Ini cerita pengalaman saya saat pergi pramuka,saat itu saya masih kelas 6 SD.Saya pergi bersama teman teman dan guru pendamping saya,sekitar 3 harian lah disana.pada kegiatan pramuka ini mendirikan tenda di lapangan,kurang lebih ada 60 tim/grup pramuka disana.setiap grup biasanya memiliki satu rumah transit.Dan kebetulan rumah transit grup saya sangat jauh dari perkemahan.Ada jalan menuju rumah transit yang dekat,namun jalan itu menyebrangi sungai dan adapula hutan yang mengelilinginya.Biasanya saya lewat jalan tersebut saat siang hari dan lewat jalan yang cukup jauh pada malam hari.Pada malam itu ada satu kegiatan yaitu uji nyali. Namun saat aku memeriksa tenda tidak ada senter,jadi kemungkinan senter itu tertinggal di rumah transit. Karena tergesa gesa,aku dan temanku pergi melewati jalan alternatif yaitu menyebrangi sungai.Saat itu masih dalam keadaan baik,namun seketika temanku jatuh tersandung akar pohon,saat itulah keadaan mulai memburuk.Karena teman saya merupakan orang yang dapat melihat makhluk lain(bukan manusia dan hewan).Dia berkata ada seseorang yang melihat kita dari arah hutan.Seseorang itu terus melihat kita dari jauh,dia bertubuh ramping dan tinggi.Karena aku tidak melihat apa apa aku lanjutin saja jalanya.Tetapi tiba tiba temanku menangis dia berkata seseorang tersebut mendekat ke arah kami.Aku mulai ketakutan mendengar apa yang dibicarakan temanku ini.Jadi aku bergegas berlari bersama tanpa melihat keadaan belakang.Sampai di rumah transit aku dan temanku mencari senter tersebut,dan ternyata senter itu tidak ada di transit.Aku dan temanku pergi ke perkemahan lewat jalan yang cukup jauh karena trauma pada jalan yang tadi kami lewati.Namun tiba tiba lampu di searah jalan yang akan kami lewati mati tiba tiba.Padahal lampu jalan di jalan lain baik baik saja.Dan temanku berkata"lewat jalan yang cerah saja,ada orang yang melihat kearah kita".Dan akupun bertanya "dimana orang itu".Jawab temanku"dia ada disebelah tiang lampu jalan".Dan akupun melihatnya,dan benar benar ada orang tersebut berdiri di sebelah lampu jalan.Saking ketakutannya kami lari tidak pake sandal.Dan kami lega orang itu tidak mengikuti kami.setelah kejadian itu aku tidak berani lewat jalan hutan dan terutama jalanan sepi.oke segitu saja cerita tentang pengalaman saya,mungkin bagi orang lain itu tidak menyeramkan melainkan biasa saja,tapi bagiku ini kisah terseram di pengalaman saya.
TERIMAKASIH telah membaca