Malam ini hujan lebat menerjang kota ku disertai angin kencang. Lalu aku teringat akan sebuah cerita tentang Nay yang tengah berjalan pulang, saat itu hujan rintik menutup kaca helm yang dia kenakan dan dari jauh Pohon beringin yang besar terlihat.
Wuussss~
Angin bertiup kencang menerbangkan sebuah kain putih dari atas pohon tersebut. Awalnya Nay mengira itu adalah sebuah cucian yang lepas dari jemuran namun saat di perhatikan lebih detail lagi, itu bukan cucian! Itu adalah mbak Kunti yang terhempas oleh kencangnya angin hingga membuat dia jatuh tersungkur ke tanah.
Nay yang terlanjur melihat itu langsung memasang muka datar, seolah-olah dia tidak mengetahui hal tersebut. Karena baginya berurusan dengan hantu itu menyebalkan!
Setelah ingat dengan cerita itu, aku kembali berfikir. Kira-kira bagaimana keadaan mbak Kunti di pohon sebelah rumah ya?
Apa kah dia akan bernasib sama dengan cerita Nay?
Tapi sepertinya tidak, karena aku ingat. Mereka akan berteduh di loteng saat hujan angin berlangsung.
Gedebug, bug, bug~
Suara gaduh dari platform kamar ku tapi biasanya tidak sekencang ini. Karena tidak mungkin kan tikus berlari sampai seperti itu suaranya?
Mungkin...
Memang benar, mbak Kunti sedang berteduh di loteng rumah ku sekarang. :)
TAMAT.