Di sebuah istana besar tinggal seorang putri yang cantik dan baik hati. Namun karena akibat kecemburuan para saudari nya, Mulan yang mengikuti kontes pemilihan permaisuri di istana 'Kristal' di kurung oleh para saudari nya yang takut kalah bersaing.
Suatu malam Putri Mulan berhasil di selamatkan oleh dayang setia nya, untuk keluar dari penjara bawah tanah.
"Tuan putri, sekarang anda harus segera keluar. Di ujung dari bagian kedalaman istana ada mansion tempat ibunda putri dulu sering mengasingkan diri, tuk belajar ilmu sihir." ucap sang dayang setia sang ibunda.
"Tapi bagaimana dengan keselamatan mu?." cemas sang putri Mulan akan dayang nya.
"Jangan khawatir putri. Saya akan baik baik saja." sahut sang dayang sembari memberi sebungkus keperluan dalam pengasingan.
Waktu terus bergulir cepat, meski tak tega meninggalkan dayang menerima siksaan dari para saudari nya, putri Mulan pun tak membuang jerih payah sang dayang setia.
Sesekali putri Mulan menoleh kebelakang, melihat sang dayang menggantikan posisi nya dalam penjara.
"Maaf. Jika aku selamat, dan berhasil bertemu dengan ayahanda, aku akan segera membebaskan mu." ucap batin putri yang sedih.
Langkah kaki pun semakin cepat agar tidak ketahuan para penjaga yang berjaga.
Setelah beberapa puluhan menit ia keluar dari istana utama, ia mulai memasuki ujung dari bagian wilayah kedalaman istana. Ya ,tempat mansion sang bunda yang di larang masuk sang raja. Karna di tempat itu, tidur sang iblis yang berhasil di kurung dengan mantra sang bunda.
Krett... Putri Mulan membuka mansion yang gelap tanpa cahaya. Ia belum pernah datang ke tempat mansion yang hanya ia pernah dengar akan sebagai tempat penuh mantra mantra dan penuh kekuatan ajaib.
Mata nya yang sayup memasuki sebuah kamar dengan kasur megah. Brukk... Di hempaskan tubuh yang lelah tanpa rasa peduli.
Esok subuh, terdengar suara nyanyian burung di pohon sekitar istana mansion. Cit... Cit... Mulan membuka mata nya perlahan yang tersinar cahaya matahari memasuki balik jendela kayu.
Dengan keperluan yang telah di sediakan sang pelayan, Mulan pun mandi sebelum mencari makanan untuk diri nya.
Beberapa menit kemudian...
Saat ia ingin melangkahkan kaki untuk keluar istana mansion, terdengar sesuatu benda terjatuh.
Bangg... "Suara dari mana itu?." tanya pikiran Mulan mencari asal usul suara tak jauh dari kamar yang ia lalui.
Ckrekk.... Ia melihat sebuah peti bersegel mantra bertulis huruf yang aneh. Untuk melihat apa isi peti, Mulan menanggalkan satu persatu kertas mantra di hampir seluruh bagian peti.
"Siapa pria ini?. Apa beliau kerabat atau musuh?. " ucap sang putri, menggangkat kertas mantra tertempel di jidat pria berwajah buruk rupa.
Mata pria itu pun terbuka lebar, dengan sorot mata seram namun kosong.
Rasa penasaran makin menghantui sang putri. Ia menemukan sepucuk surat di selipkan pada bagian peti sang pria. Surat itu berisi alasan pria itu di tempel mantra dan bagaimana cara untuk mengatasi pria iblis, jika di ketemukan oleh orang berniat jahat.
"Ternyata dia iblis yang di kurung Bunda." sang putri membaca sebagian kisah sedih dari sang iblis yang mengalami penolakan oleh kaum iblis akibat terjerat dengan kisah cinta beda alam.
Rasa iba itu, membuat hati baik dan tulus sang putri ikut tersentuh.
Menurut surat yang di tinggal, ia harus memberi darah murni segar untuk membangunkan sang iblis. Ia pun mengigit jari telunjuk dengan kuat, hingga darah menetes keluar untuk di berikan pada pria iblis.
Darah dari sang putri baik hati, begitu cepat di respon sang iblis. Dengan sekejap, sang iblis terbangun dengan kekuatan penuh.
Syutt... Ia terbang keluar dari peti tempat ia tidur.
Melihat sang putri yang kehabisan banyak darah dan hampir terjatuh, sang iblis menampung tubuh putri Mulan.
"Kau penolong ku. Aku akan balas budi akan kebaikan mu." ucap sang iblis merebahkan putri Mulan di sofa panjang.
Beberapa jam berlalu, putri mulai membuka mata, dan di lihat pria iblis berwajah buruk rupa tepat berada di ujung kaki nya, memelototi diri nya, seakan akan di bunuh.
"Maafkan hamba jika membangunkan Tuan." ucap putri yang ketakutan, dan mulai menjauh.
"Jangan takut, kau penolong ku. Meski aku iblis, aku tau balas budi." sahut iblis memundurkan diri nya pula.
Dengan ilmu sihir yang di miliki iblis, ia menyiapkan makanan untuk putri. Sambil mendengar saling berbagi cerita, timbullah rasa ketertarikan di antara mereka.
Perlahan mereka saling membuka hati, untuk menerima satu sama lain, dengan segala kekurangan dan kelebihan masing masing.
Malam pun kembali datang. Wajah pria iblis yang buruk rupa menyerupai singa bermetamorfosis menjadi seorang pria muda yang amat tampan. Bahkan ketampanan nya mengalahkan seluruh para pangeran yang datang melamar diri nya.
Tapi itu hanya akan bisa di lihat setiap malam, dalam beberapa jam saja.
Kehidupan kisah cinta bahagia mereka pun di mulai. Sang putri dan pria iblis memutuskan untuk menetap tinggal di kedalaman istana mansion yang kini tertutup dengan selubung mistis.
The End. 👸👹
Terima kasih. 😊