Suatu ketika
di sekolah dasar terdapat seorang siswa yang bernama rapli, saat itu akan di laksanakan pelajaran Pramuka yang merupakan pelajaran wajib bagi setiap siswa. pelajaran Pramuka tiba rapli dan kawan pergi keregu nya masing-masing untuk mendengarkan aba - aba dari Kaka pembina, rapli berbeda dengan kawan - kawannya. rapli berkelompok dengan Kaka kelas yang kurang baik, sehingga rapli tidak akrab dengan regunya,sedangkan kawan - kawannya sudah akrab dengan regunya masing-masing, walaupun begitu rapli tetap berusaha agar berguna bagi regunya.
Seminggu kemudian
rapli mengikuti kegiatan Pramuka seperti biasanya, rapli agak syok mendengar pertanyaan Kaka pembina yang akan mengadakan kemping di hutan Sabtu depan. rapli syok karena ia mempunyai sifat yang overthingking sehingga dia dapat memikirkan hal² negatif berlebihan yang terjadi saat dia kemping di hutan nanti, tema masa kecilnya yang bernama Rio meyakinkan rapli untuk ikut kegiatan kemping tersebut agar menambah wawasan mereka. Rio yang awalnya tidak ingin ikut kemping tersebut karena dipaksa teman nya tersebut, akhirnya dia mau mengikuti kegiatan kemping tersebut.
Setelah lewat beberapa hari
rapli membaca semua buku panduan kemping, agar dia dapat memiliki persiapan jika terjadi sesuatu, saat rapli membaca buku panduan dia melihat artikel yang bertuliskan " jangan masuk toilet di tengah hutan ". setelah rapli membaca artikel tersebut ia merasa cemas tentang apa yang akan terjadi jika dia tersesat.
Keesokan harinya pada hari Rabu
rapli yang sedang istirahat menghampiri Rio yaitu teman masa kecilnya, rapli menceritakan artikel tentang toilet berhantu tersebut ke Rio. Rio tersenyum dan berkata bahwa itu hanyalah takhayul dan menganggap bahwa kecemasan rapli merupakan halusinasi nya saja. Rio berusaha meyakinkan rapli bahwa toilet berhantu itu tidak ada, rapli berusaha percaya dengan kata-kata Rio.
keesokan harinya
hari yang ditunggu-tunggu akhirnya telah tiba, kegiatan kemping pada hari Kamis akan di mulai pada malam harinya, setelah bel pulang sekolah seluruh siswa yang akan mengikuti kegiatan kemping akan berkumpul di lapangan sekolah. rapli yang juga termasuk siswa yang mengikuti kegiatan kemping tersebut ikut berkumpul dan sudah siap untuk berangkat, semua siswa perlahan masuk kedalam bus yang telah disediakan oleh pihak sekolah untuk melakukan perjalanan ke tempat kemping. dalam perjalanan menuju ke tempat kemping semua nya terlihat bahagia, tetapi berbeda dengan rapli dia terus memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi jika ada kejadian yang tidak terduga saat melakukan kegiatan uji nyali yang dilaksanakan saat malam hari yang merupakan kegiatan saat sedang kemping.
Setelah tiba di tempat kemping semua orang termasuk rapli sibuk memasang kan tenda yang akan di jadikan tempat tidur mereka, setelah menyiapkan tenda semua siswa dikumpulkan di satu lapangan dan memulai kegiatan kemping tersebut.
Malam pun tiba setelah shalat isya semua siswa yang ingin ikut kegiatan uji nyali di kumpulkan dan dibagikan secara kelompok, rapli yang awalnya tidak ingin ikut dipaksa ikut lagi oleh teman nya Rio, rapli dan Rio mendapatkan kelompok yang sama. kegiatan uji nyali pun di mulai semua kelompok berpencar mencari benda sesuai dengan petunjuk nya masing-masing, kelompok rapli dan Rio memulai pencarian benda yang dituju. kelompok rapli dan Rio merupakan kelompok terakhir yang berangkat, didepan kelompok rapli dan Rio ada seorang siswa yang usil mengubah tanda jalur. kelompok rapli yang tidak tau apa-apa mereka Melewati jalur yang salah, setelah lama berjalan kelompok rapli mulai merasa kalau mereka salah jalur dan tersesat, semua nya panik rapli yang merupakan pemimpin kelompok nya berusaha menenangkan kelompok nya. rapli menyarankan agar kelompok nya jalan terus ke depan dan saling menjaga satu sama lain agar tidak ada yang tersesat, setelah 2 menit kelompok rapli berjalan akan tetapi kelompok rapli tidak dapat menemukan petunjuk yang dapat menuntun mereka kembali ke tempat kemah. Semua nya sudah mulai putus asa dan lelah, rapli yang tidak mau teman - temannya kenapa - Napa memutuskan untuk kembali ke jalan sebelumnya. Rio menolak usulan rapli karena menurut nya usaha yang telah ia lakukan menjadi sia², ia tidak ingin menjadi lemah dan gagal karena menurut nya tidak akan ada yang terjadi selama dia terus ke depan.