Ceritaku. Ini tentang tiga peran dalam satu tokoh. Cerita ini sama halnnya dengan drama drama tv, atau bisa saja sama dengan cerita kalian di kehidupan nyata. Ini tentang ku yang jatuh cinta. Dengan seorang cowok yang aku tahu betul karakternya, kehidupannya dan semua tentannya. Awalnnya aku tak mengira bahwa aku akan jatuh cinta kepad cowo ini. Tapi namanya juga manusia, selalu saja berubah seiring waktu.
Awalnnya ketika aku masuk jenjang smp. Dimana di hari pertama ku aku malah telat masuk sekolah gara gara sakit cacar ku waktu itu. aku tidak masuk selama 3 hari. waktu aku masuk kelas baru ku aku memperkenalkan diri di depan kelas. Aku mulai melihat sekeliling, meja mana yang masih kosong. Dan aku menemuknnya. Itu adalah meja paling belakang dan paling pojok yang berdekatan dengan alat kebersihan. Aku tau betul meja itu pasti meja paling kotor dang banyak nyamuknya.
Aku duduk di meja itu. aku sengaja memasukkan tangan ku kedalam kolong meja itu. dan yap dugaan ku benar meja itu adalah meja paling bnyak sampahnnya. “ah…. Aku benci ini. udah paling belakang, banyak sampah, dan pasti banyak nyamuknnya. Apa lagi nih yang kurang? Anak yang paling nakal sejagat sekolah? Semoga anak itu bukan bagian dari kelas ini.”
Ketika pelajaran mulai setengannya berjalan ada seorang anak cowo masuk, memberi salam kepada guru dan mulai berjalan kearah belang. Dia berdiri di samping meja ku.
“hey ini meja aku.” Katanya sambil menujuk meja yang kini aku duduki. Aku bilang kepadannya “meja aku dong kan aku duduk disini duluan”
“dari kemarin kemarin juga aku duduk disini. Jadi ini meja aku dong. Jadi kamu minggir” kami berdua mulai rebut dan dimarahi oleh guru itu. guru menyuruh anak cowok itu dan aku untuk mengambil kursi ke gudang. Aku menurutinya. Ketika kami berdua mau mengambil kurisi tuh anak malah ngilang dan bolos.
Jam istirat berbunyi. Dan aku mulai membersihkan meja ku dan mulai berbaur dengan teman teman yang lain. Aku dan mereka bergosip ria dan aku baru mengetahui fakta bahwa julukan anak nakal sejagat sekolah itu adalah adit. Si anak cowo yang duduk bersebelahan dengan ku.
Aku gk maslah dengan meja dipojok paling belakang, banyak sampah dan banyak nyamuk ini tapi sebangku dengan anak nakal sejagat sekolah? Ah… aku tak bisa membayangkan satu tahun kedepan ini.
Dan dugaan ku benar hari hari ku dipenuhi oleh keusialan adit dan celotehan guru yang menyalahkan aku tentang kenakalannya itu. walaupun begitu aku masih bisa bersyukur behwa peringkatku tak turun karena dudk di meja belakang bersama ANSS, Anak Nakal Sejagat Sekolah.
Satu tahun berlalu. Akhirnya aku bisa terbebas dari ANSS. Ketika awal ajaran baru aku sengaja dating paling subuh dari teman teman yang lain agar aku bisa duduk di depan. Aku duduk dengan sahabat ku putri. Aku sangat sangat senang hari itu. tapi takdir berkata lain. Guru ku berinisiatif untuk peringkat lima besar diatas harus duduk dengan 5 besar dibawah. Dan sangat sangat sialnnya aku, aku harus duduk lagi dengan si ANSS. Kali ini aku punya singkatan baru. Yaitu ANNN, Adit Nyebelin Nyebelin Nyebelin.
Walaupin dia nyebelin tapi ada sisi positif nya juga yaitu yang pertma dia asik juga kalo di ajak ngobrol, dia jadi salah seorang teman curhat ku ketika aku sedih bahagia dan marah. Kedua penghibur ketika lagi bad mood. Dan terahir yaitu musisi gratis, mayan surannya enak, bisa main gitar, dan tau aja lagu yang pas di waktu waktu tertentu.
Kami terus menjadi teman baik sampai masuk sma pun kami masih bercerita tentang maslah yang kami alami. Hingga akhirnya banyak gossip bahwa kami pacaran. Waktu itu aku sampe dilabrang ama genk beututty. Gak tau kenapa nammya kaya gitu. Pokony habis habisan dicaci maki ama geng itu. ok aku turutin kata kata mereka.
Tapi…. Aku merasa ada yang salah, iya aku mengaku selam 5 tahun ini aku dan adit memang bersahabat.tapi….. tapi…. Tapi ini yang menggagu aku. Aku gk tau kenapa aku mulai gak bisa keluar dari baying banyak adit. Dan sepertinya aku mulai suka sama adit dari segi pandang cewe dan bukan dari segi pnadang sahabat.
Aku kira yang punya perasaan itu Cuma aku tapi…. Adit juga, dia menembak aku ketika karnaval didepan bnyak orang dan saat itu dia berkata “ aku suka kamu, aku suka semenjak tahun kedua di smp, bukan maksudku ketika awal kita duduk di satu meja itu. meja di pojok paling belakang, dan paling bnyak sampah nya itu. meja dimana kamu sering mengomel kepadaku dan meja dimana aku sering memperhatikan mu. Aku suka dengan tawamu aku selalu berusaha membuat jokes lucu agar bisa membuat mu tertawa, aku selalu menghafal lagu favorit mu. Dan aku mulai belajar kelas agar aku bisa 1 sekolah denganmu lagi. Sekali lagi aku suka kamu tisa”
Selama 2 tahun kami mejalani hubungan kami. Awalnnya memeng canggung tapi kami mejalaninnya seperti biasa dan menikmatinnya. Banyak hal yang telak kami berdua alami dan kukira awalnnya semua akan seperti biasa tapi, banyak hal yang mulai berubah entah itu aku atau dia. Memang kata pepatah itu benar. Manusia bisa berubah seiring waktu.
Karena banyak waktu yang telah kita lewati bersama sama aku menjadi benci denganya. Benci semua hal yang berkaitan dengannya.hingga akhirnnya aku bermusuhan dengannya bermusuhan dengan kenagan kenangan manisyang perik untuk di kenang. Dia akan selalu menjadi musuh abadi ku yang takan pernah ku maafkan karena kepergian yangnya yang tak terduga ini adit.