Hai namaku kirana, ak tinggal berdua dengan kakak ku.
orang tua kami meninggal 2 thn lalu,sebenarnya
kami memiliki kerabat tapi kami memutuskan untuk tinggal berdua.
kakak ku seorang pekerja kantoran dia selalu plg sebelum aku tidur, tapi suatu hari saat hujan lebat
kakak ku plg terlambat jadi aku memutuskan untuk tidur diluan.
saat tengah malam aku mendengar suara keran air terbuka ak memutuskan untuk pergi ke dapur
dan ak beteriak dari kejauhan.
"kakak apa kakak sudah pulang?"
tapi tidak ada jawaban aku mendekat menuju dapur, saat sampai ak melihat seorang wanita yg mirip dengan kakakku berdiri di depan keran air dapur lalu ak bilang.
"kak jika kau sudah plg knp tidak menjawabku tadi"
tapi tetap tidak dijawab, tiba² ada suara petir menyambar ak beteriak,lalu wanita itu
menghilang,dengan rasa takut ak pergi ke kamarku
tapi wanita itu sudah bediri di depan pintu kamar ku sambil memegang satu bola matanya, lalu ak beteriak. "aaaahh" trs ak terbangun di tempat tidurku dan menyadari bahwa itu hanya mimpi dan kakak ku duduk disampingku lalu bertanya.
"kirana kenapa kau beteriak?" ak bilang
kepada kakaku kalau ak melihat seorang wanita
berambut hitam dan memakai baju merah,
kakak ku bilang bahwa itu hanya mimpi dan ak mempercayainya tapi setiap malam saat ak tidur
ak selalu bermimpi tentang wanita itu terus menerus,
ak membilngnya kepada kakakku tapi dia bilang bahwa itu tidak nyata.
sampai akhirnya saat suatu malam ak memutuskan untuk bertanya kepada wanita yg trs
berada di mimpiku itu,dengan perasaan takut ak bertanya.
"ke-kenapa k-kau trs berada di mimpi ku"
lalu wanita itu menjawab.
"pergilah ke ruangan bawah tanah dan temukan
jasadku, kakakmu ia telah membunuhku".
ak yg terkejut bilang kepadanya bahwa kakakku
bukanlah seorang pembunuh setelah itu wanita itu tersenyum dan menghilang,lalu ak terbangun.
aku memastikan apakah kakakku sudah pergi bekerja atau belum,saat kakakku pergi bekerja ak
menyelinap keruangan bawah tanah,
sesampainya disana ak menyium bau busuk yg menyengat, ak memutuskan untuk menelpon polisi
dan kerabatku tak lama kemudian polisi sampai
dan memeriksa rungan bawah tanah dan menemukan seorang mayat wanita, ak ditanya oleh
polisi itu "apakah kau tau siapa pembunuhnya!?"
dengan terbata² ak menjawab
"mungkin i-itu ka-kakaku"
kerabatku yg baru datang terkejut dengan perkataan ku, lalu polisi itilu bertanya dimana
kakakku, ak bilang kalau kakakku masih bekerja
saat kakakku plg polisi menangakap kakak ku dan bertanya. "apakah benar kau membunuh wanita itu"
kakaku mengakui kesalahannya dan menerima dirinya ditangkap oleh polisi.
ak yg memutuskan untuk tinggal bersama kerabatku dan meninggalkan rumah itu, Selamanya