Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan, atau beberapa nama yang mirip, mohon dimaklumi
no plagiat!
Pangeran Iblis
"Bagi semua orang diseluruh pelosok dunia, perhatian, jika ada yang bisa membantu pangeran Jayaraka bangun dari tidurnya boleh meminta satu permintaan kepada raja"
banyak sekali kertas kertas yang ditempel oleh pasukan kerajaan dinegeri itu, Victoria yang melihatnya sangat marah, ia tak terima tembok rumah nya dijadikan tempat untuk menempel kertas itu, beberapa orang yang melihat Victoria hanya diam mematung,
Victoria adalah salah satu penyihir hitam yang cukup terkenal di negeri itu, namun tak ada yang berani memakai kekuatannya, banyak orang bilang, minta satu bayar dua yang artinya satu permintaan dua bayaran.
Violet hanya menangis melihat pangeran Jayaraka yang tertidur lama, Jayaraka adalah cinta pertama Violet, Violet memang belum pernah berkenalan dengan Jayaraka, namun ia selalu melihat dari jendela kamarnya ketika Jayaraka sedang melewati jalan itu,
Violet juga tidak diperbolehkan untuk keluar rumah oleh mamanya, katanya diluar bahaya untuk Violet, Violet hanya mengangguk dan menurut saja, karena pikirnya, mama tidak boleh dibantah, namun lama kelamaan Violet juga bosan dirumah terus, ia ingin keluar, ia ingin bisa bermain bersama teman temannya lagi, ia iri melihat teman temannya bisa keluar dari rumah
Violet berpikir apa ia bisa kabur? tapi, bagaimana jika mamanya tahu? bagaimana jika ia terkena hukuman dari mamanya?
Violet membulatkan tekadnya untuk kabur dari sana, ia membuka lemari tempat banyak kain yang mungkin bisa disambung untuk membawanya turun ke lantai dasar,
kamar Violet berada dilantai 2, sehingga untuk tidak terlalu tinggi, Violet sudah diatas jendela, ia melihat ke bawah, melihatnya saja sudah membuatnya merinding, Violet mengulurkan kain yang sudah ia sambungkan tadi, tiba tiba pintu terbuka, terdengar suara mama Violet.
"mau kemana kamu Violet? hukuman kemarin belum cukup? atau mau tambah lagi?"
Violet shock, ia tak mendengar suara langkah kaki mamanya tadi, mungkin Violet terlalu fokus dengan misi kaburnya.
Victoria mendekati Violet, ia mencengkram erat dagu Violet untuk menatap matanya, Violet memberontak, ia menutup matanya agar tak usah menatap mata Victoria, hal itu membuat Victoria murka! dengan sedikit kasar ia menggores pipi Violet menggunakan pisau lipat yang ia bawa tadi, Violet meringis dan sedikit membuka matanya, perih dipipinya semakin terasa ketika darah itu bercampur dengan air perasan jeruk
Campuran jeruk yang asam ditambah luka terbuka sudah sangat perih, namun Victoria seakan tidak cukup melukai Violet, ia menarik kasar Violet ke ruang bawah tanah, Violet yang diperlakukan seperti itu hanya bisa menangis dalam diam.
diruang bawah tanah yang sesak dan sedikit oksigen, Victoria mendudukkan Violet diatas kursi besi dan mulai melukai satu persatu orang disana didepan mata Violet.
Victoria tahu jika Violet tidak tega untuk melihat orang lain menderita, dan cara Victoria untuk mengancam Violet selalu berhasil,
dilain tempat diwaktu yang sama seseorang tengah berada dikegelapan, sendirian tanpa jalan, hanya berjalan tak menentu, ia tak tahu dirinya berada dimana, yang ia tahu, ia harus bisa mencari jalan keluar, seakan tersesat dan tak pernah menemukan jalan kembali, berapa banyak tabib yang mencoba untuk menyembuhkannya selalu gagal, ilmu itu terlalu kuat untuk tubuh pangeran.
Hanya satu orang yang bisa menyembuhkan pangeran secara keseluruhan, dan ia adalah seorang putri raja yang dikabarkan sudah hilang sewaktu ia kecil, raja sendiri pun tak mampu menemukan putrinya,
karena putri raja tidak ditemukan juga, sang ratu yang selalu terpikirkan putrinya menjadi sakit sakitan, seluruh tabib di pelosok dunia sudah diundang raja untuk menyembuhkan ratu namun mereka semua menyerah, hingga akhirnya sang ratu dinyatakan MENINGGAL pada saat itu, sang raja yang merupakan pemimpin di negeri itu, menuntut dirinya agar kuat menghadapi kenyataan yang ada disaat itu, ia berjanji kepada almarhum istrinya, ia akan secepatnya menemukan putri mereka, ia juga berjanji akan setia kepada mendiang istrinya.
Violet terbaring lemah diatas ranjang kamarnya, ia ketakutan pada saat Victoria menghukum orang orang itu, sehingga menyebabkan dirinya pingsan,
Violet memohon kepada Victoria agar mengizinkannya untuk mencoba sayembara itu, Victoria mengizinkan nya, tetapi Violet harus membawa sesuatu, Victoria memberi Violet sebuah kantung berisi abu, Victoria berkata jika Violet akan membutuhkan itu untuk pangeran nanti, Violet percaya, ia segera bersiap untuk besok pagi pergi ke kerajaan,
diperjalanan abu yang dibawa Violet tidak sengaja terjatuh, Violet yang tidak menyadari hanya terus melanjutkan perjalanan ke kerajaan, tidak ada yang mengetahui bahwa Violet adalah anak dari seorang penyihir hitam bernama Victoria.
"siapa kau?"
"saya Violet ingin bertemu dengan Yang Mulia Raja"
"ikut saya,"
"baik,"
Violet diizinkan bertemu dengan Raja, ia segera sujud hormat kepada Raja sebagai bentuk hormat
"hormat Yang Mulia Raja"
"angin apa yang membawamu kemari anak gadis?"
"saya ingin mencoba menyembuhkan pangeran, berharap pangeran bisa bangun"
"apa kau yakin anak gadis?"
"saya yakin Yang Mulia Raja, saya berharap bisa menyembuhkan pangeran"
"kau tahu resikonya gadis?"
"saya tahu, dan saya siap menerima resiko apapun"
"baik, kau boleh ikuti dia," tunjuk Raja ke kepala panglima itu
"baik, saya izin permisi Yang Mulia" ucap Violet
Violet masuk ke ruang pangeran Jayaraka, ia mencari kantung yang diberikan Victoria, nihil, tidak ditemukan, alhasil, Violet memutar ranjang dan memperhatikan seksama aura didalam tubuh pangeran, Violet terkejut, selama ini ia tak pernah bisa melihat aura orang jika berada didekat Victoria,
aura didalam tubuh pangeran terlihat gelap, arwah tubuh Jayaraka terlihat sangat jauh dari tubuhnya, Violet mencoba mengikuti kata hatinya, ia mencoba mengeluarkan kekuatan dari tangannya, kali ini berhasil!
Violet mencoba untuk tenang dan melatih kekuatan itu, tak lama Violet menemukan ada kekuatan yang mengandung sedikit obat, dan kata hatinya bilang itulah obat yang benar yang harus diberikan kepada pangeran, dan tunggu 24 jam atau paling lama tiga hari pangeran Jayaraka akan bangun,
Memberi obat melalui kekuatannya Violet merasa tubuhnya terasa letih dan ingin pingsan, sebelumnya ia tak pernah merasa seperti ini, karena memang ia tak pernah bisa memakai kekuatannya
Raja yang melihat itu dari luar teringat akan anak temannya yang juga mempunyai kekuatan seperti itu sewaktu kecil, namun sekarang sudah tiada, putri kecil itu menghilang bagai ditelan bumi,
Firasat Raja mengatakan gadis itu adalah gadis yang pernah menghilang sewaktu kecil, namun, Raja tak ingin menyimpulkan sesuatu nya secepat itu, Raja menyuruh salah satu detektif di kerajaan untuk mencari tahu tentang gadis itu.
Violetta Niora Earl, gadis yang menghilang 14 tahun lalu, anak dari teman Raja Viscount, 14 tahun dirawat oleh penyihir bernama Victoria, Violetta juga tak tahu asal usulnya, yang ia tahu, ia adalah anak dari Victoria.
24 jam lamanya pangeran Jayaraka mulai bangun dari tidurnya, ia berjalan menuju tempat sang raja,
"Ayahanda selamat pagi"
"ka kau sudah bangun Raka?"
"sudah ayah, siapa yang berhasil mencabut kutukan itu ayahanda?"
"gadis bernama Violetta"
"gadis yang hilang 14 tahun lalu bukan ayah?"
"ya, dan ayah mau kamu menikahi nya"
"apa itu permintaannya ayah?"
"bukan, ini permintaan ayah"
"baik jika itu permintaan anda ayah, saya akan menurutinya"
Pangeran Jayaraka sebelum tertidur mempunyai sifat iblis dan sampai sekarang pun masih ada, ia sempat mengancam Violetta jika tidak ingin menikah dengannya, namun ancaman itu malah membuatnya kalang kabut karena Violetta balik mengancam nya
namun karena permintaan sang Raja Violetta menurutinya, Violetta juga sudah mengetahui fakta sebenarnya bahwa ia bukan anak kandung Victoria, kasih sayang Victoria kepada Violetta juga tulus, tapi gengsi dan ego yang dimiliki nya membuat ia kasar terhadap Violetta, setelah berpamit dengan Violetta, Victoria kembali ke alam nya, alam sihir.
pangeran Jayaraka dan putri Violetta akhirnya menikah dan punya 3 anak anak yang lucu,
Kisah ini berakhir bahagia🧡
kalau kisahnya kurang bagus maafin ya, soalnya aku juga baru pemula yang ingin menulis cerpen