Aku melihat seorang gadis yang dikejar oleh seorang polisi
Tanpa pikir panjang aku langsung menarik dan menutup mulutnya dengan tanganku
Karena terkejut dia langsung mengarahkan pisau kearah leherku
"Shhhs... Tenanglah, kau akan ditangkap kalau berisik"
Beberapa saat setelah para polisi itu tidak terlihat lagi dia memarahiku
"Apa maksudmu yang tadi itu? Kenapa kau membantuku?"
"Mau kau dari ras iblis atau ras manusia kau tetap memiliki hak untuk hidup"
Ras iblis sendiri adalah ras paling hina yang ada di dunia ini
Mereka dikucilkan dari peradaban karena takut terancam oleh ras iblis
Tapi, apa salahnya membantu dia?
Akupun membawa dia kerumahku, agar aman aku juga menutupi wajahnya dengan sebuah tudung
Pada saat diperjalanan aku bertemu dengan petugas yang mencari dia
"Apa kalian melihat iblis ini? Dia sudah membunuh 3 penjaga gerbang yang ada disini, kami harus mencari dan menghukum mati dia"
Seketika wajahnya terlihat sangat ketakutan saat mendengar dia akan dihukum mati jika tertangkap
"Kami tidak tau dia ada dimana, tapi sepertinya aku tadi melihat seseorang berlari kearah sana" kataku sambil menunjuk ke suatu tempat
Saat para petugas itu sudah pergi aku bergegas membawanya pulang kerumahku
Aku bertanya kepada dia apa dia sungguhan membunuh ketiga penjaga itu
Dia menjawab kalau dia terpaksa melakukan itu untuk masuk kedalam sini
Keesokan harinya aku melihat dia tidur sambil memegang pisau
Untung saja dia tidak membunuhku, apa sebenarnya dia itu baik?
Aku membangunkannya dan menyuruhnya untuk mandi
Setelah itu aku bertanya kepada dia
"Apa kau bisa menggunakan sihir perubahan?"
Dia menggelengkan kepalanya
Akupun menggunakan sihir perubahan agar terlihat seperti manusia
"Sekarang kau sudah aman, ayo bantu aku berbelanja"
Keraguan dirinya terhadap diriku langsung menghilang dan digantikan dengan senyuman tulusnya
"Saat sudah selesai berbelanja ajari aku sihir itu ya !" Ucap dia sambil tersenyum
--->----------<---
Satu tahun pun berlalu, seluruh ras iblis menyerang kota tempat tinggalku untuk mengambil kembali kebebasan mereka yang sudah lama direnggut
Tentu saja aku membela kotaku, berbeda dengan iblis yang kutolong satu tahun yang lalu
Tapi, dia tetap baik kepadaku
"Aku mohon, lepaskan dia ! Jangan bunuh dia"
"Apa kau ingin menghianati ras kita ! Dia itu manusia, ras yang sudah merenggut kebahagiaan kita !"
"Aku sudah membantu kalian menghancurkan 70% kota ini, aku mohon... Lepaskan di-"
Tubuhku tertusuk dibagian jantungku yang membuatku mati
Sebelum mati aku mengelus pipi iblis yang dulu kuselamatkan itu
"Andai saja kita ada diras yang sama, aku ingin menikahi dan bahagia bersama dirimu"
Dia berteriak dengan wajah yang terlihat sangat sedih dan marah
Dengan dendam besar ditangannya dia membantai rasnya sendiri hingga tersisa dia seorang
--->----------<---
Aku terbangun di sebuah padang rumput dengan iblis itu disampingku
"Maaf sudah membuatmu tertahan didunia itu sedikit lama"
"Dimana ini?"
"Kita sudah mati"
"Ke- kenapa kau bisa mati?"
"Setelah aku membantai ras ku sendiri para manusia itu tetap tidak senang
Mereka mencari ku dan membunuhku dengan sangat kejam
Pada akhirnya manusia dan iblis itu sama saja, hanya saja hati mereka yang berbeda ada yang baik ada juga yang jahat"