ini adalah kisahku dimana, aku membuat janji dengan seseorang yang aku cintai, di masanya.
kisah ini bermula di saat aku duduk di bangku SMA.
"aku akan mencari tempat duduk , paling pojok ,ya harus"fikir ku saat itu.
kemudian aku mulai berjalan , memasuki ruang kelas dan mulai duduk di pojokan disana, beruntung sekali diriku saat itu, karena kursi pojokan masih kosong.
beberapa menit berlalu , jam mulai menunjukan pukul 07:00 di mana kelas akan dimulai.
saat yang pas itu pula, ada seorang siswi yang tegesa gesa di karenakan terlambat.
siswi itu pun mendatangi tempat duduku dan bertanya padaku.
"apa, boleh aku duduk disini?"tanya siswi itu.
saat itu...,setelah dia bilang seperti itu entah mengapa saat itu pula, hatiku seperti tercerahkan, rasanya begitu hangat dan nyaman.
"tentu saja boleh" kataku kepadanya.
dia mulai tersenyum padaku, senyumannya masih ku ingat hingga sekarang.
dia duduk di sebalhku dan dia langsung memperkenalkan dirinya.
"hallo, namaku Cia, kalau kamu?"tanya Cia kepadaku.
"namaku, Fio"kata ku memperkenalkan diriku. saat ku ingat ingat kembali ini pertama kalinya aku berbicara kepada orang asing dan memperkenalkan diriku.
"ooo, Fio salam kenal ya, mohon kerja samanya nanti"katanya Cia sambil tersenyum kepadaku.
"mohon kerja sama nya juga"kata ku pada Cia.
saat itu pula kekosongan dalam hatiku yang tak punya teman , seketika menghilang,hari ku terasa begitu cerah dan tidak gelap seperti biasanya.
saat saat itu lah kami selalu membantu satu sama lain, disaat ada pertanyaan yang susah, atau ada yang belum di pahami,jadi kami bisa memahami soal itu dengan mudahnya.
bel istriahat pun mulai berbunyi, saat itu pula aku langsung mengeluarkan kotak bekalku.
"ooo, hari ini kamu bawa apa?"tanya Cia.
"aku, membawa mi goreng , telur dadar dan nasi"kata Ku memberi tahu isi bekalku.
"oooo, kalau aku telur dadar sama nasi, kita makan bareng bareng yuk"kata Cia tersenyum lagi.
"eh, bolehlah"kata ku membolehkanya.
"nyam , hmm enak, oiya Fio, kamu suka makanan apa saja?"tanya Cia padaku.
"pertanyaan yang bagus,tapi aku lebih bingung makanan apa yang tidak kusukai?"tanya Ku pada cia.
"hahah, ya mana aku tau Fio,fio"kata Cia tertawa mendengarnya.
"heheh"kata ku yang juga tertawa bersamanya, ku sadari baru pertama kali aku tertawa dan tersenyum untuk orang lain seperti ini.
kami pun memakan bekal kami bersama , sambil berbagi cerita .
hari hari berlalu , rasa senang, kehangatan, kenyamanan membuatku bersemangat untuk sekolah.
suatu hari kelas kami mengadakan membuat tumpengan, untuk merayakan ulang tahun swkolah yang ke 13 tahun, kami pun di bagi beberapa kelompok dan yang menang akan mendapatkan hadiah berupa, uang 300.000 dan perlengkapan sekolah. setiap kelompok di isi oleh 2 orang. beruntung sekali diriku saat itu berkelompok dengan Cia yang pintar memasak.
"wah, cia kita satu kelompok"kata Ku padanya.
"wah iya, apakah ini suatu kebetulan, tapi kebetulan yang bagus, mari kita masak"kata Cia .
"asalamualikum warohmatullahi wabarokatu, berdiri nya saya, disini saya ingin berterima kasih atas perhatian siswa siswi SMA suket teki , yang mau menghadiri perlombaan pembuatan tumpeng ini, semoga di saat lomba di mulai, di beri kelancaran agar lomba berjalan dengan baik, sekian atas perhatiannya terima kasih"kata salah satu guru .
"baiklah, lomba membuat tumpengan pun di mulai"kata Bu guru.
para siswa siswi pun mulai memasak, menata dan membuat tumpengan dengan rapi.
pertarungan yang begitu sengit itu pun di akhiri dengan kemenangan tim ku.
"wah kita menang"kata Cia senang.
"bagus cia"kata ku juga senang.
"baiklah,ini hadiahnya"kata Pak guru.
"nih, cia hadiahnya semuanya buat kamu aja, aku gak perlu itu kok"kata Ku.
"eh , beneran ini?"tanya Cia.
"iya, ambil aja"kataku.
"wah terimakasih"kata Cia tersenyum bahagia mendengarnya.
setelah hari itu hubunganku dengan Cia mulai dekat, kami bahkan menceritakan rahasia kami satu sama lain.
"Cia , itu saja rahasiamu kan,jangan rahasiakan apa pun padaku ya"kata ku.
"....,tenang saj kok aku tidak ada rahasia lagi"kata Cia yang sepertinya tadi berfikir sebentar.
"bagus, deh"kata ku senang.
hari hari berlalu hubunganku dengannya mulai lebih dekat lagi.
suatu hari ada tugas kelompok, dan kelompoknya sesuai saat lomba pembuatan tumpeng.
"Cia, kita di rumah kamu aja ya, biar aku tau rumah kamu"kata ku pada Cia.
"a...., tapi rumahku sempit"kata Cia.
"tenang saja, itu tidak masalah bagiku"kata Ku pada cia.
"baiklah, aku akan sharelock nanti"kata Cia.
"terimakasih"kata ku tersenyum.
lalu aku pun oulang ke rumah,lalu bersiap dan berangkat ke rumah cia. saat tiba di rumah cia.
aku sedikit prohatin akan keadaan rumahnya itu.
"aaa,Fino sudah sampai ayo masuk, maaf sempit"kata Cia mengajaku masuk.
"tidak kok , aku tidak masalah"kataku duduk disana dan mulai berkeja kelompok dengan cia.
"kamu merasa tidak nyaman,kah disini, karena kebanyakan temanku yang kesini tidak nyaman dan memutuskan pertemanan mereka padaku"kata Cia berhenti menulis.
"tenang,saja aku akan selalu menemanimu, lagi pula semua tempat rasanya begitu nyaman jika ada kamu cia"kata Ku yang saat itu tidak sadar telah berkata apa.
"b-benarkah te-terimakasih"kata Cia yang memasang muka malu.
"apa, aku telah mengatakan hal salah?"tanyaky.
"tidak, kok kata kata mu membuatku senang"kata Cia tersenyum bahagia.
"baguslah"kata ku yang melanjutkan menulis.
setelah kejadian itu , cia mulai begitu dekat dengan ku, begitu dekat bahkan selerti tidak bisa di pisahkan.
hari hari berlalu dan kini sudah ulangan kenaikan kelas saja, hari itu pula mengapa kisah ini bisa terukir.
di jam istirahat.
"Fino, sebentar lagi kita akan menaiki kelas, ayo janji padaku, kita akan lulus bersama , tidak sampai lulus SMA kita juga harus bersama"kata Cia .
"ya, aku berjanji padamu"kata ku kepada cia.
"tapi sebenarnya, aku tak yakin apakah janji itu bisa di tepati"suara Cia yang begitu pelan dengan raut wajah sedih.
"kurasa tidak, baik menanyakan itu"fikirku saat itu juga.
saat saat itu lahaku tidak sadar bahwa itu adalah kalimat terakhirnya untukku...., saat itu hari pertama cia tidak datang sama sekali, ternyata setelah ulangan selesai, guru mengatakan kepada semua siswa siswi disana bahwa.... cia....sudah meninggal.
aku saat itu begitu hancur, sedih, di campur aduk, hidupku mulai gelap lagi, kenang kenangan bersama nya lama kelamaan menjadi gelap dan suram.
tanpa pikir panjang setelah pulang sekolah aku berlari menuju rumahnya, dan aku melihat secara langsung dengan mataku, dia benar benar sudah ....mati.
"cia!!!"triak ku saat itu sambil menangis dan memeluk cia.
"kenapa, kenapa ini selalu terjadi padaku disaat aku menemukan orang yang bisa menerimaku, kenapa"fikir ku saat itu.
"dimana, janji mu padaku, cia , ayo bangun, ayo bangun tepati janjimu padaku"tangisku.
"sabar,ya nak, cia menyuruh tante untuk memberi surat ini padamu, sekarang pulang lah"kata Ibu cia yang menabahiku padahal dirinya sendiri sedang menangis deras.
aku berjalan pulang dengan perlahan sambil membuka surat itu.
isi suat:
Dear Fio
maaf selama ini merepotkanmu,
semoga kamu mau memaafkan ku,
sebenarnya aku meminta maaf karena , aku benar benar tidak yakin apakah aku bisa menepati janjiku padamu, di karenakan sakit ku mulai parah.
dan maaf tidak memberi tahu mu tentang penyakitku ini, aku tidak ingin kamu kepikiran, jadi aku tidak pernah mengatakannya.
tapi.... aku benar benar ingin, bisa menepati janji kita, tapi apakah aku bisa.
entahlah akutidak tau tapi semoga saja aku bisa , menepatinya
saat aku membacanya air mataku mengalir begitu saja, dan setelah itu aku pun bertekad untuk menepati janji kita, aku belajar, les, semua waktu luang ku buat belajar agar aku bisa lulus sma.
hari hari berlalu masa masa, perjuanganku tidak sia sia, aku lulus dengan nilai sempurna.
kemudian setelah kelulusan aku menuju makam Cia dengan baju toga dan topi toga miliku.
"nah, cia aku sudah mentepati janji kita,kita sudah lulus bersama"kata Ku tersenyum sambil menangis.
"semoga dengan ini kamu bahagia disana ya"kata ku memberikan bunga kelulusan di makam cia.
"terimakasih cia, kau adalah teman yang baik, aku tidak akan melupakanmu dan aku akan terus melanjutkan masa depanku"kataku dan pergi dari makam itu.
dan begitulah ....
akhir kisah janji ku dengannya....
terimakasih atas perhatiannya.
Tamat