh pengemis katolik tersebut untuk membeli makanan , pengemis itu langsung menerimanya untuk berbalas budi namun saat dia baru turun dan membuka pintu , pengemis itu langsung ditodongi senjata dan dibawa ke suatu tempat.melihat hal itu keluargaku langsung lari dan bersembunyi lalu aku masuk ke kamarku dan melihat ke jendela , aku melihat tetanggaku dibawa keujung jalan entah kemana mereka tuju , aku juga melihat beberapa tetanggaku dibunuh didepan mata oleh tentara nazi tanpa rasa belas kasih, setelah melihat kejadian mengerikan itu aku langsung lari menuju ke keluargaku dengan rasa takut.
16 maret 1944 jam 17:30.
ini sudah sore, pengemis tersebut masih belum datang , beberapa menit kemudian suara pintu terbuka langsung terdengar , keluargaku langsung gelisah dicampur takut dan cemas , saat mengecek ternyata yang datang adalah pengemis tersebut dengan membawa makanan , semua keluargaku tersenyum dikarenakan mendapatkan suplai makanan cukup banyak.
7 april 1944 .
ini sudah beberapa minggu semenjak nazi menginjakkan kaki di tanah hungaria , keluargaku selalu melihat ke jendela dan mereka selalu melihat tentara nazi dan warga non yahudi ,namun kali ini berbeda dari biasanya , ada beberapa rumah tetangga kami dibakar oleh pasukan yahudi dan ada juga tidak (kemungkinan ditinggali oleh warga nonyahudi).
keluargaku langsung melaporkan ke ayahku lalu mengetahui itu ayahku menyuruh pengemis tadi untuk memberitau ke tentara agar tidak membakar rumah kami dengan alasan bahwa dia memiliki rumahnya.
pengemis tersebut langsung menerimanya dan pergi keluar , beberapa jam kemudian pengemis tersebut datang dan meminta ayahku untuk memberikan surat kepemilikan rumah.
ayahku langsung mengubah nama kepemilikan rumah lalu memberikannya ke pengemis tersebut.
setelah itu pengemis itu pergi menuju balai kota tentara tadi untuk tidak membakar rumah kami
3 juni 1944.
sudah beberapa bulan semenjak nazi menginjakkan kaki di hungaria , aku melihat tentara nazi memasukki rumah warga nonyahudi untuk mengecek apakah masih ada warga yahudi bersembunyi disana .
aku mendengar beberapa suara tembakan di beberapa rumah , aku merasa ngeri sekaligus takut.
tiba saatnya rumah kami diperiksa.
ayahku menyuruh pengemis untuk membujuk dan mengulur waktu untuk kami agar bersembunyi di beberapa tempat
saudaraku bersembunyi di cerobong perapian , ibuku bersembunyi di lemari pakaian , ayahku bersembunyi di kamar mandi sedangkan aku bersembunyi di lemari yang berbeda dari ibuku namun agar lebih susah ditemukan aku mengambil papan kayu tipis lalu kugunakan untuk kamuflase
tentara nazi datang keatas , pengemis tersebut masih terus membujuk namun tentara itu langsung teriak untuk diam dan lanjut mencari.
beberapa menit kemudian aku mendengar suara teriakkan ibuku dan disertai tembakkan , aku menangis dengan ter-histeris .
tentara nazi membuka lemariku dan menyingkirkan pakaian lalu melihat papan tipisku namun dia menghiraukannya.
aku selamat dari maut lalu beberapa menit kemudian , pengemis tersebut langsung bilang bahwa tentaranya sudah pergi .
kami keluar lalu melihat lemari yang dihinggapi ibu kami .
ternyata jenasahnya sudah hilang , hanya ada darah.
kami menangis ter-histeris sedangkan pengemis tersebut hanya berduka
oktober 22 1944
aku yang sedang mengambar kejadian mengerikan tiba tiba mendengar dobrakan pintu dibawah , saudaraku , ayahku dan aku terkejut lalu tiba pengemis dengan muka sedih lalu tali diikat dan disertai tentara nazi menodongkan senjata luger dan mp40 ke arah kepala kami.
kami langsung angkat tangan , saat tentara nazi itu mendekati kami . ayahku langsung menyerang 1 tentara nazi namun hasilnya malah ditembak mati di depan mata telanjang kami .
aku dan saudaraku langsung berteriak , satu saudaraku marah dan menyerang tentara yang menembak ayahku dan hasilnya tentara itu mati dikarenakan tentara yang diserang ayahku tidak bisa membantu.
saat saudaraku ingin membunuh tentara satunya lagi, dia malah ditembak dimata kami lagi.
alhasil kami menyerah karena dia mempunyai 2 senjata api ditangan dan sedang menodongkan ke kami berdua .
kami langsung digiring keluar rumah sedangkan aku mendengar teriakan pengemis mengucapkan "maafkan aku !"
tamat
pesan untuk pihak mangatoon "ini sejarah bukan sara"
#PutriMembangunkanIblis