Terlihat hamparan rerumputan hijau yang begitu menyegarkan bagi siapa saja yang melihat nya, dan di sana terlihat seorang perempuan yang di tubuh nya terlekat sebuah gaun putih bersih yang panjang.
* Kenapa aku bisa di sini? * Pikir perempuan tersebut, yang merasa ke bingungan dengan ke adaan sekitar nya.
" Kemana semua orang? " Ucap perempuan tersebut, yang mulai berdiri dari tempat duduk nya.
Dan dia terus melihat ke arah sekitar, yang di sana tidak ada siapa pun melainkan hanya dia sendiri yang berada di padang rumput tersebut.
" Seharus nya aku sedang berada di atas altar pernikahan sekarang, tapi..bagaimana aku bisa sampai di tempat ini? " Terlihat perempuan tersebut yang ke semakin bingungan.
Lalu dia mulai berjalan perlahan-lahan menelusuri padang rumput tersebut, untuk mencari seseorang di sana tapi yang di dapatkan nya hanya tidak ada satu orang pun di sana.
" Haah.. sebenarnya ini tempat apa? kenapa tidak ada seorang pun di sini " Perempuan tersebut langsung duduk kembali di atas rerumputan.
" AYAAH! IBUU!...hiks.. kalian dimana?...hiks.. " Teriakan demi teriakan terus keluar dari mulut perempuan tersebut, tapi... tidak ada siapa pun yang akan mendengar teriakan tersebut.
Syuuuhhh
Sebuah hembusan angin besar menerpa perempuan tersebut, sehingga membuat rambut emas nya tergerai begitu indah dengan gaun nya yang bergelombang seirama dengan rambut nya.
Perempuan tersebut langsung menutup kedua mata nya menggunakan pergelangan tangan kanan nya, karena angin tersebut cukup membuat kedua mata nya itu terasa perih.
Merasa angin nya sudah tidak terasa lagi, langsung perempuan tersebut menyingkir kan pergelangan tangan kanan nya itu dari mata nya, dan kedua mata nya langsung di suguhi dengan sebuah goa.
Padahal goa tadi tidak ada di sana, tapi sekarang malah ada?!
* Aku yakin tidak ada goa ini di depan ku? tapi... kenapa malah... * Batin perempuan tersebut.
Terlihat segerombolan kelelawar beterbangan keluar dari goa tersebut, membuat perempuan tersebut merinding melihat banyak nya kelelawar keluar dari goa tersebut.
Pasti nya masih banyak kelelawar di dalam sana, tapi karena merasa penasaran dengan apa yang ada di dalam goa tersebut, karena itu perempuan tersebut mulai memasuki goa nya.
Tap Tap Tap
Setiap langkah perempuan itu terdengar menggema saat berjalan di dalam goa, lama kelamaan cahaya yang masuk kedalam goa mulai menghilang, sehingga yang terlihat hanya kegelapan dengan suara germicikan air yang terdengar.
" Apa itu? " Gumam perempuan tersebut, yang melihat sesuatu yang kecil berwarna merah menyalang tapi sangat banyak.
Lalu terdengar suara kelelawar, dan merah yang banyak tadi mulai beterbangan mengelilingi perempuan tersebut, ternyata yang kecil berwarna merah menyalang tersebut adalah mata kelelawar.
" AAAAAAAA " Teriak perempuan tersebut, yang merasa ketakutan dengan para kelelawar yang saat ini sedang beterbangan mengerubungi nya, dan dia langsung lari untuk menjauhi para kelelawar tersebut.
Sehingga membawa nya menuju ke arah keluar dari goa tersebut, yang ternyata bukan hamparan rumput yang di lihat oleh perempuan tersebut, tapi sebuah hutan dan langsung saja perempuan tersebut berlari memasuki hutan itu, karena para kawanan kelelawar tersebut masih mengejar nya.
Taptaptap
" SIAPA PUN TOLON AKU! TOLOOONG!! " Teriak perempuan tersebut yang meminta pertolongan, sayang nya tidak ada seorang pun yang akan menolong nya kecuali, sebuh keberuntungan yang akan menghampiri nya.
Bruk
Perempuan tersebut langsung terjatuh karena kaki kiri nya yang tersandung karena dahan pohon yang menyembul dari dalam tanah, bukan itu saja para kawanan kelelawar tersebut yang mengejar nya juga berhenti mengejar nya, seperti nya keberuntungan telah mendatangi perempuan tersebut.
" Huuff...syukurlah aku selamat... tapi kenapa mereka berhenti mengejar ku? " Ujar perempuan tersebut, yang mulai berdiri sambil melihat para kelelawar telah menjauh dari nya.
" Siapa orang ini! kenapa dia bisa terikat seperti ini? " Ucap perempuan tersebut, yang melihat seorang pria dengan wajah yang sangat tampan dan membuat perempuan mana saja akan terpesona dengan wajah tersebut, yang terikat oleh akar berduri di tubuh pria tersebut.. aneh nya tubuh pria tersebut tidak ada yang terluka maupun tergores.
" Bagaimana caranya aku melepaskan akar berduri itu dari tubuh nya? "
Lalu perempuan itu melihat ke sekitar untuk melihat apa yang bisa di gunakan oleh nya, untuk melepaskan akar yang melilit tubuh pria tersebut.
" Mungkin dengan ini akan berhasil " Terlihat sebuah ranting kayu yang ujung nya runcing di genggaman perempuan tersebut.
Di arahkan bagian runcing ranting itu memotong akar tersebut, perlahan-lahan semua akar yang mengikat pria tersebut mulai terputus satu persatu.
" Hai.. bangun lah.. ku mohon " Ucap perempuan tersebut, yang membangunkan pria tersebut dengan menepuk pipi kiri nya itu yang saat ini dalam ke adaan tidur atau.. pingsan.
" seharus nya aku akan menikah sekarang...tapi aku malah ada di sini dan tidak ada siapa pun di tempat ini.. akhirnya aku menemukan mu tapi kamu malah tidak mau bangun. " Ucap perempuan tersebut, kepada pria yang di selamatkan nya tadi yang saat ini kepala nya sedang berada di atas pangkuan perempuan tersebut.
" Kumohon bangun lah... aku takut sendirian di sini..hiks..hiks.. " Perempuan itu kembali menangis karena merasa ketakutan sekarang.
Siapa yang tidak takut jika dia tiba-tiba saja berada di tempat yang tidak di kenal nya, lalu dia di kejar oleh sekawanan kelelawar setelah itu seorang pria asing yang di selamatkan nya saat ini belum juga bangun.
Tik
Air mata perempuan tersebut langsung jatuh mengenai kening pria yang sedang terbaring di pangkuan nya, terlihat kedua mata pria tersebut mulai terbuka dan membuat perempuan itu langsung berhenti menangis.
Dan terlihat seluruh mata pria itu bewarna hitam tapi terlihat indah juga mengerikan secara bersamaan, membuat perempuan itu langsung terkejut melihat kedua mata pria tersebut.
" Akhirnya, kamu datang juga setelah 1000 tahun lama nya aku menunggu mu...putri Elice. " Itu lah kata pertama yang di ucap kan pria itu, dan juga suara nya terdengar berat dan juga membuat perempuan mana saja yang mendengar nya, langsung terbuai oleh suara indah tersebut.
" Bagaimana kamu tau nama ku? padahal kita baru pertama kali bertemu " Tanya Elice, yang bingung dari mana pria tersebut tau nama nya dan juga... mengetahui kalau dia adalah seorang putri.
Lalu pria itu menggenggam telapak tangan kanan Elice, lalu dia mengarah kan telapak tangan Elice ke arah bibir nya lalu dia yang mencium punggung telapak tangan Elice dengan lembut.
Terasa kulit pria tersebut dingin sedingin es seperti mayat hidup saat bersentuhan dengan kulit Elice, tapi ciuman pria tersebut malah terasa hangat bagi Elice dan juga terasa tubuh nya bagaikan sengatan listrik, sehingga wajah Elice bersemu merah.
* Kenapa wajah ku terasa panas? dan juga...jantung ku terasa begitu berdegup kencang * Batin Elice, yang menyentuh dada nya.
" Memang ini pertama kali nya kita bertemu, tapi..
aku sudah mengenal mu saat kamu masih berada di kandungan ibu mu, karena kamu di lahirkan di dunia ini hanya untuk membangunkan ku dari tidur panjang ku. " Jelas pria tersebut yang tersenyum pada Elice, sedang kan Elice malah merasa gugup melihat senyuman pria tersebut.
Deg deg deg
" Aku tidak mengerti maksud mu...dan juga kenapa kamu sampai tertidur selama 1000 tahun? mana mungkin manusia bisa hidup selama itu? kecuali..."
Lalu pria itu langsung bangun, dan sebuah sayap yang begitu indah muncul dari punggung pria tersebut, tapi ke indah sayap tersebut malah tertutupi oleh warna sayap nya hitam gelap.
" Tentu saja aku bukan manusia.. karena aku adalah seorang iblis yang sebelum nya adalah seorang malaikat, yang di hukum oleh tuhan karena aku membuat nya murka karena melanggar aturan nya " Ucap pria tersebut, yang mengepak sayap nya hingga membuat nya melayang di udara.
" Apa yang telah kamu perbuat sampai tuhan menghukum mu? " Tanya Elice yang mendongakkan kepala nya ke arah iblis bersayap tersebut.
" Kamu tidak perlu tahu itu... yang perlu kamu ketahui...kamu adalah milikku sekarang dan tidak ada siapa pun yang boleh memiliki mu selain diri ku " Setelah itu semua pandangan Elice menggelap, dengan mengingat senyuman mengerikan dari iblis bersayap tersebut.
" Apa yang terjadi? " Ucap Elice, yang terkejut dengan apa yang di lihat oleh nya saat ini.
Mayat bertebaran di mana-mana, dengan genangan darah melumuri altar pernikahan nya... tapi hanya dia sendiri yang berdiri di atas altar pernikahan tersebut.
Karena calon suami nya sudah meninggal dengan tubuh nya yang tidak terbentuk, begitu juga dengan yang lain nya.. dan kedua orang tua nya.
" IBU! AYAAH! " Teriak Elice, yang menghampiri tubuh kedua orang tua nya yang bersimbah darah.
" Ibu! ayah! bangun... hiks...hiks..aku mohon.. hiks.. bangun IBUUU " Racau Elice, yang berusaha membangunkan kedua orang tua nya..tapi itu semua percuma saja karena mereka yang sudah meninggal.
" SIAPA YANG MELAKUKAN INI PADA KALIAAAN!!? " Teriak Elice, yang memeluk mayat ibu nya.
" Siapa saja yang berusaha menghalangi ku untuk mendapatkan mu... maka mereka akan mati " Ucap iblis bersayap yang di temui oleh Elice, di tempat yang tidak di kenal oleh Elice sebelum nya.
" KENAPA KAMU MEMBUNUH KEDUA ORANG TUA KUU! " Teriak Elice, dengan penuh amarah ke iblis bersayap tersebut.
" Saat aku akan membunuh calon suami mu itu semua orang malah menghalangi ku..begitu juga dengan orang tua mu itu, karena itu aku sekalian saja membunuh mereka semua " Jawan iblis bersayap tersebut dengan enteng nya.
" DASAR KAU IBLIS JAHAAAT " Setelah itu Elice hanya menangis, sambil memeluk mayat ibu nya itu.
" Dan iblis jahat ini milik mu... "
" Begitu juga dengan sebalik nya... Elice milik Lucifer "
~END~