Ajuma Qwen itulah nama aku, wanita yang cantik paras dan hatinya serta mandiri. Disaat lebaran idul adha ke-dua pada tanggal 14 Mei 2021 pukul 12.00 WIB Ajuma bermain golf di salah satu golf ternama di Jakarta. Saat itu menjadi siang yang terindah bagi Ajuma dimana telah menemukan cintanya. Pria itu tidak hanya ganteng parasnya, juga ramah, tutur katanya lembut, sopan santun, dan kaya raya, Dirinya memiliki perusahaan ternama.
Aku merasa seperti mimpi bertemu pangeran seperti dirinya, Sozumura lah lelaki idamanku yang selama ini yang aku cari-cari. Walaupun dirinya bukan seorang Muslim ia sangat menghormati dan tidak menjudge. Sozumura sebenarnya berasal dari negara sakura yaitu Jepang. Begitu sangat menyenangkan saat aku disapa olehnya dan betapa bahagianya aku akan bermain golf dengan dirinya. Permainan telah berlangsung dan dirinya selalu mengajak diriku untuk mengobrol. Kami selalu bertanya tentang kepribadian seperti umur, sudah menikah atau belum, tinggal dimana, orang tua berada dimana, benar-benar detail deh. Disinilah perasaan aku mulai bermuncul.
“Hallo” (sapaan Sozumura)
“Iya hai” (Ajuma sambil tersenyum)
“Nama kamu siapa?”
“Nama saya Ajuma and you?”
“Ooo Ajumadesu? Aku Sozumuradesu”
“iya Ajumadesu.
“Umur berapa kah?”
“Umur saya 22 tahun”
“Wahhh masih muda sekali yaaa, sudah menikah kah?”
"Belum nikah, emang umurnya berapa?”
"Umur saya 30 tahun”
“Wah sudah menikah dong?”
“Saya belum juga menikah ingin mencari pacar orang Indonesia, kamu sudah punya pacarkah?”
“Saya tidak pacarana langsung menikah aja”
Terlihat raut wajahnya Sozumura seperti mengekspresikan sedih karena mendengar jawaban dari ku.
Sedangkan aku hanyalah menuruti apa yang diajarkan dalam agama dan keyakinanku, "apakah aku salah berbicara ya? jangan-jangan dirinya mengira kalau aku sudah menikah, makanya wajahnya sangat murung" (dalam benakku). Karena melihat Sozumura murung jadi, aku mulai mencairkan suasana lagi.
“Tinggal di Indonesia berapa lama?”
“aahh sudah dua tahun di Indonesia”
“Orang tua ikut kesini dong?”
“Orang tua ada di Jepang”
“saya baru pertama kalinya main golf disini ternyata banyak tantangannya ya” (ujar Sozumura)
“Iyakah? Memangnya sering main dimana?”
“Main disana” (tampaknya lupa nama tempat mainnya)
It’s ok deh dalam fikiran aku. Permainan masih berlangsung. Aku sangat terkagum disaat ia berjalan kearah car sambil menundukan kepalanya tidak lama itu ia menatap kearah aku sambil tersenyum tulus, sangattt tulussss. Bukan senyuman jahat, bukan senyuman sengaja,atau bukan senyuman nakal. Rasanya
ia pangeran yang telah diberikan oleh tuhan untuk aku, tatapan matanya begitu bersinar, bercahaya.
Siang itu kami sangat menikmati pertemuan pertama kalinya. Sesekalii dirinya curi pandang dan aku juga (heehehe) rasanya tidak ingin mengalihkan pandangan ke yang lain. Aku melihat dirinya memukul bola sangat jauh jadi aku berniat untuk meminjam stik Driver nya. Disaat mau dikasih stiknya sengaja banget Sozumura menarik lagi stik itu agar aku berdekatan dengan dirinya. Dan aku berkata “ihhh sengaja banget
yaaa, stiknya di Tarik lagi” dia hanya tersenyum manis dan tulus. Matanya penuh kata-kata yang tidak diucapkan olehnya. tanpa ia ucapkan sepertinya aku tahu, dirinya jatuh cinta juga dengan diriku. Permainan selesai, Sozumura kelihatan bersedih akan berpisah dengan ku, terakhir iya selalu berkata “bye
bye bye bye Ajuma” seolah-olah iya akan pergi jauh. Dan aku tidak begitu menanggapinya lagi. Ternyata benar saja dia pulang ke negaranya yaitu Jepang, ntah kapan iya akan ke Indonesia lagi. Disini ada
penyesalan mengapa aku tidak meminta no hp nya….. waktu itu rasanya ingin meminta no hpnya tetapi baru pertama kalinya aku bertemu dengan orang luar jadi, masih grogi. Dan ternyata di negara nya tidak ada kata gengsi-gengsian kalau wanita duluan yang meminta no problem. Ahhhhhhh sumpah rasanya aku menyesal. Aku selalu berdoa kepada ALLAH SWT agar di jodohkan dan di pertemukan Kembali. Hatiku selalu yakin pasti kami akan bertemu Kembali. Aamiin. Ada kata pepatah "kalau jodoh tidak akan kemana-kemana dan jarak bukanlah halangan bagi kita yang saling mencintai".